6 Sniper Wanita di Dunia Yang Nggak Cuma Cantik Tapi Juga Ganas Dalam Misi Peperangan

Dunia militer memang sangat identik sebagai dunianya kaum pria, pasalnya pria memiliki kekuatan fisik yang lebih kuat ketimbang para kaum wanita. Oleh sebab itulah mengapa pekerjaan yang berbasis kemiliteran banyak di liputi oleh para kaum pria. Namun bukan sembarang pria, melainkan para pria tangguh yang telah lolos dalam uji seleksi kemiliteran, karena kemiliteran biasanya di tuntut dengan pekerjaan yang sangat berat dari fisik hingga mental.

sniper wanita
sniper wanita [ image source ]

Dunia militer memang identik dengan kaum pria, namun hal itu bukan berarti tidak ada kaum wanita yang minat untuk bergabung dalam dunia kemiliteran. Contohnya adalah seperti 6 wanita berikut ini yang memilih ikut andil dalam dunia kemiliteran dengan menjadi sniper. Meskipun keberadaan sniper wanita itu sangat sedikit jumlahnya, namun 6 wanita cantik ini nggak bisa dianggap remeh soal kemampuannya dalam menembak. Nah dari pada penasaran siapa saja 6 wanita cantik yang memilih ikut bergabung menjadi sniper, yuk simak saja ulasan berikut ini.

1. Klavdiya Kalugina

Klavdiya Kalugina
Klavdiya Kalugina [ image source ]

Ternyata keahlian menembak itu tidak hanya condong kepada kaum pria tetapi juga kaum wanita. Bahkan kaum wanita sering di sebut-sebut memiliki kemampuan dalam ke akuratan yang lebih baik saat menembak sasaran ketimbang kaum pria. Seperti contohnya adalah sniper wanita Unisoviet bernama Klavdiya Kalugina yang menjadi satu-satunya sniper paling muda yang pernah ikut terjun langsung dalam perang dunia II. Di usianya yang baru 17 tahun, Klavdiya di nobatkan sebagai sniper terbaik dari 17.000 kaum perempuan yang ikut berperang. Lulusan dari sekolah Komsomol Sniper School ini tercatat telah membunuh setidaknya 257 pasukan musuh dari mulai tentara Jerman, Italia, maupun Jepang.

2. Roza Shanina

Roza Shanina
Roza Shanina [ image source ]

Sniper cantik berikutnya Masih berasal dari Unisoviet, dia adalah Roza Shanina yang namanya begitu gemilang pada saat perang dunia II berlangsung. Roza sendiri adalah merupakan wanita pertama di dunia militer yang memilih menjadi sniper Jauh sebelum Klavdiya Kalugina. Alasannya menjadi sniper adalah karena tragedi kematian saudara laki-lakinya yang tewas di bunuh oleh tentara Jerman. Keikutsertaannya bergabung menjadi sniper ternyata telah membuat dirinya di sebut-sebut sebagai sniper paling hebat sepanjang sejarang. Nggak hanya menembak satu orang dengan satu peluru, melainkan Roza terkenal sebagai penembak yang bisa membunuh 2 orang sekalipun dengan satu kali tembakan. Bahkan dalam aksinya, peluru yang selalu di tembakan oleh Roza hampir tidak pernah meleset dari sasarannya.

3. Lyudmila Mikhailovna Pavlichenko

Lyudmila Mikhailovna Pavlichenko
Lyudmila Mikhailovna Pavlichenko [ image source ]

Sejatinya negara Unisoviet adalah negara yang melatih banyak kaum perempuannya menjadi pasukan militer yang tangguh-tangguh. Jika sebelumnya ada Klavdiya sniper muda berbakat dan Rosa sebagai sniper paling di cari, ternyata masih ada satu sniper wanita yang juga tidak kalah hebatnya. Sniper wanita itu bernama Lyudmila Mikhailovna Pavlichenko, yang hingga kini di sebut-sebut sebagai sniper paling legendari yang di miliki Unisoviet. Pavlichenko sejatinya adalah seorang sarjana yang ikut melamar menjadi perawat kemiliteran di divisi infanteri. Namun dirinya justru malah di pindahkan ke divisi regu penembak tergabung bersama 2000 wanita lainya untuk di latih menjadi sniper. Bakat menembaknya ternyata justru membawa namanya di kenal sebagai sniper paling mematikan. Pavlichenko di ketahui telah membunuh 309 tentara yang 36 diantaranya adalah sniper musuh.

4. Denis Sipan

Denis Sipan
Denis Sipan [ image source ]

Kondisi peperangan yang terjadi di suatu wilayah negara ternyata dapat menggugah semangat seseorang menjadi lebih patriotis. Seperti pada wanita cantik yang profesi aslinya adalah seorang guru SD, namun memilih untuk beralih menjadi sniper karena rasa patriotisme terhadap wilayahnya yang terjajah. Denis sendiri memilih menenteng senjata dan menjadi sniper yang tergabung dalam anggota militer YPG atau pasukan kurdi suriah. Tugasnya adalah memerangi pasukan dari kelompok ekstrem Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Tidak hanya menjadi sniper, melainkan Denis juga ikut menyemangati warga lainya untuk ikut berperang melawan kelompok ekstrem ISIS. Alhasil dalam perjuangannya, Denis bersama dengan pejuang lainnya berhasil merebut 50 desa di kobane yang sebelumnya telah di kuasai oleh kelompok ISIS.

5. Guevara

Guevara
Guevara [ image source ]

Tidak berbeda jauh dengan Denis si guru cantik yang memilih ikut menjadi sniper, sniper wanita berikut ini yang di kenal dengan sebutan Guevara ini ternyata juga adalah merupakan seorang guru. Tekadnya menjadi sniper adalah di landasi atas kedua anaknya yang tewas akibat serangan pesawat tempur milik Bashar Al-Assad di Suriah. Sejak tragedi kematian anaknya itulah wanita yang tak ingin di kenal namanya ini memilih bergabung menjadi sniper dengan memberi inisial nama Guevara. Nama Guevara sendiri adalah merupakan tokoh revolusioner asal Argentina atau yang sering di kenal dengan Ernestio Che Guevara. Senjata andalan yang selalu menemaninya adalah SN Belgia, dan setiap harinya ia mentargetkan untuk dapat membunuh setidaknya 5 orang tentara Bashar Assad.

6. Nora Husari

Nora Husari
Nora Husari [ image source ]

Konflik yang terjadi di Suriah ternyata tidak hanya menyeret kaum pria untuk berperang melainkan juga para kaum wanita juga harus ikut andil turun langsung dalam peperangan seperti yang di lakukan oleh Guevara. Dan sniper wanita selanjutnya adalah Nora Husari yang juga memilih untuk ikut berperang karena anggota keluarganya di bunuh oleh tentara Bashar Assad. Sebelumnya Nora Husari adalah merupakan seorang pekerja di salon kecantikan, namun atas tragedi terbunuhnya suami dan ayahnya, Nora akhirnya memutuskan untuk ikut terjun langsung dalam perang melawan Bashar Assad. Senjata andalan Nora adalah senjata dari jenis Ak-47, senjata itulah yang hingga kini selalu menemaninya dalam peperangan langsung melawan tentara Bashar Assad.
Sahabat iyakan.com, itulah tadi beberapa sniper wanita yang cantik namun juga mematikan karena mereka tidak akan segan membunuh lawannya di medan peperangan. Meski wanita kerap dianggap sebagai kaum yang lebih lemah dari kaum pria, namun keberadaan dari sniper wanita di atas telah menjadi bukti bahwa wanita juga tidak dapat di anggap remeh dalam bidang kemiliteran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *