Sedang memuat Ini Lho Cara Yang Dipakai Orang Jaman Dahulu Untuk Mencegah Kehamilan

Ini Lho Cara Yang Dipakai Orang Jaman Dahulu Untuk Mencegah Kehamilan

Ini alternatif alat kontrasepsi dari jaman bahuola.

Apa yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata kehidupan orang jaman dahulu. Jka yang kamu bayangkan adalah masyarakat primitif, bodoh, tidak kenal ilmu pengetahuan dan hidup asal hidup tanpa perencanaan, maka pendapatmu itu salah. Meskipun belum ada listrik, belum ada televisi, belum ada internet, ternyata orang-orang jaman dahulu sudah punya pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Percayakah kamu bahwa sejak dulu orang-orang primitif tersebut telah memikirkan konsep keluarga berencana. Mereka punya cara membatasi jumlah kelahiran dalam satu keluarga sehingga, anak-anak yang tumbuh dalam keluarga tersebut bisa diasuh secara optimal.

Ini Lho Metode Cara Yang Dipakai Orang Jaman Dahulu Untuk Mencegah Kehamilan
Ini Lho Metode Cara Yang Dipakai Orang Jaman Dahulu Untuk Mencegah Kehamilan. image [source]

Namun jangan berharap metode mencegah kehamilan yang mereka pakai senyaman dan seaman alat kontrasepsi jaman sekarang ya. Jaman dahulu Tidak ada Pil KB, jaman dahulu belum ada kondom, jaman dahulu belum ada IUD, Tubektomi dan Vasektomi. Kb kalender juga belum ditemukan pada masa itu karena mereka belum paham benar bagaimana sistem reproduksi bekerja. Bahkan mereka pun masih percaya bahwa bulan lah yang membuat wanita-wanita menjadi hamil. Wah enak banget ya jadi lelaki di jaman tersebut. Tidak akan pernah disalah-salahkan jika pacarnya sampai hamil. Bisa menunjuk bulan sebagai kambing hitam. Jika semua alat kontrasepsi yang do pakai pada jaman sekarang tidak ada pada jaman dahulu, alat kontrasepsi apa yang mereka gunakan? Bagaimana mereka bisa mencegah kehamilan? Simak cara orang-orang dahulu mencegah kehamilan pada informasi yang kami sajikan di bawah ini.

1. Mencegah Kehamilan Dengan Menoleskan Ludah Ke Perut.

Orang-orang yang tinggal di Greenland pada jaman dahulu percaya bahwa yang membuat wanita-wanita hamil adalah sinar bulan purnama. Untuk mencegah kehamilan disaat bulan purnama tersebut, wanita-wanita greenland jaman dulu mengoleskan air ludah mereka sendiri ke bagian perut ketika mau tidur. Sehabis mengoleskan air ludah, mereka pun kemudian tidur tengkurap untuk menyembunyikan perut dari sinar bulan. Dengan diusap dengan air ludah dan disembunyikan dari sinar bulan tersebut, mereka berharap bulan tidak akan membuat mereka hamil ketika sedang tidur.

Mencegah Kehamilan Dengan Menoleskan Ludah Ke Perut
Mencegah Kehamilan Dengan Menoleskan Ludah Ke Perut. image [source]

Sebaliknya, ketika wanita-wanita greenland tersebut ingin punya anak, mereka akan melepas semua pakaian dan bertelanjang tanpa sehelai benang pun di bawah sinar bulan. Mereka kemudian akan berjalan-jalan di bawah bulan purnama dengan kondisi telanjang tersebut. Setelah mengantuk, mereka juga akan tidur dengan keadaan telanjang dan perut diposisikan menghadap ke sinar bulan purnama. Dengan posisi tersebut mereka berharap sinar bulan akan membuat mereka hamil. Keyakinan yang cukup aneh ya.

2. Meminum Racun Merkuri Untuk Mencegah Kehamilan.

Banyak peradaban- peradaban kuno menganggap merkuri merupakan bahan yang bisa di pakai untuk pengobatan. Peradaban-peradaban kuno tersebut antara lain: bangsa Mesir, bangsa Asiria dan peradapan kuno di Cina. Merkuri tersebut dipakai untuk mengobati sipilis, ruam-ruam pada kulit hingga mencegah kehamilan. Wanita-wanita Cina jaman dahulu merupakan salah satu orang yang memakai merkuri untuk tujuan mencegah kehamilan ini.

Meminum Racun Merkuri Untuk Mencegah Kehamilan.
Meminum Racun Merkuri Untuk Mencegah Kehamilan. image [source]

Wanita wanita tersebut, mencampurkan merkuri dengan air kemudian meminumnya. Pada wanita hamil, merkuri yang diminum ini akan menyebabkan mereka mengalami keguguran. Namun sebenarnya merkuri ini merupakan zat yang bersifat racun. Ia merupakan salah satu logam berat yang tidak bisa di cerna oleh tubuh. Sekali termakan, maka merkuri ini akan tetap berada alam tubuh. Merkuri dalam jumlah sedikit saja, akan mampu menyebabkan manusia mengalami gagal ginjal, kerusakan paru-paru dan kerusakan otak.

3. Mencegah Kehamilan Dengan Minyak Olive Dan Minyak Cedar

Metode penggunaan minyak olive dan minyak cedar ini di pakai oleh wanita-wanita Yunani jaman dahulu. Aristoteles dalam manuskripnya menulis bahwa kedua minyak tersebut di campur kemudian di tambahkan zat seperti pasta. Campuran tersebut kemudian di oleskan pada alat kelamin laki-laki. Fungsi dari minyak olive dan minyak cedar sendiri adalah sebagai spermatisida. Sperma dari si lelaki akan berkurang kemampuan geraknya akibat pengaruh dari kedua minyak tersebut

Mencegah Kehamilan Dengan Minyak Olive Dan Minyak Cedar
Mencegah Kehamilan Dengan Minyak Olive Dan Minyak Cedar image [source]

Dengan berkurangnya kemampuan gerak sperma tersebut, si wanita masih memiliki waktu untuk mencuci bersih cairan ejakulasi dari si lelaki tanpa khawatirakan hamil. Sampai saat ini minyak olive ini juga masih di pakai sebagai lubrikasi alami. Namun minyak lubrikasi yang satu ini tidak bisa dipakai bersama kondom karena akan melelehkan latek. Bagaimana ya wanita-wanita Yunani tersebut bisa tahu bahwa minyak olive mampu berfungsi sebagai spermatisida? Bisa jadi sains di jaman Yunani sudah lumayan maju.

4. Mencegah Kehamilan Dengan Madu Dan Kotoran Buaya.

Madu sejak jaman dahulu dikenal sebagai bahan yang baik untuk mempertinggi stamina tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat. Tapi wanita-wanita mesir kuno menggunakan madu dengan cara yang berbeda. Mereka memakai madu tersebut sebagai alat untuk mencegah kehamilan. Cara yang mereka pakai cukup sederhana. Madu mereka tuangkan ke dalam alat kelamin mereka sebelum berhubungan dengan lelaki. Madu tersebut memang tidak akan mampu membunuh sperma seperti yang bisa dilakukan oleh campuran minyak olive dan minyak cedar. Fungsi madu tersebut hanyalah untuk mencegah sel sperma masuk ke rahim dan membuahi sel terus si wanita.

Mencegah Kehamilan Dengan Madu Dan Kotoran Buaya.
Mencegah Kehamilan Dengan Madu Dan Kotoran Buaya. image [source]

Jika ingin memfungsikan madu sebagai spermatisida mereka mencampur madu tersebut dengan kotoran buaya. Dengan campuran kotoran buaya dan madu ini, sperma dari cairan ejakulasi si lelaki akan mati dan tidak bisa membuahi sel telur wanita. cara yang susah ditiru ya untuk wilayah kita. pasalnya selain madu tersebut harganya mahal, mencari kotoran buaya juga bukan hal yang mudah. Meskipun terdengar aneh, cara yang dilakukan orang-orang mesir ini cukup efektif dalam mencegah kehamilan.

5. Mencegah Kehamilan Dengan Rendapan Spons Dalam Cuka.

Metode yang satu ini di pakai oleh keturunan bangsa Yahudi pada masa lalu. Cara penggunaan rendaman spons dalam cuka sebagai alat kontrasepsi ini ada dalam kitap talmud yang diyakini oleh bangsa Yahudi. Cara penggunaannya pun cukup sederhana, spons alami yang bisa di dapatkan di pinggir pantai diambil dan di rendam kedalam larutan cuka hingga jenuh. Spons tersebut kemudian dimasukkan ke dalam alat kelamin perempuan. Alat sederhana dari spons dan cuka ini mempunyai 3 kegunaan yaitu: mencegah kehamilan pada gadis yang masih terlalu muda, kedua, mencegah terjadinya pembuahan ganda pada wanita yang sedang hamil dan yang ketiga mencegah kehamilan bagi ibu yang masih menyusui.

Mencegah Kehamilan Dengan Rendapan Spons Dalam Cuka.
Mencegah Kehamilan Dengan Rendapan Spons Dalam Cuka. image [source]

Sampai saat inipun masih ada orang yang memanfaatkan larutan cuka sebagai spermatisida. Namun cara pemakaianya berbeda dengan yang dilakukan wanita-wanita Yahudi pada jaman dahulu. Saat ini larutan cuka dipakai untuk membilas alat kelamin wanita setelah selesai berhubungan. Namun agar efektif membersihkan sperma, pembilasan dengan cuka harus dilakukan secepat mungkin sebelum sperma berhasil mencapai servik si perempuan. Salah-salah aktifitas penyiraman dengan larutan cuka tersebut justru mempercepat proses sampainya sperma ke serviks si wanita. bila kemungkinan terakhir tersebut sampai terjadi si wanita malah justru lebih cepat hamil.

6. Menggunakan Usus Binatang Sebagai Kondom.

Perjuangan para pria jaman dahulu untuk mencegah kehamilan pada pasangannya ternyata sangat berat. Pasalnya jaman dahulu belum ada kondom. Jika mereka tetap ingin berhubungan namun tidak ingin pasangannya hamil, maka si lelaki tersebut harus menyembelih binatang ternak yang ukuran ususnya muat untuk dijadikan kondom. Usus ayam, jelas tidak mungkin digunakan karena ukurannya terlalu kecil. Usus burung dara yang harganya murah, makin tidak bisa digunakan. Satu-satunya kemungkinan minimal lelaki tersebut harus memotong kambing untuk mendapatkan pengganti kondom di jaman sekarang tersebut. Penggunaan usus hewan sebagai kondom ini ternyata tercatat dalam mitologi Yunani. Dalam legenda Yunani, ada seorang raja yang bernama Minos. Dia ini merupakan keturunan dewa. Ia sangat kuat, sehingga cairan ejakulasinya saja mengandung ular dan kalajengking. Untuk mencegah istri-istrinya mati akibat gigitan ular dan kalajengking ketika berhubungan intim, raja minos tersebut menggunakan kondom yang dibuat dari usus binatang.

Menggunakan Usus Binatang Sebagai Kondom.
Menggunakan Usus Binatang Sebagai Kondom. image [source]

Penggunaan usus binatang sebagai kondom di jaman Yunani kuno ternyata tidak hanya bertujuan untuk mencegah kehamilan. Pada waktu itu dunia prostitusi cukup berkembang, sehingga penyakit-penyakit menular seksual banyak tersebar. Untuk mencegah terlularnya penyakit kelamin tersebut para lelaki sudah menggunakan kondom dari usus binatang ketika menggunakan jasa psk. Benar-benar merepotkan sepertinya cara pakai kondom dari usus batang ini.

Kreatif kreatif ya ternyata orang-orang jaman dahulu dalam mencegah kehamilan. Untuk di jaman sekarang sudah ditemukan berbagai teknik kontrasepsi. Kita tinggal datang ke dokter, berkonsultasi dan bisa dengan leluasa memilih jenis kontrasepsi yang nyaman. Untuk sekedar mencegah kehamilan, kita tidak perlu bertaruh nyawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *