Sedang memuat 5 Mitos Masa Lampau Yang Ditepis Dengan Ilmu Sains Masa Kini

5 Mitos Masa Lampau Yang Ditepis Dengan Ilmu Sains Masa Kini

Sudah bukan menjadi sebuah rahasia lagi bahwa semakin majunya peradaban manusia yang kini semakin modern, membuat pula bertambahnya perkembangan dalam pola pikirnya terlebih dalam ilmu pengetahuan. Faktanya di zaman menjadi modern seperti sekarang ini, telah banyak sekali ilmu-ilmu pengetahuan yang kepastian dari kebenarannya semakin jelas. Bahkan keberadaan ilmu pengetahuan sekarang banyak menepis anggapan-anggapan mitos sesat yang dulu sangat sekali di percayai oleh orang-orang masa lampau.

mitos zaman kuno yang terbantahkan sains
mitos zaman kuno yang terbantahkan sains [ image source ]

Pada zaman dahulu mitos adalah salah satu gagasan pemikiran yang kerap sekali menjadi sumber informasi yang sangat di percaya dan di agungkan oleh orang-orang lampau. Bahkan keberadaan mitos sangat begitu melekat hingga kerap dijadikan sebagai salah satu pegangan hidup meskipun belum benar terbukti akan kebenarannya. Dan berikut inilah beberapa mitos sesat yang terbantahkan dengan adanya ilmu pengetahuan masa kini.

1. Hutan Adalah Tempat Para Roh, Monster Dan Penyihir

Bagi sebagian orang yang asing akan keberadaan hutan, tentunya hutan akan menjadi salah satu tempat atau wilayah yang acap kali terlihat menyeramkan. Pada zaman dahulu khususnya pada sejumlah wilayah bagian Eropa, hutan sering sekali dianggap sebagai tempat yang sangat menyeramkan yang kemudian menjadikannya selalu di hindari. Semua itu terjadi karena beberapa mitos yang tersebar tentang anggapan hutan sebagai salah satu tempat tinggal dari para monster dan para penyihir jahat.

mitos hutan
mitos hutan [ image source ]

Namun seiring perkembangan zaman yang semakin modern seperti sekarang ini, hutan kini menjadi salah satu tempat yang keberadaannya sangat di jaga dan perhatikan oleh banyak orang. Semua itu lantaran kesadaran dari pola pikir orang-orang modern yang semakin paham akan pentingnya keberadaan hutan yang menjadi paru-paru dunia. Bahkan kini keberadaan hutan sengaja di lestarikan dengan menjadikannya sebagai salah satu lokasi untuk berwisata, salah satu tujuannya adalah untuk memberikan edukasi yang benar bahwa hutan itu tidak menyeramkan seperti mitos-mitos salah yang telah tersebar.

2. Petir Adalah Bentuk Dari Kemarahan Tuhan

Pada zaman dahulu, mitos tentang kemunculan petir kerap sekali di sangkut pautkan dengan bukti kemarahan Tuhan atas orang-orang pendosa. Semua itu dikaitkan dengan banyaknya berita kematian orang-orang yang tersambar petir dan rusaknya bangunan akibat tersambar petir. Petir juga yang diyakini sebagai salah satu bentuk dari peperangan tentara langit dengan para iblis. Bahkan di beberapa bagian wilayah menganggap petir adalah merupakan salah satu senjata milik Dewa Zeus yang sedang di gunakan untuk berperang, sedangkan masyarakat Viking menyebut petir sebagai salah satu kekuatan yang di keluarkan dari palu Thor.

mitos petir
mitos petir [ image source ]

Semakin berkembangnya zaman yang pengetahuannya semakin pesat, petir di ketahui adalah merupakan fenomena alam yang terjadi akibat pertemuan awan bermuatan positif dengan negatif yang jika dimana terjadi perbedaan potensial awan yang besar akan menghasilkan muatan yang di sebut dengan elektron. Dalam proses tersebut, muatan elektron yang tercipta itulah yang kerap di sebut sebagai wujud dari petir. Zaman dahulu penemuan penangkal petir oleh Benjamin Franklin sempat mendapat kecaman dari banyak orang, semua lantara orang-orang beranggapan bahwa dengan menciptakan penangkal petir sama saja dianggap berani melawan kuasa Tuhan.

3. Komet Bukanlah Benda Langit Melainkan Bentuk Dari Murka Tuhan

Di zaman modern seperti sekarang ini, penampakan dari jatuhnya sebuah komet atau bintang jatuh di langit tentunya menjadi salah satu hiburan tersendiri bagi orang yang melihatnya. Pasalnya peristiwa jatuhnya komet atau bintang jatuh di langit adalah peristiwa langka yang sangat jarang sekali dapat di lihat oleh semua orang. Jika peristiwa komet atau bintang jatuh kini menjadi tontonan yang cukup menghibur, pada faktanya zaman dahulu komet sama sekali tidak dianggap sebagai benda angkasa seperti yang kita ketahui sekarang. Dahulu komet atau bintang jatuh sering dianggap sebagai mitos dari wujud bola api yang di lemparkan oleh Tuhan untuk manusia.

mitos komet
mitos komet [ image source ]

Pada akhirnya mitos yang tersebar itu mulai meredup semenjak keberadaan Elmond Halley yang adalah merupakan seorang astronom, meteorolog, dan ilmuan tersohor yang pertama kali mengemukakan konsep bahwa komet adalah benda langit. Bahkan dengan ilmu yang dimilikinya Elmond telah mematahkan mitos tentang komet sebagai bentuk murka Tuhan atas manusia dengan dapat memperkirakan datangnya komet dengan analisis angka dan metode rumusan yang dimilikinya. Bahkan dari beberapa kesimpulan dari metodenya, Elmond bisa memperkirakan jadwal dari sebuah komet yang akan mendekati bumi setiap 76 tahun sekali yang komet tersebut di namai dengan namanya.

4. Bumi Dianggap Sebagai Pusat Tata Surya

Sebelum ilmu pengetahuan berkembang pesat seperti sekarang, bumi kerap sekali dianggap oleh orang-orang dahulu sebagai salah satu pusat dari tata surya yang ada. Semua itu berlandaskan atas peristiwa siang dan malam yang seolah-olah keberadaan bumi di kelilingi oleh matahari dan bulan, meskipun pada faktanya bulan memang mengelilingi bumi, namun tentunya tidak benar jika matahari mengelilingi bumi karena sejatinya bumilah yang mengelilingi matahari. Dahulu bumi yang menjadi tempat berpijaknya kaki kita ini tidak dianggap sebagai sebuah planet seperti yang di ketahui sekarang, melainkan hanya sebagai sebuah tempat yang diam di sebuah bidang kristal yang terlindungi dengan adanya kubah kokoh yang transparan.

mitos bumi
mitos bumi [ image source ]

Mitos sesat tersebut mengenai bumi adalah pusat tata surya akhirnya terbantahkan oleh Copernicus di tahun 1500 SM dengan dituliskannya buku yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelesticum yang menjadi buku dari Revolusi ilmu Falak, ilmu yang mempelajari lintasan benda-benda langit seperti bumi, bulan, matahari pada orbitnya. Akibat ilmu yang di temukannya, Copernicus justru dianggap sebagai orang yang berilmu sesat oleh Gereja karena dianggap menyalahi aturan dari ketetapan Tuhan. Meskipun mendapat pertentangan, pada akhirnya justru Copernicuslah yang membuka mata banyak ilmuan lain paham tentang ilmu astronomi yang sebenarnya. Pada akhirnya masyarakat mulai terbuka dan percaya pada ilmu Copernicus setelah era Galileo yang menemukan teleskop untuk mengamati angkasa.

5. Bumi Dianggap Tidak Bulat Melainkan Datar

Seperti pada mitos-mitos sebelumnya, faktanya orang zaman dahulu memang banyak sekali yang belum paham tentang ilmu pengetahuan terlebih terhadap keberadaan bumi. Salah satunya adalah mitos yang sangat kukuh di pertahankan tentang bumi yang sebenarnya adalah berbentuk datar dan bukanlah berbentuk bulat. Semua itu lantaran orang-orang kuno zaman dahulu mengambil referensi dari berbagai sumber yang belum dapat di buktikan kebenarannya secara ilmiah. Bahkan pada beberapa wilayah, menerapkan hukuman yang tegas bagi para ilmuan yang sengaja melakukan penelitian ilmiah untuk membuktikan bahwa bulat dan bukan menjadi sumber dari pusat tata surya yang ada.

mitos bumi datar
mitos bumi datar [ image source ]

Salah satu kisah menarik yang membantah sekaligus mematahkan mitos tersebut adalah dari pengalaman sang petualang Columbus. Columbus adalah salah seorang petualang yang telah mendapat peringatan tegas dari para Uskup yang memiliki anggapan bahwa bumi itu datar. Columbus di perintahkan supaya dalam pelayarannya tidak di lakukan terlalu jauh ke luar pulau karena di khawatiran nanti akan terjatuh di pinggiran bumi. Meskipun Columbus akhirnya di anggap sebagai manusia yang tidak beriman oleh para Uskup karena melanggar perintahnya, namun aksi yang di lakukan oleh Columbus justru menjadi bukti bahwa apa yang di sebut sebagai pinggiran bumi terbantahkan. Bahkan atas pertualangannya Columbus justru menemukan banyak sekali pulau-pulau baru di bumi.

Sahabat iyakan.com, itulah beberapa ulasan mengenai mito-mitos zaman dahulu yang keberadaannya terbantahkan dengan adanya ilmu sains. Pada faktanya mitos di kalangan masyarakat tentunya masih banyak sekali beredar, untuk selebihnya bagi yang mau percaya atau tidak percaya terhadap mitos adalah merupakan han masing-masing pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *