Sedang memuat Kampung Wadon Yang Mulai Punah Adalah Desa Unik Yang Isinya Hanya Kaum Wanita Di Jawa Timur

Kampung Wadon Yang Mulai Punah Adalah Desa Unik Yang Isinya Hanya Kaum Wanita Di Jawa Timur

Indonesia adalah salah satu negara kepulauan yang memiliki banyak keragaman dan keunikan yang tersebar di setiap penjuru daerah. Salah satunya adalah keunikan dari keberadaan kampung yang di beri dengan nama Desa Wadon atau dalam bahasa Indonesia bermakna Perempuan. Mungkin bagi yang belum pernah mendengarnya bakal mengira Desa Wadon merupakan sebuah wilayah yang di jadikan sebagai tempat dari keberadaan kelompok atau paguyuban perempuan. Namun pada faktanya nama dari Desa Wadon sendiri bukanlah merupakan nama dari sebuah paguyuban, melainkan adalah karena desa ini memang menjadi sebuah tempat yang wilayahnya hanya di isi oleh kaum hawa.

desa yang hanya di tinggali kaum wanita
desa yang hanya di tinggali kaum wanita [ image source ]

Desa Wadon tepatnya berada di daerah Ngawi Jawa Timur, percaya nggak percaya desa ini memang benar-benar merupakan desa yang hanya di huni oleh kaum wanita. Menariknya adalah dari puluhan tahun yang lalu hampir semua pekerjaan di desa ini juga tidak terlepas dari tangan-tangan para penduduk wanita yang tinggal di desa tersebut. Berikut ini adalah beberapa informasi menarik lainnya mengenai keberadaan dari desa Wadon yang wajib kamu ketahui.

1. Mitos Dari Desa Wadon

Mitos mungkin adalah salah satu perkara yang keberadaannya tidak pernah jauh dari kehidupan manusia meskipun kebenarannya belum benar-benar bisa di buktikan. Keberadaan mitos ternyata juga tidak luput dari keberadaan desa Wadon yang sejak zaman dahulu hanya di huni oleh kaum wanita. Salah satu mitos yang melekat dan sangat di percayai oleh masyarakat desa ini adalah keberadaan kaum laki-laki di desa ini hanya akan menjadikan suatu masalah dari kesengsaraan atau petaka yang dapat berujung kepada kematian bagi wanita yang membawanya.

mitos desa wadon
mitos desa wadon [ image source ]

Untuk itulah para kaum perempuan asli desa ini setelah menikah harus memilih dua pilihan yaitu mengikuti kemana suami tinggal atau harus tinggal di desa Wadon ini tanpa keberadaan suami alias harus tinggal secara terpisah dengan suaminya. Meskipun terlihat sangat sulit untuk di terima, namun pada kenyataannya hingga kini keberadaan lelaki yang tinggal di desa Wadon benar-benar tidak ada. Sebagian banyak para suami yang mendapatkan istri dari desa Wadon ini lebih memilih membangun tempat tinggal yang tidak jauh letaknya dari desa Wadon agar hubungan dengan sang istri selalu harmonis.

2. Aturan Pernikahan Desa Wadon

Jika di lihat dari mitos di atas, mungkin kehidupan dari para wanita yang tinggal di desa Wadon ini sangatlah memilukan karena harus jauh dari keberadaan lelaki. Mungkin kamu akan bertanya-tanya dengan bagaimana cara agar mereka bisa melestarikan keturunannya? Jawabannya adalah, wanita yang tinggal di desa ini ternyata boleh menikah dengan lelaki manapun yang ia inginkan. Syaratnya adalah setelah menikah para wanita di haruskan untuk tidak membawa sang suami untuk tinggal mengarungi bahtera rumah tangganya di desa Wadon ini.Larangan tersebut bukan berarti benar-benar melarang adanya kaum lelaki untuk menjejakkan kakinya ke desa Wadon.

penduduk desa wadon yang sebagian juga menikah
penduduk desa wadon yang sebagian juga menikah [ image source ]

Mitos tersebut hanyalah melarang para para lelaki mengarungi rumah tangganya di desa ini bersama dengan istrinya. Jika memang di butuhkan, para lelaki boleh mengunjungi istrinya untuk membantu segala keperluan yang di butuhkan oleh sang istri seperti contoh untuk membangun atau merenovasi rumah dan pekerjaan mustahil lainnya yang tidak bisa di kerjakan oleh wanita. Jika pada akhirnya wanita yang menikah mempunyai seorang keturunan, maka jika yang di lahirkan adalah laki-laki maka anak tersebut harus ikut dan tinggal serumah dengan ayahnya. Sedangkan untuk anak perempuan, maka anak tersebut bebas memilih dimana ia harus tinggal.

3. Lokasi Desa Wadon Yang Terpencil

Jika kamu penasaran dengan benar tidaknya desa Wadon ini, maka kamu bisa datang ke daerah terpencil yang ada di Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Lokasinya yang terpencil ternyata bukan berarti menjadikan desa ini jauh dari peradaban, karena pada faktanya warga yang tinggal di sini tetaplah mampu menjalankan aktifitas sehari-hari seperti warga desa lainnya. sebagian besar, para wanita yang ada di desa Wadon ini menjalani aktivitasnya dengan mengerjakan ladang atau sawah. Menariknya meskipun tanpa keberadaan dari para kaum lelaki, wanita-wanita yang ada di sini tetap mampu menyelesaikan segala aktivitasnya dengan baik.

lokasi yang terpencil tidak membuat para penduduknya berhenti berkarya
lokasi yang terpencil tidak membuat para penduduknya berhenti berkarya [ image source ]

Keunikan yang ada pada desa Wadon ini ternyata telah tersebar ke seluruh penjuru daerah terutama pada wilayah Ngawi sendiri. Hampir setiap hari banyak orang yang tinggal di daerah Ngawi sengaja datang untuk melihat dan mengunjungi desa Wadon karena penasaran dengan keunikannya. Meskipun kini keberadaan dari para penghuninya sebagian besar adalah perempuan paruh baya, keberadaan dari desa Wadon masih terus menjadi pusat perhatian bagi sejumlah penduduk yang ada di sekitar Jawa Timur.

4. Desa Yang Mulai Mengalami Kepunahan

Keberadaan dari desa Wadon mungkin memang telah banyak menarik perhatian dari hampir seluruh kalangan masyarakat terlebih khususnya yang tinggal di daerah Ngawi, Jawa Timur. Semua itu karena adanya mitos yang dari zaman dahulu sangat melekat tentang larangan dari keberadaan kaum pria untuk tinggal di desa tersebut yang katanya akan membawa bencana dan kesengsaraan. Dari fenomena tersebut, dulu memang desa ini banyak sekali di tinggali oleh kaum perempuan dari segala macam usia, dari perempuan yang berusia muda hingga yang telah berusia lanjut.

desa yang mulai punah
desa yang mulai punah [ image source ]

Jika dahulu desa ini sangat riuh dengan banyaknya keberadaan kaum perempuannya, namun untuk masa sekarang ini perlu di ketahui bahwa keberadaan dari desa Wadon sudah tidak seperti dulu lagi karena jumlah dari penduduk yang tinggal disini semakin hari kian semakin menyurut. Semua itu terjadi lantaran beberapa penduduknya terutama wanita yang telah menikah lebih memilih meninggalkan desa agar dapat tinggal bersama suaminya untuk membina rumah tangga yang selayaknya. Atas banyaknya wanita yang memilih tinggal dengan suami itulah, hal tersebut kini menjadi penyebab dari kepunahan desa Wadon.

Sahabat iyakan.com, itulah beberapa informasi menarik mengenai adanya keberadaan desa Wadon di Ngawi, Jawa Timur yang seluruh penduduknya mayoritas adalah kaum perempuan. Bagi kamu yang penasaran dengan keberadaan desa Wadon ini, maka jika kamu lagi berkunjung di daerah Ngawi jangan lupa ya untuk membuktikan keunikan dari desa ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *