5 Pertunjukan Berdarah di Arena Gladiator Yang Berujung Pada Kematian

Arena gladiator adalah salah satu tempat di dunia yang bisa di katakan telah merenggut banyak sekali nyawa. Terlebih karena arena ini memang sengaja di buat untuk menampilkan hiburan berdarah untuk rakyat Romawi pada zamannya. Fakta lainnya adalah arena gladiator atau sering disebut Colosseum ini hampir tidak pernah sepi pengunjung ketika sebuah pertunjukan di gelar, bahkan mungkin ini adalah satu-satunya arena pertarungan di dunia yang pada zamannya menjadi sebuah tempat hiburan terfavorit dengan pengunjung yang membludak.

pertunjukan gladiator
pertunjukan gladiator [ image source ]

Sudah bukan menjadi sebuah rahasia lagi bahwa dulunya bangsa Romawi adalah salah satu bangsa yang di kenal sadis, dan salah satu buktinya adalah adanya arena gladiator. Pertunjukan-pertunjukan yang di tampilkan di arena gladiator sejatinya memang di khususkan untuk pertunjukan yang menampilkan hiburan dari hidup dan matinya seseorang. Penasaran dengan pertunjukan berdarah yang berujung pada kematian yang sering sekali menjadi pertunjukan di arena gladiator? Yuk simak saja ulasan berikut ini.

1. Kriminal Dihadapkan Dengan Binatang Ganas Yang Kelaparan

Salah satu hal yang memperkuat bahwa bangsa romawi kuno itu adalah bangsa yang sadis salah satunya di buktikan dengan adanya pertunjukan hiburan berdarah yang melibatkan pembunuhan dan pembantaian. Sejatinya orang-orang yang masuk ke arena gladiator kebanyakan bukanlah orang biasa, melainkan orang yang bermasalah atau orang yang telah dicap sebagai kriminal dan juga para budak.

pertunjukan dengan memasukan hewan buas
pertunjukan dengan memasukan hewan buas [ image source ]

Salah pertunjukan mengerikan itu adalah ketika para kriminal harus di hadapkan dengan kenyataan pahit di mana tubuhnya harus di salib yang sebelumnya telah di siksa hingga berdarah-darah. Setelah penyiksaan selesai, hal yang lebih menyakitkan berikutnya adalah pelaku kriminal tersebut harus di hadapkan dengan hewan buas yang sangat kelaparan seperti singa ataupun beruang. Dengan kondisi yang masih tersalib, sontak para kriminal tersebut menjadi makanan empuk bagi binatang buas yang kelaparan itu.

2. Pertunjukan Aksi Bunuh Diri di Hadapan Ratusan Penonton

Jika sebelumnya para kriminal harus di hadapkan dengan siksaan yang berujung dengan di jadikan makanan bagi hewan buas yang kelaparan. Untuk pertunjukan yang satu ini terbilang sangatlah tidak manusiawi karena menyebabkan para kriminal lebih memilih untuk melakukan tindakan bunuh diri ketimbang harus mengikuti permainan konyaol yang di buat kaisar Romawi Kuno. Meskipun pertunjukan ini bukanlah pertunjukan utama, namun tidak sedikit yang sangat menyukai pertunjukan ini karena kejadiannya kadang tidak terduga.

aksi bunuh diri sering terjadi di arena gladiator
aksi bunuh diri sering terjadi di arena gladiator [ image source ]

Arena gladiator mungkin bagi para kriminal ataupun tawanan adalah salah satu tempat yang paling di benci karena mengharuskan mereka saling membunuh untuk bertahan hidup. Bagi para kriminal atau tawanan yang tidak mau mengalami penyiksaan di permainan yang telah di tentukan, maka tidak sedikit ketika permainan berlangsung para kriminal lebih memilih untuk bunuh diri ketimbang harus tersiksa. Kejadian tidak terduga seperti seorang tawanan yang tiba-tiba memilih bunuh diri dengan cara memasukkan kepalanya kedalam jeruji roda atau menggunakan alat seperti pedang semacam ini justru menjadi hiburan tersendiri bagi para penonton.

3. Dua Wanita Gladiator Yang di Adu Untuk Kepuasan Sang Kaisar

Jika kebanyakan orang mengira kaum pria saja yang akan di masukkan kedalam arena gladiator maka sesungguhnya itu tidak sepenuhnya benar. Karena pada faktanya tidak sedikit dari kaum wanita yang juga di masukkan kedalam arena gladiator untuk saling bertarung dan menjadi sebuah pertunjukan seru untuk memuaskan hasrat sang kaisar. Aturan yang di berlakukan pun tidak jauh berbeda dengan aturan untuk para pria, yaitu para kedua wanita itu harus di hadapkan dengan kenyataan di mana mereka harus bertarung hinga di antara mereka ada yang mati.

kaum wanita juga tidak luput dari pertunjukan gladiator
kaum wanita juga tidak luput dari pertunjukan gladiator [ image source ]

Layaknya pertunjukan pertarungan yang di lakukan gladiator pria, para wanita yang masuk di arena ini tentunya di bekali dengan senjata mematikan seperti pedang atau yang lainnya. Salah satu yang membuat pertunjukan ini meriah adalah aksi para wanita yang tidak terlatih ini mulai saling menyerang dengan brutal karena tidak mengenal teknik beladiri. Di balik pertarungan ini, faktanya pertarungan wanita gladiator ini ternyata justru lebih sering di pertontonkan ketimbang gladiator pria.

4. Penjahat Yang Harus Ikuti Permainan Konyol Dengan Binatang Buas

Pertunjukan berdarah berikutnya yang juga banyak di sukai adalah ketika seorang penjahat harus di hadapkan dengan sebuh permainan yang tergolong dalam penyiksaan. Jika sebelumnya ada tragedi penyiksaan dengan di salib yang kemudian di umpankan ke binatang buas. Berikut ini penjahat yang tertangkap harus bermain dengan binatang buas yang banyak dan kelaparan. Salah satu permainannya adalah para penjahat di suruh menjinakan binatang buas yang sangat kelaparan dengan cambuk.

permainan menjinakkan binatang buas
permainan menjinakkan binatang buas [ image source ]

Selain menjinakan binatang buas, ada lagi permainan yang tergolong ekstrem karena bagi yang telah terpilih untuk mengikuti permainan ini dan kemudian gagal, maka harus siap dimakan binatang buas. Permainannya adalah para penjahat yang terpilih akan ditelanjangi dan di ikat tangannya, kemudian di suruh naik ke alat jungkat-jungkit mirip dengan mainan anak TK. Sedangkan berada di bawahnya telah menunggu binatang buas yang lapar, maka bagi penjahat yang tidak bisa bertahan duduk di jungkat-jungkit tersebut akan terjatuh dan otomatis akan menjadi makanan empuk bagi binatang buas itu.

5. Pertarungan Orang-orang Kerdil Dengan Pisau Hingga Mati

Sejatinya orang yang di kirim ke arena gladiator atau colosseum bukan hanya para pelaku tindak kriminal, penjahat dan budak saja melainkan termasuk orang-orang dari kalangan biasa yang di paksa. Salah satu contohnya pada saat Commodus berkuasa, orang-orang cacat dan kerdil pun kerap di paksa untuk beradu hingga mati hanya untuk kepuasan semata. Tragedi ini pernah terjadi ketika semua orang kerdil yang pernah di temui Commodus kemudian di kumpulkan di arena gladiator.

orang kerdil juga tidak luput dari pertunjukan berdarah di colosseum
orang kerdil juga tidak luput dari pertunjukan berdarah di colosseum [ image source ]

Semua orang-orang kerdil yang berhasil di kumpulkan kedalam arena gladiator, kemudian setiap masing-masing orang di beri pisau pemotong daging. Selanjutnya para orang-orang kerdil tersebut di paksa untuk saling bertarung hingga mati dan tinggal tersisa satu pemenang. Tidak hanya orang kerdil yang tidak bersalah saja, melainkan orang yang mengalami cacat seperti kehilangan kaki karena penyakit juga tidak luput dari tragedi arena gladiator. Pernah suatu ketika sang kaisar mengumpulkan orang cacat untuk di bawa ketengah colosseum kemudian di ikat lalu setelah itu sang kaisar memukulinya dengan alat pemukul hanya untuk kesenangannya.

Nah sahabat iyakan.com, itulah beberapa ulasan mengenai pertunjukan-pertunjukan berdarah yang sering di adakan di arena pertarungan gladiator. Sungguh pertunjukan yang sangat mengerikan, namun faktanya kaum masyarakat Romawi kuno pada zamannya justru malah terhibur dengan hal kejam tersebut. Beruntunglah bagi kita di zaman modern ini tidak melihat pertunjukan-pertunjukan yang mengerikan itu, karena jika masih ada yang seperti itu tidak mustahil sebagian dari kita harus di paksa ikut dalam pertunjukan kejam tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *