Sedang memuat Mirip Setan, Iblis, Bahkan Allien? Tenang Ini Hanya Binatang Tanpa Bulu.

Mirip Setan, Iblis, Bahkan Allien? Tenang Ini Hanya Binatang Tanpa Bulu.

Nomor Dua Paling Menyeramkan

Makhluk hidup perlu melindungi dirinya dari lingkungan luar. Penyebabnya karena lingkungan luar kadang mengancam kelangsungan hidup dari makhluk tersebut. Sebut saja misalnya udara dingin ekstrim atau malah udara yang kering dan panas. Semua kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan tersebut jika bersentuhan langsung dengan tubuh makhluk hidup akan menimbulkan resiko kematian. Bentuk perlindungan yang dimiliki makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya ini bisa berbeda beda. Ada makhluk hidup yang memiliki bulu untuk menghangatkan tubuhnya, ada juga makhluk hidup yang memiliki rambut. Tau kan apa bedanya bulu dan rambut? Jika rambut helaian-helaiannya terpisah, sedangkan bulu kadang-helaiannya membentuk kelompok kelompok dan melekat dalam satu tangkai. Rambut salah satu contohnya dimiliki oleh kera, anjing dan kucing. Sedangkan bulu dimiliki oleh sebangsa burung.

Mirip setan, iblis, bahkan allien? Tenang ini hanya binatang binatang tanpa bulu.
Mirip setan, iblis, bahkan allien? Tenang ini hanya binatang binatang tanpa bulu. image [source]

Selain berfungsi sebagai pelindung tubuh dari lingkungan luar, bulu atau rambut tersebut juga berpengaruh besar terhadap penampilan hewan hewan tersebut. Terkadang bukan hanya manusia saja lho yang peduli dengan penampilan. Binatang juga peduli. Penyebabnya penampilan bulu serta rambut tersebut sangat berkaitan dengan kemampuan mereka memperoleh pasangan. Pernah dengar kan ada burung tertentu yang memamerkan bulu bulu indahnya sebelum melakukan ritual kawin. Salah satu burung tersebut adalah burung kasuari dari papua. Meskipun bulu atau rambut yang dimiliki oleh hewan ini penting, oleh karena suatu alasan kadang mereka harus kehilangan bulu bulu tersebut. Beberapa penyebab rontoknya bulu atau rambut hewan hewan tersebut antara lain karena penyakit dan siklus kawin. Kita terbiasa melihat binatang lengkap dengan bulu atau rambutnya. Ketika melihat mereka dalam keadaan tanpa bulu, tentu kesan yang kita tangkap sangat aneh. Tidak percaya? Coba buktikan sendiri keanehan dari binatang binatang saat kehilangan rambut seperti yang terpampang di foto foto berikut ini.

1. Babi Guinea Tanpa Bulu.

Babi Guinea, binatang apa ya itu? Mendengar namanya pasti pikiranmu langsung membayangkan binatang seukuran babi dan berasal dari Papua Nugini. Kamu salah. Babi Guinea sendiri bukanlah babi. Ia adalah sejenis marmut dan berukuran kira kira sama dengan kepalan tangan manusia. Binatang ini berambut, meskipun orang sering menyebutnya berbulu. Rambut rambutnya halus, lembut dan berwarna kuning kecoklatan hingga putih. Tak mengherankan, karena kelembutan bulu bulu Babi Guinea ini mereka banyak dipelihara orang. penampilan mereka ketika lengkap dengan rambut rambut halusnya memang lucu. Namun apa jadinya ya jika mereka tanpa rambut.

Babi Guinea Tanpa Bulu.
Babi Guinea Tanpa Bulu. image [source]

Gambar di atas adalah foto salah satu babi Guinea yang tampil polos tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya. Nama dari bintang tamu kita yang satu ini adalah Ludwig. Meskipun tampil polos tanpa sehelai rambut pun alias brondol, Ludwig ini banyak penggemarnya lho. Ia cukup populer di instagram dan memiliki 150 ribu folower. Wah kita yang pergi ke salon setiap hari untuk rebonding dan catok rambut kalah populer dengan si Ludwig ini. nama pemilik dari babi Guinea yang satu ini adalah Agata Nowacka. Ketika dulu pertama kali ditemukan, Ludwig tidak seganteng ini lho. Agata menemukan Ludwig di sebuah Petshop. Ketika itu Ludwig hampir terlihat seperti binatang yang di telantarkan. Kulitnya penuh infeksi jamur, dan berbagai penyakit lain. kasihan dengan binatang tersebut, Agata pun kemudian membelinya dan membawa ke dokter hewan langganan. Ia kemudian memberi nama binatang peliharaan barunya tersebut dengan nama Ludwig. Setelah menjalani perawatan selama beberapa waktu, akhirnya Ludwig pun pulih namun bulu bulu masih malu malu tumbuh di badannya. Ketika Agata mengupload foto Ludwig di instagram binatang tanpa bulu inipun sontak mendapat simpati banyak orang dan jadi viral. Dari binatang yang ditelantarkan menjadi bintang instagram? Sungguh beruntung ya nasib Ludwig ini.

2. Beruang Brondol Di Kebun Binatang Jerman

Waktu kamu kecil, pasti sudah pernah kenalan dengan Winnie The pooh kan lewat film film kartun yang tayang di televisi? Tingkah polahnya dalam mendapatkan madu tentu sangat menggemaskan dan membuatmu terhibur. Anak anak jaman sekarang mungkin juga terhibur dengan sosok binatang yang ada di film Marsha and the Bear. Di film anak anak yang satu ini sosok binatang digambarkan sangat penyayang dan mampu merawat serta melindungi Marsha yang kadang usil. Kesan yang berbeda akan kamu dapatkan ketika bertemu dengan beruang asli di alam liar.

Beruang Brondol Di Kebun Binatang Jerman
Beruang Brondol Di Kebun Binatang Jerman. image [source]

Di alam liar, beruang terlihat gagah. Badannya besar terbungkus lemak dan rambut rambut yang tebal. Salah satu habitat beruang ini adalah di wilayah sub tropis dan kutup. Mereka dikenal cerdik, mampu berburu ikan dan mampu bertahan dari suhu dingin ekstrim. Itu karena beruang terlindung oleh rambut rambutnya yang tebal dan di tambah cadangan lemak. Dengan rambut rambutnya yang tebal, beruang terlihat gagah dan mampu bertahan dengan cuaca yang tidak bersahabat.secara alami semua beruang memiliki lapisan rambut tebal tersebut, namun tidak demikian dengan 3 beruang yang hidup di kebun binatang jerman. Ketiga binatang tersebut benama Dolores, Lolita dan Bianca. Karena suatu penyakit langka, ketiga beruang ini harus kehilangan bulu bulunya. Rambut rambut di bagian kepala, punggung dan bagian kaki rontok. Akibatnya, beruang yang tadinya tampil gagah, kini menjadi menyeramkan seperti monster. Tak pelak, foto beruang dengan tubuh gundul tanpa rambut ini sempat viral dan dikait-kaitkan dengan kabar hoax tertentu. Aduh kasian. Sudah botak malah dipakai oleh penyebar hoax untuk meminta like, amin dan share di media sosial.

3. Burung Beo Gundul Yang Menjadi Ikon Bagi Para Penyandang Cacat.

Sebut saja namanya Rhea. Nama yang cukup cantik bukan? hanya dengan mendengar namanya saja, pasti Jomblo Jomblo senior sudah jatuh cinta dan pengen kenalan. Tapi tunggu dulu, Rhea ini bukan nama gadis. Ia adalah seekor butung beo. Itu lho burung yang terkenal memiliki kecerdasan dan mampu menirukan berbagai macam suara manusia. Di beberapa rumah, kadang kita temui burung beo yang mampu menyambut tamu. Burung beo juga sering terlihat di sirkus sirkus mempertontonkan kemampuan unik seperti berhitung dan memainkan alat alat khusus layaknya manusia. Burung beo juga punya bulu bulu indah yang menutup tubuh mereka.

Burung Beo Gundul Yang Menjadi Ikon Bagi Para Penyandang Cacat.
Burung Beo Gundul Yang Menjadi Ikon Bagi Para Penyandang Cacat. image [source]

Berbeda dengan burung beo biasanya, Rhea ini mengalami penyakit langka yang dikenal dengan Psitasin Beak. Akibat penyakit tersebut semua bulu bulunya rontok. Meskipn terkena penyakit dan kehilangan bulu bulunya, untung saja dia di rawat oleh pemilik yang baik. sang pemilik tetap setia memelihara dan merawat si Rhea ini. setiap hari Rhea bermain dengan pemiliknya melakukan hal hal cerdas seperti menyusun puzzle. Saking cintanya dengan binatang peliharaan tersebut, sang pemilik sampai membuatkan akun instagram sendiri lho untuk si Rhea ini. di akun instagramnya tersebut ditampilkan foto foto brondol Rhea tanpa bulu ketika sedang melakukan aktivitas bermain dengan pemiliknya. Para pengguna instagram pun langsung bersimpati pada si Rhea ini. mereka menjadi penggemar setia dan mengirimkan berbagai macam sweater dari rajutan benang woll. Tujuannya supaya Rhea tetap hangat meskipun hidup tanpa bulu. Keceriaan Rhea dalam melakukan aktivitas bermain bersama pemilik meskipun semua bulu sudah rontok tersebut rupanya menginspirasi banyak orang. orang orang menjadi sadar bahwa ternyata tampil beda karena suatu kelainan penyakit itu oke oke saja. Rhea pun kemudian menjadi ikon bagi para penyandang cacat supaya terus bersemangat dan tidak minder dalam menjalani hidup.

4. Karya Jahat Ilmuwan Israel Yang Membuat Spesies Ayam Tanpa Bulu.

Manusia selalu berusaha untuk berinovasi dan menciptakan sesuatu yang baru. Misalnya saja, buah yang tahan virus hingga ada semangka tanpa biji. Biasanya yang menjadi objek penelitian para ilmuwan ini adalah tanaman, namun sejumlah ilmuwan israel memiliki pemikiran yang agak nyleneh. Bukan tumbuhan yang mereka rekayasa namun mereka mengubah-ubah sifat genetik dari seekor hewan. Hewan tersebut adalah ayam. Para ilmuwan Israel tersebut menciptakan ayam tanpa bulu.

 Karya Jahat Ilmuwan Israel Yang Membuat Spesies Ayam Tanpa Bulu.
Karya Jahat Ilmuwan Israel Yang Membuat Spesies Ayam Tanpa Bulu. image [source]

Kenapa Ilmuwan Israel menciptakan ayam tanpa bulu? Penyebabnya, mereka menganggap bahwa bulu ayam itu todak berguna dari sudut pandang industri penyedia daging ayam. Misalnya saja, di daerah panas, para peternak terpaksa menggunakan pendingin supaya produksi daging meningkat. Jika ayam yang mereka ternakan tumbuh tanpa bulu, maka pemasangan pendingin ini tidak perlu dilakukan. Yang kedua, jika ayam tumbuh tanpa bulu, maka mengolahnya akan mudah. Tinggal potong dan tak perlu lagi menghabiskan waktu lama untuk mencabuti bulu bulu. Dari sudut pandang manusia memang menguntungkan. Namun dari sudut pandang hewan, pemikiran seperti ini sangatlah kejam. Tanpa bulu ayam tidak akan bisa bereproduksi. Ayam jantan tidak bisa mengepak-ngepakan sayapnya untuk memikat para betina. Di samping itu ayam juga rentan terserang penyakit dan panas dari lingkungan luar. Melihat ayam yang biasanya gagah ketika punya bulu dan kemudian menjadi kulun akibat brondol seperti gambar di atas, siapa sih yang tega?

5. Simpanse Yang Kehilangan Rambut Ketika Umurnya Baru Satu Tahun.

Kali ini binatang yang kita bicarakan adalah simpanse, kerabat dekat manusia. Kerabat dekat bukan berarti kita punya hubungan darah lho dengan simpanse. Bukan juga berarti bahwa manusia itu berasal dari kera. Kerabat dekat artinya banyak kesamaan yang ada pada simpanse dan manusia tersebut. Misalnya saja kita sama sama mamalia, sama sama tubuhnya ditutup oleh rambut dan sama sama berasal dari kelompok primata. Ketika kita melihat simpanse di kebun binatang, biasanya tubuhnya ditutupi oleh bulu bulu lebat berwarna hitam keabu-abuan. Kita juga sering mempermainkan simpanse tersebut dengan melakukan gesture gesture tertentu atau melemparinya dengan kacang. Ketika terbungkus bulu bulu tersebut, simpanse terlihat lucu dan lemah. Terkesan kita bisa melakukan apa saja terhadap simpanse tersebut.

Simpanse Yang Kehilangan Rambut Ketika Umurnya Baru Satu Tahun.
Simpanse Yang Kehilangan Rambut Ketika Umurnya Baru Satu Tahun. image [source]

Kesan bahwa simpanse itu makhluk lemah akan serta merta hilang ketika bulu bulu itu dihilangkan dari tubuh mereka. Minimal inilah kesan yang tampak dari seekor simpanse bernama Ashes. Ia adalah seekor simpanse yang berumur 13 tahun. Ketika dilahirkan Ashes ini punya rambut penutup tubuh yang indah. Namun semua rambut itu sirna ketiak penyakit Alopecia Universalis menyerang. Pada waktu itu ashes berusia 1 tahun. Bulu bulu di seluruh tubuhnya rontok sedikit demi sedikit hingga akhirnya ia botak total. Ketika simpanse tampil tanpa bulu, ternyata malah kelihatan sangar ya. Coba saja perhatikan lengan tangannya yang penuh otot tersebut. Sepertinya, mengalahkan Ade Ray dalam lomba panco bukanlah masalah yang sulit bagi si Ashes ini. Otot otot tubuh simpanse tanpa bulu benar benar membuat iri para cowok. Untung saja ya wajah simpanse tersebut tetap jelek, sehingga para cowok tidak perlu khawatir, pacar kita akan ditikung oleh simpanse tersebut.

Menurut kamu, lebih eksotis mana penampilan hewan hewan di atas, Ketika punya bulu atau ketika tanpa bulu? Sepertinya yang tanpa bulu kelihatan menyeramkan ya. Memang, semua ciptaan tuhan itu tidak ada yang sia sia. Bahkan rambut atau bulu pun ada fungsinya sendiri sendiri. hanya karena kehilangan rambut, penampilan seseorang bisa menjadi sangat berbeda. Oleh karena itu, jika kamu masih punya rambut dijaga dan disyukuri ya. Tidak usah minta yang macam macam. Nanti kalau kepala sudah terlanjur botak, baru tahu deh betapa berharganya sehelai rambut. Jangan tunggu sampai menyesal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *