5 Desa Yang Konon Mencetak Pengemis Terbanyak di Indonesia

Mengemis mungkin kini sudah menjadi salah satu profesi yang di lakukan oleh banyak orang dari seluruh usia baik muda ataupun tua. Semakin bertambahnya umur dunia, maka tidak sedikit pula orang yang kini gemar beralih profesi menjadi pengemis. Apalagi kini sudah semakin merebak di setiap penjuru kota-kota besar di Indonesia. Salah satu faktor yang kini menjadikan banyaknya tingkat pengemis di Indonesia adalah salah satunya karena profesi ini sangat menjanjikan dalam soal penghasilan.

profesi pengemis
profesi pengemis [ image source ]

Salah satu fenomena yang mengejutkan adalah ketika ada yang pernah mengungkap seorang pengemis perharinya bisa berpendatapan hingga 1 juta hanya dalam jangka kurang dari 12 jam. Ngomongin soal pengemis, ternyata di Indonesia ada loh desa-desa yang menghasilkan banyak pengemis. Dan yang paling ironis adalah seluruh masyarakat di desa itu memang gemar berprofesi menjadi pengemis. Dari pada penasaran di mana saja desa yang menghasilkan banyak pengemis, yuk simak ulasan berikut ini.

1. Desa Pragaan Daya – Sumenep

profesi pengemis di desa pragaan daya sudah di gemari sejak tahun 1940
profesi pengemis di desa pragaan daya sudah di gemari sejak tahun 1940 [ image source ]

Desa yang di kategorikan sebagai desa penghasil pengemis di Indonesia yang pertama adalah desa Pragaan Daya yang ada di Kabupaten Sumenep. Menurut beberapa informasi, warga desa yang berprofesi menjadi pengemis sudah ada sejak tahun 1940-an. Menurut warga sekitar, salah satu alasan utamanya karena lahan desa mereka tidak produktif untuk di jadikan lahan bercocok tanam atau di jadikan lahan pertanian. Penyebabnya adalah karena lahan di desa ini tergolong sangat tandus dan gersang sehingga sangat sulit untuk di tanami. Untuk alasan tersebut, kemudian banyak penduduknya yang memilih berprofesi menjadi pengemis, bahkan hingga ke luar pulau Jawa.

2. Desa Panyidangan – Indramayu

hampir 70 persen penduduk panyidangan memilih menjadi pengemis
hampir 70 persen penduduk panyidangan memilih menjadi pengemis [ image source ]

Desa Penyidangan berada di kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang kini merupakan desa dengan penghasil pengemis terbesar di Indonesia. sekitar 70 persen penduduk warga desa tersebut memilih berprofesi menjadi seorang pengemis yang beberapa di antaranya merangkap juga sebagai pemulung. Maka tidak heran dengan sebagian besar penduduknya yang berprofesi sebagai pengemis maka banyak sekali yang menjuluki desa ini sebagai desa pengemis di Indramayu. Kabarnya profesi pengemis ini telah ada sejak tahun 1987 yang hingga sekarang masih di pertahankan.

3. Desa Pamekasan – Madura

sejak tahun 1960 penduduk desa pamekasan banyak memilih menjadi pengemis
sejak tahun 1960 penduduk desa pamekasan banyak memilih menjadi pengemis [ image source ]

Pulau Madura adalah salah satu wilayah yang sangat terkenal dengan menu makanan satenya, bahkan kini warung-warung sate telah banyak tersebar hampir di seluruh pelosok daerah Indonesia. karena sudah menjadi kuliner khas maka tidak sedikit dari masyarakat Madura yang memilih mengadu peruntungan untuk menjadi penjual sate. Namun ternyata selain menjadi tukang sate, profesi pengemis juga banyak di minati oleh penduduk yang berada di desa Pamekasan. Di desa Pamekasan ini bisa di bilang mayoritasnya hampir semua berprofesi menjadi pengemis. Kabarnya profesi pengemis sudah di minati sejak tahun 1960-an akibat gagalnya pertanian akibat hama tikus.

4. Desa Grinting – Brebes

desa grinting adalah desa penghasil pengemis sukses di Indonesia
desa grinting adalah desa penghasil pengemis sukses di Indonesia [ image source ]

Desa Grinting terletak di wilayah kabupaten Brebes, dan desa ini sama dengan desa-desa sebelumnya yaitu banyak penduduknya yang berprofesi sebagai pengemis. Jika memasuki desa ini, maka jangan kaget jika hampir seluruh rumah yang ada di desa ini masuk kedalam kategori rumah mewah. Dan ironisnya, hampir semua rumah mewah tersebut adalah rumah dari para pengemis yang memiliki pendapatan sangat banyak perharinya. Maka ridak aneh jika desa Grinting di sebut sebagai desa yang menghasilkan para pengemis sukses di Indonesia. sama dengan pengemis lainnya, pengemis dari desa Grinting memilih kota besar sebagai tujuannya seperti Jakarta, Bandung dan Lainnya.

5. Desa Kebanyakan – Serang

sejak tahun 1990 penduduk desa kebanyakan banyak yang memilih menjadi pengemis
sejak tahun 1990 penduduk desa kebanyakan banyak yang memilih menjadi pengemis [ image source ]

Desa terakhir yang sering di sebut dengan penghasil pengemis adalah desa Kebanyakan atau kampung Kebanyakan Serang Banten. Banyak masyarakat Serang menyebut desa atau kampung ini sebagai kampung pengemis karena banyaknya penduduk yang memilih menjalani profesi sebagai seorang pengemis. Kebanyakan para pengemis dari kampung ini tersebar di wilayah pelabuhan maupun kota-kota besar di seluruh Indoneisa. Menurut data dari catatan sipil, kampung Kebanyakan ini setidaknya di huni oleh 2213 jiwa yang sebagian besarnya memilih untuk berprofesi sebagai pengemis sejak tahun 90-an.

Sahabat iyakan.com, itulah tadi beberapa desa di Indonesia yang di kategorikan sebagai desa penghasil pengemis. Faktanya pengemis-pengemis yang ada di desa tersebut banyak yang telah menuai kesuksesan dengan profesinya tersebut. Jadi jangan heran jika sejatinya pengemis itu adalah orang kaya di tempat tinggal mereka, bahkan mungkin penghasilan mereka jauh lebih banyak ketimbang pegawai kantoran. Sepertinya syahdu ya preofesi pengemis itu, apakah kamu minat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *