Sedang memuat Bikin Merinding!! Perlahan Tapi Pasti, 5 Cacing Ini Akan Merusak Tubuhmu Dengan Sangat Ganas

Bikin Merinding!! Perlahan Tapi Pasti, 5 Cacing Ini Akan Merusak Tubuhmu Dengan Sangat Ganas

jangan merasa jijik, faktanya cacing ini benar-benar bisa merugikanmu

Siapa yang tak mengenal cacing, salah satu hewan makro yang tidak bertulang belakang dan beragam jenisnya. Salah satu yang sering dijumpai secara langsung dan umum adalah cacing tanah. Meskipun terlihat menggelikan bagi sebagian orang, ternyata cacing tanah memiliki peranan yang sangat penting dalam kelangsungan ekosistem Alam, cacing tanah memiliki peran sebagai hewan pengurai yang dapat menyuburkan tanah.

cacing adalah parasit dalam tubuh manusia
cacing adalah parasit dalam tubuh manusia [ image source ]

Namun ternyata selain dari cacing tanah jenis dari cacing sangatlah banyak macamnya, ternyata banyak dari jenis cacing ada sebagian mampu hidup pada tubuh hewan dan manusia. Jenis cacing yang hidup pada tubuh hewan dan manusia tentunya hinggap sebagai hewan parasit yang akan merugikan bagi tubuh yang dihinggapinya. Bahkan dari beberapa cacing bisa mengakibatkan hal sangat fatal dari kebutaan hingga menyebabkan kematian, berikut rangkuman dari jenis-jenis cacing yang mampu hidup dalam tubuh hewan dan manusia.

1. Cacing Loa loa Filariasis Dapat Membutakan Mata

Loa loa Filariasis sering disebut dengan lioasis atau juga disebut cacing mata. Cacing yang awalnya ditemukan di wilayah Afrika ini, Loa loa kini telah mencapai wilayah Asia yang disinyalir telur Loa loa dibawa oleh lalat bakau yang bermigrasi kemudian menyebarkan telur cacing melalui luka kecil pada tubuh manusia. Telur cacing yang telah menetas biasanya langsung melakukan migrasi menuju mata dan tinggal di bagian mata hingga bertahun-tahun. Ketika cacing ini menginfeksi mata, maka pada bagian mata tersebut akan mengalami iritasi, merasakan sakit pada bagian mata dan dapat terjadi pembengkakan dipelupuk mata. Jika cacing ini tidak segera di keluarkan dari mata, akibat yang fatal dari infeksi Cacing jenis Loa loa dapat berujung hingga kebutaan, bahkan kematian cacing Loa loa pada tubuh disinyalir mampu mencemari darah yang berakibat fatal bagi kesehatan tubuh.

Cacing Loa loa Filariasis yang Tinggal di Mata
Cacing Loa loa Filariasis yang Tinggal di Mata [ image source ]

Cacing Loa loa pernah ditemukan pada bagian mata dengan panjang hingga 13 cm pada seorang pria asal india, bahkan pemeriksaan selanjutnya salah seorang Dokter mata di india pernah menemukan cacing Loa loa dengan panjang 20 cm tinggal pada kelopak mata. Temuan ini sungguh sangat mengejutkan badan kesehatan dunia, namun sayangnya dalam penemuan kasus cacing tersebut para ahli belum menemukan vaksin yang mampu mencegah berkembangnya cacing Loa loa ini pada manusia. Tentunya hal terpenting dalam menjaga tubuh agar tidak terjangkit cacing adalah dengan selalu menjaga kebersihan badan dan lingkungan, ingatlah dengan prinsip kesehatan “mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Jika dirasa ada yang aneh pada bagian mata anda, seperti ada yang bergerak dan menimbulkan rasa sakit mungkin ini merupakan salah satu indikasi adanya cacing pada mata anda, segeralah bawa ke Dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

2. Trematoda, Cacing Daun yang Merusak Hati

Trematoda atau sering disebut cacing daun merupakancacing yang tubuhnya tidak bersegmen dan cara reproduksinya dengan ovivar. Selain cacing ini bisa hidup didalam tubuh hewan seperti kambing dan sapi ternyata cacing daun ini bisa hidup didalam tubuh manusia secara langsung menembus pori-pori dan masuk kealiran darah saat manusia berada dikawasan berair yang terdapat banyak cacing daun, atau juga cacing daun dapat masuk melalui makanan, dimana saat manusia mengkonsumsi makanan seperti tumbuhan air, ikan, keong, siput dan hewan air lainnya yang telah terinfeksi cacing daun dan makanan tersebut tidak dimasak secara baik dan benar.

Trematoda, Cacing Daun yang Merusak Hati
Trematoda, Cacing Daun yang Merusak Hati [ image source ]

Pada saat cacing daun telah berada didalam perut, cacing ini akan bergerak menembus dinding usus, menuju ke paru-paru dan jantung kemudian menuju ke hati. Ketika cacing daun telah berada didalam hati ternyata cacing daun mampu mengakibatkan sel-sel pada hati kehilangan fungsinya yang berakibat rusaknya fungsi hati pada manusia hingga menyebabkan kematian. Cara pencegahan yang tepat agar tidak tertular cacing daun adalah dengan selalu mengkonsumsi makanan yang telah dimasak secara benar dari tingkat kematangannya, karena hal itu dapat membunuh telur cacing yang ada pada bahan makanan yang diolah.

3. Taenia, Cacing Pita Perusak Usus

Taenia merupakan marga dari jenis cacing pita yang dikenal sebagai parasit vertebrata dianggap sangat penting karena telah banyak menginfeksi manusia, babi, sapi dan kerbau yang menyebabkan penyakit yang dikenal dengan istilah taeniasis dan sistiserkosis. Spesies Taenia memiliki tiga jenis yaitu Taenia solium ( cacing pita babi ), Taenia saginata ( cacing pita sapi ), dan Taenia Asiatica ( bentuk ketiga dari Taenia solium & saginata yang hanya ditemukan di kawasan asia ) . Infeksi pada tubuh manusia ini banyak disebabkan oleh spesies solium atau sering dikenal dengan cacing pita babi. Cacing pita ini masuk melalui makanan berupa daging yang telah tercemar adanya cacing atau telur cacing yang kemudian berkembang biak di jaringan usus. Jenis dari cacing ini membuat infeksi pada saluran usus halus bahkan mampu bermigrasi ke organ lainnya hingga menyebabkan komplikasi pada tubuh.

Taenia, cacing pita perusak usus
Taenia, cacing pita perusak usus [ image source ]

Gejala serius yang ditimbulkan dari infeksi taenia solium adalah seperti perut terasa mulas, mual, perih, muka menjadi pucat, sering pusing, feses berlendir dan kurangnya nafsu makan. Namun jika cacing taenia solium ini telah menginfeksi otak bahaya yang timbul adalah kemungkinan terjadinya kejang. Infeksi pada cacing pita ini dapat di deteksi menggunakan sinar X, ultasound, MRI, ataupun dengan tes darah dan tes fungsi hati. Cara pencegahan dari terinfeksi cacing pita taenia solium adalah dengan menghindari makanan daging babi yang masih terdapat telur cacing taenia solium. Pemberian untuk obat anti cacing dalam kasus ini sangatlah dianjurkan bagi manusia yang terinfeksi oleh cacing taenia solium yang tentunya harus sesuai dengan petunjuk Dokter.

4. Cacing Tambang Menyebabkan Anemia

Ancylostoma duodenale dan Necator americanus adalah merupakan dua jenis spesies cacing tambang yang biasa menyerang manusia. Diketahui seperempat dari penduduk dunia telah terinfeksi oleh cacing tambang, kasus infeksi yang paling sering di temukan adalah pada daerah yang hangat dan lembab dengan tingkat kebersihan yang tidak terjaga. Gejala klinis pada cacing tambang yang menyerang usus dapat menimbulkan anemia pada orang dewasa. Sekitar 30% hinga 50% anemia sedang hingga berat yang terjadi pada wanita asia dan afrika disebabkan oleh infeksi cacing tambang. Cacing tambang ini setiap harinya menghisap 0,03ml darah perharinya untuk jenis neractor dan 0,2 ml darah oleh ancylocosta, tingkat anemia yang diderita tergantung dari banyaknya jumlah cacing tambang yang berada dalam tubuh.

Cacing Tambang menyebabkan anemia.
Cacing Tambang menyebabkan anemia [ image source ]

Anemia berat yang terjadi pada anak-anak akan menghambat proses pertumbuhan dan mempengaruhi kecerdasan otak. Penyebab terinfeksinya cacing tambang terjadi karena kontak langsung dengan tanah yang terdapat kotoran hewan dan manusia yang terdapat cacing tambang. Cara pencegahan bisa dilakukan menjaga kebersihan anggota bandan yang biasa melakukan kontak langsung dengan tanah yang terdapat cacing tambang, penggunaan obat juga sangat disarankan dengan adanya konsultasi terlebih dahulu dengan Dokter.

5. Cacing Gelang Penyebab Gizi Buruk

Cacing gelang merupakan cacing yang sangat sering menginfeksi manusia dan merupakan spesies cacing terbesar dari cacing lainnya, mampu tumbuh mencapai ukuran 15 hinga 35 cm pernah ditemukan hidup pada kotoran masnusia. Cacing gelang merupakan cacing yang sangat rakus menghisap nutrisi tubuh yang dapat menyebabkan gizi buruk bagi anak-anak. Cacing gelang betina mampu menghasilkan telur mencapai 200.000 telur perhari yang akan dikeluarkan bersamaan feses.

Cacing Gelang Penyebab Gizi Buruk
Cacing Gelang Penyebab Gizi Buruk [ image source ]

Infeksi cacing gelang ketubuh manusia terjadi karena kontak langsung makanan dengan tangan manusia ataupun lalat yang terkontaminasi telur cacing, kemudian tertelan dan masuk kedalam perut. Pencegahan terhadap infeksi cacing gelang adalah dengan menjaga kebersihan tubuh dengan mencuci tangan sebelum makan dan menjaga lingkukan dengan baik, dan tentunya manusia yang terinfeksi cacing gelang harus segera dibawa kedokter agar tak mengalami hal-hal yang lebih serius.

Itulah beberapa rangkuman tentang berbagai jenis cacing yang mampu hidup dan berkembang biak di dalam tubuh manusia. Sesuatu yang penting dan perlu diperhatikan adalah untuk selalu menjaga pola hidup bersih dimanapun kita berada, jika merasa gejala-gejala adanya cacing ditubuh segeralah memeriksakan kedokter untuk mengatasinya. Perlahan tapi pasti, cacing yang tinggal ditubuh akan merusak tubuh dengan tanpa kamu sadari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *