Bakteri Baru Yang Dimasukkan Oleh Who Ke Dalam Bakteri Dengan Serangan Mematikan

Apa Saja Dan Bagaimana Mereka Menginfeksi Manusia?

Meski di dalam malam, kamu tidak sendirian. Potongan lirik lagu tersebut sepertinya memang mengungkapkan kebenaran. Meskipun kita sedang tidak bersama, teman, keluarga, atau pacar, di dunia ini kita tidak pernah sendiri. di sekeliling kita ada jutaan makhluk hidup lain yang tak kasat mata. Eits, jangan paranoid dulu dan menyangka bahwa makhluk tak kasat mata itu adalah hantu. Jutaan makhluk hidup yang tak kasat mata tersebut bukanlah hantu, melainkan bakteri.

Bakteri Baru Yang Dimasukkan Oleh Who Ke Dalam Bakteri Dengan Serangan Mematikan
Bakteri Baru Yang Dimasukkan Oleh Who Ke Dalam Bakteri Dengan Serangan Mematikan. image [source]

Bakteri memang banyak terdapat di sekeliling kita. mata kita tak bisa melihatnya karena ukuran bakteri ini kecil kecil. Secara konstan dan terus menerus bakteri bakteri tersebut akan masuk ke alam tubuh kita. jalan masuknya bisa melewati pernafasan, mulut, luka, atau melalui pori pori tubuh. Karena kita sudah terbiasa kemasukan bakteri bakteri tersebut kita sudah membangun sistem kekebalan. Dengan adanya sistem kekebalan ini, tubuh kita mampu melawan setiap serangan dari bakteri tersebut. bakteri di kategorikan berdasarkan efek serangannya. Ada bakteri yang serangannya tidak mematikan, ada yang kurang mematikan dan ada juga bakteri bakteri yang serangannya sangat mematikan. baru baru ini, WHO memasukkan 3 bakteri anyar yang memiliki serangan cukup mematikan. ketiga bakteri tersebut kebal terhadap berbagai macam antibiotik. Selain itu mereka juga menyerang organ tubuh manusia paling penting. Apa saja ketiga bakteri dengan kategori serangan mematikan tersebut? bagaimana cara mereka menginfeksi tubuh kita dan seberapa mematikannya serangan mereka? Berikut ini informasinya.

1. Acinetobacter Baumanny Yang Kebal Terhadap Antibiotik Paling Top.

Bakteri patogen yang menginfeksi manusia biasanya dapat dimatikan oleh antibiotik berupa pinisilin. Pinisilin ini sifatnya akan mencegah kemampuan bakteri untuk membentuk dinding sel. Paahal pembentukan dinding sel ini merupakan proses utama dalam perbanyakan bakteri ketika menginfeksi tubuh manusia. Jika tak bisa membentuk dinding sel, maka bakteri pun akan mati. Selain pinisilin ada beberapa jenis antibiotik lain.beberapa diantaranya adalah Sefalosporin, aminoglikosida, makrilida dan lain lain. ketika semua antibiotik ini menyerah, maka ada satu jenis antibiotik yang biasanya di jadikan andalan. Antibiotik tersebut adalah carbapenem. Namun ketika antibiotik carbapenem ini juga gagal membutuh bakteri, harapan hidup orang yang terinfeksi tersebut semakin tipis.

Acinetobacter Baumanny Yang Kebal Terhadap Antibiotik Paling Top.
Acinetobacter Baumanny Yang Kebal Terhadap Antibiotik Paling Top. image [source]

Acinetobacter Baumanny ini adalah salah satu contoh bakteri yang tak mati meskipun sudah di serang dengan carbapenem. Oleh karena itulah ia dikategorikan sebagai bakteri yang cukup mematikan. bakteri Acinetobacter ini menginfeksi pasien pasien yang sedang di rawat di rumah sakit. cara penularannya bisa lewat kontak fisik antara pasien satu dengan pasien lain dan lewat permukaan benda yang pernah disentuh pasien yang sudah terinfeksi. Orang yang kondisi tubuhnya fit tidak perlu cemas terhadap infeksi bakteri ini, namun bagi pasien yang kekebalan tubuhnya menurun, bakteri ini bisa mematikan.

2. Bakteri Pseudomonas Aeruginosa

Bakteri Pseudomonas Aeruginosa ini juga kebal terhadap antibiotik paling ampuh Carbapenem. Mereka juga banyak menginfeksi pasien pasien yang dirawat di rumah sakit. penularannya bisa lewat, alat bantu pernafasan. Katether atau bekas luka operasi yang tidak steril. Bakteri ini menyebabkan penyakit Pneumonia atau radang selaput paru paru. Karena kebal terhadap antibiotik paling manjur, pengobatan terhadap infeksi bakteri ini susah dilakukan. Resiko kematian pasien menjadi tinggi.

Bakteri Pseudomonas Aeruginosa
Bakteri Pseudomonas Aeruginosa image [source]

Selain menyerang pasien di rumah sakit, ternyata bakteri Pseudomonas Aeruginosa ini juga ada di pemandian air panas dan kolam renang umum. Gejala awal yang timbul antara lain adalah ruam ruam merah pada kulit dan infeksi telingga. Jika orang yang diserang ini kekebalan tubuhnya sedang lemah, maka serangan bakteri akan semakin mematikan. pertahunnya sekitar 51.000 infeksi terjadi disebabkan oleh bakteri ini. 400 diantaranya tidak bisa diselamatkan dan berakhir dengan meninggal.

3. Bakteri Kebal Antibiotik Enterobacteriaceae.

Enterobackteriaceae ini merupakan sekelompok bakteri yang tinggal di usus hewan ataupun manusia. Beberapa baktri yang termasuk kelompok ini antara lain: E. Coli, Salmonella, Klebsiela dan masih banyak lagi. Karena tinggal di usus korbannya, bakteri bakteri ini menyebabkan berbagai macam penyakit pencernaan seperti desentri, kolera, muntaber dan penyakit pencernaan lainnya. orang orang yang diserang biasanya adalah mereka mereka yang sedang dirawat di rumah sakit. orang orang sakit yang daya tahan tubuhnya sedang melemah, rentan menjadi sasaran. Sedangkan orang normal, kalaupun diserang mereka bisa melakukan perlawanan.

Bakteri Kebal Antibiotik Enterobacteriaceae.
Bakteri Kebal Antibiotik Enterobacteriaceae. image [source]

Cara penyebaran bakteri ini bisa terjadi lewat kontak orang dengan orang. bisa juga lewat peralatan medis yang kurang steril. Rata rata 3 dari 100 ribu orang terinfeksi bakteri ini. dari 500 kasus infeksi 10 persennya mengalami kematian. Anak anak mempunyai resiko tinggi terhadap infeksi bakteri ini. yang paling menakutkan, bakteri ini juga kebal terhadap antibiotik paling ampuh Carbepenem.

Dari informasi di atas, ternyata tidak ada tempat yang benar benar aman. Buktinya, di rumah sakit saja, pasien bisa terancam oleh infeksi bakteri bakteri patogen kebal antibiotik ini. oleh karena itu, saat kita menjenguk orang sakit, atau saat kita sendiri di rawat di rumah sakit, kebersihan harus selalu dijaga. Jika disarankan cuci tangan, sebaiknya segera cuci tangan. Alasannya kecerobohan kita di rumah sakit bukan hanya berdampak pada diri kita sendiri, namun juga membahayakan orang lain yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *