Sedang memuat Awan Segi Enam, Inilah Kunci Yang Mengungkapkan Misteri Hilangnya Ratusan Pesawat Dan Kapal Di Segitiga Bermuda.

Awan Segi Enam, Inilah Kunci Yang Mengungkapkan Misteri Hilangnya Ratusan Pesawat Dan Kapal Di Segitiga Bermuda.

Akhirnya Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan

Segitiga Bermuda ini sudah dikenal sejak lama menjadi tempat menghilangnya secara misterius ratusan pesawat serta kapal laut. Ribuan orang juga telah dilaporkan menghilang di tempat ini. Dikenal juga dengan sebutan segitiga iblis, Segitiga Bermuda ini terletak antara tiga titik yaitu: Bernuda, Florida dan Puerto Rico. Banyak teori telah dibuat untuk menjelaskan seringnya terjadi insiden kapal menghilang di Segitiga Bermuda ini. Namun dari banyak teori tersebut belum ada yang bisa memberikan penjelasan secara memuaskan.

Air Bom di Bermuda
Air Bom di Bermuda. image [source]

Ada yang mengatakan bahwa bermuda bahaya bagi pelayaran serta penerbangan tersebut akibat adanya penyimpangan medan magnet, adanya tornado, adanya kota atlantis di bawah laut, karena kesalahan manusia hingga ada yang percaya adanya campur tangan alien. Namun kini ada teori serta bukti baru bahwa banyaknya insiden kapal serta pesawat hilang di Segitiga Bermuda adalah akibat adanya awan aneh yang berbentuk segi enam (hexagonal cloud). Bagaumana teori awan segi enam tersebut bisa menjelaskan insiden hilangnya banyak kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda? Simak infonya di bawah ini.

1. Awan Segi Enam, Teori Terbaru Mengapa Segitiga Bermuda Sangat Berbahaya.

Seorang ahli meteorologi bernama Randy Cerveny mengamati citra satelit awan di atas kawasan Segitiga Bermuda. Pada foto, ia menemukan struktur awan aneh tidak biasa. Awan pada umumnya memiliki bentuk tidak beraturan. Namun dari foto satelit yang di peroleh baru baru ini di dapati banyak awan yang memiliki bentuk teratur yaitu segi enam (awan heksagonal). Ukuran awan segi enam di Segitiga Bermuda tersebut luasnya bervariasi. Rata rata diameternya 30 sampai 90 kilometer.

Awan Segi Enam, Teori Terbaru Mengapa Segitiga Bermuda Sangat Berbahaya.
Awan Segi Enam, Teori Terbaru Mengapa Segitiga Bermuda Sangat Berbahaya. image [source]

Setelah dilakukan pengamatan di lapangan ternyata daerah di bawah awan tersebut kecepatan anginnya mencapai 170 mph. Kecepatan tersebut jika diubah ke satuan kilometer per jam hasilnya adalah 225 km/jam. Fakta mengejutkan lainnya arah gerakan angin di bawah awan heksagonal tersebut ternyata menukik kebawah. Karena geraknya sangat cepat dan arahnya menukik ke bawah tersebut, para ahli menyebutnya dengan airbom atau bom udara. Dengan gerakannya yang sangat cepat tersebut, airbom ini mampu menghempaskan setiap pesawat ke dalam lautan. Jadi jika ada pesawat yang terbang di bawah awan segi enam ini di daerah Segitiga Bermuda, maka pesawat tersebut akan didorong ke bawah dengan kecepatan 225 km/jam. Dengan hempasan secepat ini wajar jika pesawat akan meledak dan terbakar tanpa bekas. Air bom ini jika menabrak permukaan laut juga bisa memicu munculnya ombak dengan ketinggiian 45 kaki atau sekitar 13 meter. Ombak setinggi 13 meter tersebut sangat mampu untuk menenggelamkan kapal sebesar apapun. Mungkin awan segi enam ini memang biang kerok angkernya bermuda sampai saat ini.

2. Beberapa Insiden Menghilangnya Kapal Dan Pesawat di Segitiga Bermuda Pada Masa Lalu.

Tahun 194 Christopher Colombus penemu teori bumi bulat melaporkan adanya kilatan cahaya aneh dan kompas yang tak bisa menentukan arah secara tepat. Tahun 1609 kapal penjelajah milik kerajaan Inggris hancur di Segitiga Bermuda sehingga orang orangnya menetap di bermuda. Tahun 1881 kapal milik kerajaan Perancis berlayar melewati perairan bermuda dan bertemu dengan kapal yang berlayar tanpa ada satu awakpun. Awak kapal milik Perancis pun di bagi dua. Sebagian tetap di kapal Perancis dan sebagian lagi menahkodai kapal temuan tersebut. Namun beberapa saat kemudian, kapal asli milik Perancis gantian hilang dan ketika ditemukan lagi-lagi para awaknya sudah tidak ada.

Beberapa Insiden Menghilangnya Kapal Dan Pesawat di Segitiga Bermuda Pada Masa Lalu.
Beberapa Insiden Menghilangnya Kapal Dan Pesawat di Segitiga Bermuda Pada Masa Lalu. image [source]

Tahun 1918 kapal induk milik Amerika Serikat USS Cyclop menghilang beserta 309 kru awak kapalnya. Diduga mereka semua menghilang di Segitiga Bermuda. Lima buah pesawat juga dilaporkan menghilang pada tahun 1945. Kelima pesawat tersebut merupakan pesawat bomber milik Amerika Serikat. Di dalam kelima pesawat bomber tersebut ada 14 orang anggota angkatan udara yang ikut hilang. Kapal penyelamat dengan 13 kru pun dikirim untuk melakukan pencarian. Hasilnya kapal penyelamat tersebut juga ikut hilang.

3. Peristiwa Hilangnya Secara Misterius Kapal Dan Pesawat Di Segitiga Bermuda Baru-Baru Ini

Sampai akhir-akhir ini pun Segitiga Bermuda masih dikenal angker bagi kegiatan penerbangan dan pelayaran. Pada tahun 1991 misalnya seorang pilot bernama Grumman Cougar membuat komunikasi pada menara pengawas penerbangan di Florida. Ia menyatakan sedang menghadapi kondisi darurat dan minta ijin untuk menaikkan ketinggian pesawat. Ketika perlahan naik, sedikit demi sedikit pesawat jet yang ia kemudikan menghilang dari radar dan tidak pernah ditemukan kembali.

Peristiwa Hilangnya Secara Misterius Kapal Dan Pesawat Di Segitiga Bermuda Baru-Baru Ini
Peristiwa Hilangnya Secara Misterius Kapal Dan Pesawat Di Segitiga Bermuda Baru-Baru Ini. image [source]

Tahun 2015 kemarin sebuah kapal kargo dengan 33 kru bernama El Faro berlayar melewati kepulauan Bahama. Ketika memasuki kawasan Segitiga Bermuda mereka bertemu dengan badai angin topan. Setelah melapor pada pengawas pelabuhan bahwa mereka terkena badai tersebut, kapal kargo ini tidak pernah tiba di pelabuhan kota tujuan. Ketika dilakukan pencarian, tak ada sedikitpun jejak yang bisa ditemukan. Itulah beberapa insiden menghilangnya kapal serta pesawat yang terjadi di sekitar Segitiga Bermuda. Kemungkinan masih akan ada kasus-kasus menghilang secara misterius lainnya.

4. Teori Ledakan Gas Metana Penyebab Angkernya Segitiga Bermuda

Gas metana merupakan gas alami yang diproduksi oleh perut bumi. Seringkali gas metana ini terjebak di suatu lapisan tanah ataupun di bawah air yang membeku. Gas metana ini terus menerus diproduksi oleh perut bumi. Jika tidak ada jalan keluar karena terperangkap batuan atau es yang membeku tadi lama-lama gas metana akan menjadi banyak. gas metana yang terperangkap dan makin banyak tersebut akan menimbulkan tekanan yang tinggi. Jika lapisan yang menutupi tidak kuat menahan maka gas metana akan keluar dalam hitungan detik bersama ladakan.

Teori Ledakan Gas Metana Penyebab Angkernya Segitiga Bermuda
Teori Ledakan Gas Metana Penyebab Angkernya Segitiga Bermuda. image [source]

Pada tahun 2010 yang lalu, sebuah Rig pengeboran lepas pantai terkena efek ledakan dahsyat dari bom gas metana ini. Mereka melakukan pengeboran seperti biasa, ketika mata bor menembus lapisan gas metana yang terperangkap, lubang kecil tersebut menyebabkan sejumlah volume gas metana berukuran besar keluar dan meledak. Rig pengeboran lepas pantai tersebut pun lerlontar ke udara dan kemudian jatuh tenggelam ke dasar lautan. Diperkirakan ada banyak gas metana yang terperangkap es di kawasan Segitiga Bermuda. Ketika lapisan es tidak mampu menahan tekanan dari gas metana, maka terjadi ledakan yang membuat kapal-kapal serta pesawat terkena dampaknya.

5. Teori Penyimpangan Medan Magnet

Di bumi ini banyak tempat tempat yang medan magnet nya mengalami penyimpangan. Jika di tempat-tempat pada umumnya jarum pada kompas akan menunjuk arah utara, maka pada tempat-tempat tertentu tersebut jarum kompas tidak dapat menunjukan arah tertentu. Salah satu contohnya misalnya di gurun Gobi. Di sekitar gunung Altai yang ada di gurun Gobi, jarum kompas akan menunjuk ke arah gunung jika kita berjalan megelilingi gunung tersebut.

Teori Penyimpangan Medan Magnet
Teori Penyimpangan Medan Magnet. image [source]

Dipercaya, Segitiga Bermuda merupakan salah satu tempat yang memiliki penyimpangan medan magnet tersebut. Ketika memasuki wilayah Segitiga Bermuda, pesawat akan kesulitan menentukan arah sehingga rentan mengalami kecelakaan. Ini sesuai dengan apa yang dilaporkan oleh Christoper Colombus pada jaman dahulu ketika ia melihat kilatan cahaya aneh di kawasan segitiga iblis ini. Kompas yang dimiliki Colombus beserta kru kapal juga tidak mampu menunjukkan arah secara konsisten.

6. Teori Kota Bawah Laut Atlantis Yang Menjadi Penyebab Seringnya Kapal Dan Pesawat Hilang di Bermuda.

Teori ini muncul karena keberadaan bangunan buatan manusia jaman dahulu yang ditemukan di Florida tepatnya di sebelah utara kepulauan Bimini. Struktur tersebut dinamakan Bimini Road. Ditemukan oleh para penyelam pada tahun 1968. Bimini road ini merupakan bentukan dari batuan kapur dengan bentuk kotak dan tersusun rapi mirip konblok. Bimini road memanjang sejauh setengah mil. Digabungkan dengan apa yang sudah ditulis oleh Plato pada 9600 sebelum masehi, tentang negri Atlantis yang hilang. Negri atlantis tersebut menurut Plato merupakan sebuah negeri yang memiliki peradapan maju.

Teori Kota Bawah Laut Atlantis Yang Menjadi Penyebab Seringnya Kapal Dan Pesawat Hilang di Bermuda.
Teori Kota Bawah Laut Atlantis Yang Menjadi Penyebab Seringnya Kapal Dan Pesawat Hilang di Bermuda. image [source]

Banyak orang yang percaya bahwa kota atlantis pemilik teknologi jauh diatas manusia tersebut ada di bawah Segitiga Bermuda. Mereka mampu bertahan di bawah air dengan teknologi yang sangat maju sehingga tidak ada satu sonar pun yang mampu mendeteksi keberadaan mereka. Para penduduk Alantis dipercaya punya teknologi yang mampu memanipulasi medan magnet di sekitar Segitiga Bermuda. Teknologi mereka juga dipercaya mampu mengacaukan semua alat elektronik yang dimiliki oleh pesawat serta kapal modern. Yang menjadi penyebab banyak hilangnya kapal serta pesawat di Segitiga Bermuda dipercaya adalah para penduduk atlantis ini.

Itulah beberapa teori yang menjadi penyebab hilangnya banyak kapal serta pesawat di Segitiga Bermuda. Semoga teori awan segi enam tersebut benar sehingga hilangnya secara misterius kapal serta pesawat di Segitiga Bermuda tidak terjadi lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *