Sedang memuat 5 Hal Penting Di Balik Terjadinya Genosida Umat Muslim Rohingya Di Myanmar Yang Perlu Kamu Ketahui

5 Hal Penting Di Balik Terjadinya Genosida Umat Muslim Rohingya Di Myanmar Yang Perlu Kamu Ketahui

Myanmar adalah salah satu negara bekas jajahan Inggris yang terletak di kawasan Asia Tenggara dan merupakan bagian dari anggota ASEAN sama seperti Indonesia. Sama dengan halnya Indonesia, Myanmar juga memiliki banyak sekali suku yang di taksir mencapai lebih dari 140 suku. Namun dari berbagai suku yang ada, suku Burma adalah salah satu suku yang paling banyak mendominasi dan ikut andil dalam kepemerintahan Myanmar.

pembakaran kampung muslim rohingya
pembakaran kampung muslim rohingya [ image source ]
Akhir-akhir ini tragedi pembantaian terhadap kelompok umat muslim di Myanmar telah menggemparkan dunia. Kekejaman yang di lakukan oleh sejumlah oknum kemiliteran Miyanmar sudah kelewat batas. Para muslim di bantai secara membabi buta layaknya hewan dengan cara di berondong tembakan bahkan juga dengan cara di bakar hidup-hidup. Dari pada penasaran akan apa yang terjadi di Myanmar, yuk simak ulasan berikut ini di balik pembantaian yang di lakukan di Myanmar.

1. Pemicu Pembantaian

Sudah bukan menjadi sebuah rahasia lagi untuk dunia, pembantaian yang di lakukan di Myanmar terhadap etnis muslim Rohingya sangatlah tidak beradab. Dari mulai perempuan dan anak-anak semua tidak luput dari tragedi yang sangat melanggar Hak Asasi Manusia ini. Dalam beberapa informasi, terjadinya pembantaian terhadap muslim Rohingya adalah karena salah satu masalah tewasnya wanita Buda yang konon dikabarkan telah di perkosa dan di bunuh dengan keji oleh beberapa pemuda muslim di Myanmar. Tidak hanya pemerkosaan, banyak informasi lainnya yang menyebutkan bahwa pemicu lainnya adalah perilaku kasar salah seorang muslim terhadap warga Buda yang hendak menjual emas di tokonya.

pembantaian di myanmar terhadap kaum muslim
pembantaian di myanmar terhadap kaum muslim [ image source ]

Atas terjadinya kasus kekejaman itu warga Buda lantas tidak terima, lalu secara sepakat beberapa orang yang mayoritas beragama Buda melakukan pembalasan terhadap warga muslim yang akhirnya melebar menjadi kasus pembantaian seperti akhir-akhir ini di beritakan. Pada informasi lainnya juga di katakan bahwa, kasus pembantaian yang sedang marak ini ternyata adalah merupakan buntut dari efek ketakutan para biksu Buda akan meluasnya agama Islam di Myanmar. Bahkan beberapa biksu disana telah di persiapkan ikut melakukan aksi pembantaian yang sedang gencar sekarang dengan tajuk operasi pembantaian Islam di Myanmar.

2. Wirathu Biksu Buda Teroris

Seperti yang telah di kabarkan di banyak media bahwa salah satu dari kebiadaban yang terjadi atas pembantaian umat muslim rohingya sebagian di lakukan oleh beberapa biksu buda di Myanmar. Sebelum melebar menjadi aksi pembantaian seperti sekarang ini, para biksu di sana telah menyebarkan pemflet provokatif yang berisi untuk menolak keberadaan umat muslim di Myanmar. Dengan adanya himbauan provokatif tersebut, maka tidak sedikit para biksu dan warga yang beragama Buda yang lantas ikut terjun langsung dalam aksi pengusiran umat muslim Rohingya.

Wirathu Biksu Buda Teroris
Wirathu Biksu Buda Teroris [ image source ]

Salah satu biksu yang kini menjadi terkenal namanya adalah biksu Wirathu, dia adalah salah satu biksu yang kini di cap sebagai dalang atau otak dari awal mula tragedi pembantaian muslim yang terjadi. Wirathu menyebut umat Islam sebagai anjing gila, dan semua ini di lakukan karena populasi dari penyebaran agama Islam telah membahayakan keberadaan agama Buda karena telah bekembang pesat di wilayahnya. Kini biksu Wiratu telah di cap dunia sebagai biksu teroris, bahkan wajahnya telah di pampang di bagian terdepan majalah TIME yang di beri judul The Face Of Buddisht Teror.

3. Gerakan Biksu 969

Gerakan biksu 969 awalnya telah di ciptakan sejak tahun 2001, yang isinya adalah kumpulan dari para biksu-biksu radikal yang menentang keberadaan umat Islam. Pengusung utamanya adalah biksu Wirathu, dan gerakan ini sengaja di buat untuk memerangi umat muslim di Myanmar karena menurutnya kaum muslim adalah musuhnya. Menurut beberapa informasi, gerakan 969 ini dibuat karena di latarbelakangi atas terjadinya kasus penghancuran patung Buda di Bamiya, Afganistan. Setelah selang beberapa tahun, akhirnya Wirathu sempat di tangkap dan di hukum 25 tahun penjara karena gerakannya telah menimbulkan kerusuhan yang menewaskan beberapa orang muslim di Myanmar.

Gerakan Biksu 969 di myanmar
Gerakan Biksu 969 di myanmar [ image source ]

Wirathu akhirnya di bebaskan pada tahun 2011 karena memperoleh amnesti politik, dan sejak di bebaskannya Wirathu, gerakan 969 akhirnya mulai bangkit kembali di Myanmar. Setelah bebasnya Wirathu, akhirnya gerakan 969 kembali mempelopori terjadinya kerusuhan atas dasar untuk melakukan pembantaian kepada umat muslim di Rohingya Myanmar. Dengan bersenjatakan tongkat, golok dan alat lainnya, para biksu mengajak langsung masyarakat yang beragama Buda untuk mengusir dan membantai muslim yang ada. Bahkan telah banyak beredar video dari aksi pengrusakan masjid dan penganiyayaan yang di lakukan para biksu di Myanmar.

4. Aparat Keamanan Myanmar Juga Ikut Membantai

Pembantaian umat muslim di Myanmar memang sangatlah tidak berperikemanusiaan, terlebih yang melakukannya adalah dari kalangan para biksu yang terkenal dengan ajaran damainya. Tidak hanya meliputi para biksu dan masyarakat yang beragama Buda saja yang melakukan pembantaian, melainkan juga meliputi dari beberapa oknum dari pihak keamanan seperti polisi dan tentara. Bahkan saat terjadinya pembantaian seolah-olah para polisi dan tentara Myanmar tutup mata atas tindakan anarkis dari pengrusakan dan penganiyaaan.

militer myanmar
militer myanmar [ image source ]

Semarak dengan mencuatnya kasus yang mengerikan ini, setidaknya beredar juga bahwa pihak keamanan negara Myanmar ternyata ikut andil dalam aksi genosida terhadap umat muslim di negaranya. Tidak sedikit polisi yang terjun ikut dalam aksi pengusiran dengan melakukan kekerasan hingga menyebabkan para masyarakat muslim tewas bersimbah darah. Bahkan beberapa akhir ini tersiar foto akan kekejaman beberapa pasukan militer yang seolah-olah di tugaskan melancarkan aksi pembantaian terhadap kamu muslim di Rohingya. Sayangnya pemerintah Myanmar sendiri kini justru menampik aksi brutal yang di lakukan oleh pihak militer negaranya.

5. Nasib Para Muslim Rohingya

Pembantaian ini memang telah menewaskan banyak sekali korban dari kalangan muslim, mereka yang tidak beruntung maka akan terbunuh dengan kejam. Setelah tercetusnya aksi pembantaian yang di lakukan di Myanmar, semua umat muslim di perlakukan layaknya seperti binatang. Bagi yang tertangkap dan kurang beruntung maka akan di bunuh dengan cara dipukul, di pernggal, di gorok hingga di bakar hidup-hidup. Bahkan bagi yang tertangkap polisi, di dalam sel mereka juga harus menerima ribuan siksaan dari sipir, polisi dan tentara Myanmar.

mirisnya kondisi para pengungsi rohingya
mirisnya kondisi para pengungsi rohingya [ image source ]

Dari sejumlah informasi, kematian yang terjadi akibat tragedi ini di sinyalir telah mencapai ratusan orang mengalami kematian meski pihak pemerintahan Myanmar sendiri mengatakan bahwa korbannya hanya puluhan saja. Atas terjadinya pembantaian dan pengusiran yang di lakukan oleh masyarakat Buda di Myanmar, kini nasib dari para kaum muslim Rohingnya sungguh menjadi tragis. Banyak yang kehilangan keluarga dan harta benda mereka, bahkan sejumlah negara yang berdekatan seperti Bangladesh justru menolak untuk menerima para pengungsi yang sedang di guncang prahara kematian ini.

Nah sahabat iyakan.com, itulah beberapa hal penting dari peristiwa yang sedang gencar terjadi di negara Myanmar atas peristiwa pembantaian terhadap kaum muslim di wilayah Rohingya. Sejatinya pembantaian yang berlandaskan apapun itu bukan merupakan tindakan yang patut untuk di lakukan karena termasuk dalam perbuatan yang sangat keji terhadap sesama manusia. Semoga konflik pembantaian yang terjadi di Myanmar tersebut segera berakhir, dan semoga di dunia ini tidak terjadi lagi peristiwa pembantaian yang mengatasnamakan apapun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *