Sedang memuat Fakta Dan Mitos Tentang Supermoon Serta Efeknya Bagi Kesehatan Manusia.

Fakta Dan Mitos Tentang Supermoon Serta Efeknya Bagi Kesehatan Manusia.

Ternyata Tubuh Kita Dengaruhi Oleh Supermoon

Tahun 2016 ini merupakan tahun spesial. Jika pada tahun tahun biasa, fenomena Supermoon terjadi dalam 13 bulan sekali, maka tahun 2016 ini kita bisa melihat 3 kali fenomena alam Supermoon. Fenomena supermon yang pertama pada 2016 terjadi pada September lalu, disusul dengan fenomena Supermoon pada Oktober dan terakhir Supermoon pada bulan November. Supermoon sendiri adalah fenomena dimana bulan Purnama terlihat lebih terang dan lebih besar dibandingnya bulan purnama biasa. Supermon ini terjadi karena lintasan bulan dalam mengitari bumi itu tidak berbentuk lingkaran penuh. Bentuk orbit bulan mengelilingi matahari ini adalah elips. Karena bentuk lintasan elips ini, maka pada waktu-waktu tertentu, jarak bumi dengan bulan menjadi lebih dekat dibandingkan waktu-waktu lain.

Fakta Dan Mitos Tentang Supermoon Serta Efeknya Bagi Kesehatan Manusia.
Fakta Dan Mitos Tentang Supermoon Serta Efeknya Bagi Kesehatan Manusia. image [source]

fenomena Supermoon pada 14 November 2016 mendatang disebut juga dengan Beaver moon. Dinamakan Beaver moon karena orang-orang pada jaman dahulu berburu berang-berang (beaver) disaat-saat ini. jika kelewatan tidak menyaksikan fenomena supermooon pada 14 november 2016 mendatang kamu harus menunggu hingga tahun 2034 untuk bisa melihat bulan sebesar ini lagi. Selain indah untuk dilihat, fenomena bulan super besar ini ternyata juga mempengaruhi kesehatan tubuh kamu lho. Berikut ini fakta dan mitos tentang Supermoon serta pengaruhnya terhadap kesehatan tubuh manusia.

1. Fenomena Supermoon 14 November 2016

supermon pada 14 November 2014 mendatang bisa dilihat dengan mata telanjang. asal dilihat dari tempat yang bersih dari polusi cahaya. Supermpon terjadi ketika bulan berada di fase Bulan Purnama, dan bulan berada di jarak paling dekat dengan bumi. titik dimana jarak bumi dan bukan paling dekat ini disebut titik Perigree. salah seorang ahli yang bekerja di NASA mengungkapkan bahwa pada event Supermoon 14 November 2016 nanti ukuran bulan akan bertambah besar 14 persen, sementara kecerahannya akan bertambah 30 %. fenomena Supermoon sendiri sebenarnya terjadi setiap 13 bulan sekali, namun ukurannya tidak sebesar Supermoon yang akan terjadi pada 14 November 2014 mendatang.

Fenomena Supermoon 14 November 2016
Fenomena Supermoon 14 November 2016. image [source]

fenomena Supermoon yang terjadi 70 tahun sekali. akan terjadi pada 14 November 2016. jika terlewat maka kesempatan anda untuk melihat lagi adalah pada tahun 2034. menurut info dari space.com Bob breman, fenomena Supermoon pada 14 November 2016 mendatang bukan hanya akan menjadi Supermoon terdekat dan paling terang selama 2016, namun itu akan menjadi yang terbesar sejak 1948.

2. Supermoon Mempengaruhi Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi pada wanita umumnya berlangsung selama 28 hari. Siklus bulan mengitari bumi juga berlangsung dalam kurum waktu tidak jauh berbeda dengan siklus menstruasi yaitu 29.5 hari. Seringkali karena kesamaan siklus menstruasi dengan periode bulan mengitari bumi ini orang mengkait-kaitkan datangnya menstruasi dengan datangnya Supermoon.

Supermoon Mempengaruhi Siklus Menstruasi
Supermoon Mempengaruhi Siklus Menstruasi. image [source]

Pada tahun 2011 sekelompok peneliti di skandinavia mengamati siklus menstruasi pada 826 orang. hasilnya 30 persen dari wanita tersebut mengalami menstruasi tepat ketika bulan dalam fase purnama. 12 persen ari 825 wanita mengalami menstruasi di luar waktu Supermoon dan sisanya tidak memiliki pola menstruasi yang jelas. Dari pernelitian ini tampak bahwa orang yang mengalami menstruasi di waktu bulan dalam fase purnama adalah kelompok yang paling banyak. dari hasil penelitian tersebut, para ahli menyimpulkan bahwa datangnya Supermoon, termasuk Supermoon memang berpengaruh terhadap menstruasi wanita.

3. Supermoon Meningkatkan Angka Kelahiran

Ketika fenomena Supermoon terjadi, maka jarak bumi dengan bulan berada pada keadaan paling dekat. Kita tahu bahwa bulan memiliki daya tarik yang dinamakan gravitasi bulan. Pengaruh gravitasi bulan ini terbukti cukup besar dalam mempengaruhi tinggi rendahnya pasang air laut. Selain mempengaruhi pasang surut ait laut, ternyata energi gravitasi bulan saat Supermoon ini juga mempengaruhi angka kelahiran di bumi.

Supermoon Meningkatkan Angka Kelahiran
Supermoon Meningkatkan Angka Kelahiran. image [source]

Para peneliti telah melacak data kelahiran dari 1000 bayi di sebuah rumah sakit swasta di Kyoto Jepang. Si ibu hamil sebelumnya tidak pernah diberi pemacu kelahiran jenis apapun. Setelah diamati ternyata pada saat terjadi fenomena Supermoon, angka kelahiran di rumah sakit tersebut cenderung lebih tinggi dibandingkan angka kelahiran di hari-hari lain. bagaimana ya gravitasi dari Supermoon ini mampu mempengaruhi angka kelahiran? Para ahli mengkaitkan fakta bahwa sebagian besar tubuh manusia terdiri atas air. Gravitasi dari bulan tersebut mempengaruhi air yang ada di alam tubuh wanita sehingga kandungan terjadi perubahan komposisi hormon. Kemungkinan besar, perubahan hormon inilah yang memicu kontraksi pada kehamilan ibu.

4. Supermoon mempengaruhi pola tidurmu

Sebuah penelitian menempatkan 33 orang dalam sebuah laboratorium. Dalam ruangan tersebut para sukarelawan di setting untuk tidak bisa melihat cahaya luar ataupun melihat jam. Mereka diminta untuk tidur nirmal jika merasa ngantun dan bangun ketika sudah merasa cukup tidur. Data tidur dari ke 33 orang tersebut dikumpulkan dan dibandingkan dengan siklus bulan. Hasilnya di hari-hari ketika bulan mengalami Supermoon, orang orang tersebut menjadi susah tidur.

Supermoon mempengaruhi pola tidurmu
Supermoon mempengaruhi pola tidurmu. image [source]

Ketika sampel darah mereka diambil dan diteliti kandunganya, di ketahui bahwa hormon yang mempengaruhi munculnya rasa kantuk menjadi lebih sedikit konsentrasinya dibandingkan pada darah orang sewaktu bulan tidak purnama. Temuan ini membuat para ahli menyimpulkan adanya hubungan antara terjadinya Supermoon, termasuk Supermoon dengan fenomena susah tidur pada orang-orang. pada jaman dahulu ketika listrik belum ditemukan, pengaruh Supermoon terhadap pola tidur manusia lebih terasa. Ketika belum ada listrik, maka sinar bulan menjadi sumber cahaya utama. Ketika bulan sedang di fase purnama, meskipun malam, bulan tetap terang. Karena hormon pemicu rasa kantuk produksinya ditekan ketika ada cahaya, maka orang-orang menjadi susah kantuk pada waktu purnama.

5. Supermoon Membuat Banyak Orang Berperilaku Gila.

Salah satu kata yang artinya gila dalam bahasa inggris adalah lunatik. Lunatic ini berasal dari nama dewa bulan yang dipuja orang jaman Yunani, kuno. Nama dewa Yunani tersebut adalah Luna. Luna ini dipercaya muncul pada Supermoon dan membuar manusia memperlihatkan perilaku-perilaku susah di kontrol mendekati gila. Orang-orang barat menyebut perilaku susah dikontrol orang-orang ketika terjadi Supermoon ini dengan istilah lunatic tersebut.

Supermoon Membuat Banyak Orang Berperilaku Gila
Supermoon Membuat Banyak Orang Berperilaku Gila. image [source]

Para ahli menduga bahwa perilaku banyak orang yang sudah diatur dan cenderung gila di waktu Supermoon ini terjadi pada orang-orang jaman dahulu. Supermoon membuat malam menjadi terang. Akibat suasana yang terang tersebut, hormon pemicu rasa kantuk dalam tubuh manusia menurun keberadaanya. Orang-orang menjadi susah tidur. Kondisi tubuh lelah, namun tidak juga merasa kantuk, dua hal itulah yang memungkinan memicu orang untuk mudah marah, dan perilakunnya buruk. Pengaruh bulan terhadap perilaku manusia tersebut kemungkinan besar kini telah berkurang. Penyebabnya selain sudah ditemukan listrik, sinar bulan tersebut kalah oleh sinar layar gadget yang dibawa-bawa manusia hingga ke tempat tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *