Puluhan Tahun Diteliti, Ini Fakta Mengejutkan Tentang Otak Manusia Yang Diungkap Oleh Para Ahli.

Tersimpan Potensi Besar Pada Otak Kita

Ilmu pengetahuan telah mengalami kemajuan yang pesat. Manusia telah mampu membuat robot dan kecerdasan buatan. Robot dan kecerdasan buatan manusia tersebut mampu melakukan hal hal yang luar biasa seperti menari, melakukan gerakan akrobatik hingga melakukan tugas rutin manusia. Semua kemajuan di bidang teknologi tersebut diperoleh berkat kerja bagian tubuh manusia yang disebut otak. Otak manusia memang luar biasa mengagumkan. Di sana tersimpan pusat memori yang ukurannya tidak bisa ditandingi oleh komputer manapun. Otak juga menjadi pusat pengendalian aktifitas tubuh baik yang terlihat di luar maupun tidak.

Fakta tentang otak manusia
Fakta tentang otak manusia. image [source]

Karena kemampuan otak yang luar biasa ini, para ahli sejak dulu tertarik untuk mempelajarinya. Mereka mengambil sampel sampel otak dari orang yang sudah mati. Para ahli ini juga menyimpan sampel otak dari orang cerdas seperti Einstein. Namun meskipun para ahli sudah mempelajari otak sejak lama, nyatanya masih saja ada fakta fakta tentang otak yang belum di mengerti sepenuhnya oleh para ahli. Meskipun begitu tidak sedikit juga lho fakta fakta tentang otak yang sudah berhasil di ungkap oleh para ahli. Beberapa fakta diantaranya cukup mengejutkan. Fakta fakta yang terungkap tentang otak manusia tersebut menunjukkan bahwa tubuh manusia itu super canggih. Mah jika kamu ingin tahu fakta-fakta apa saja yang telah berhasil di kuak oleh para ahli, berikut ini infonya.

1. Otak Sebenarnya Tidak Bisa Merasa Sakit.

Rasa sakit merupakan mekanisme perlindungan tubuh yang dimiliki sejak lahir. Ketika kamu merasa sakit, maka bagian tubuh yang terasa sakit tersebut berada dalam keadaan bahaya. Entah karena tekanan, sentuhan, panas atau penyebab lain. yang menyebabkan kita bisa merasakan sakit adalah penerima rangsang berupa serabut yang disebut dengan Nociceptor. Reseptor Nociceptor ini ada di kulit di otot dan di seluruh bagian tubuh lain. ketika nociceptor ini terkena tekanan, ia akan menyalurkan rangsang tekanan tersebut ke otak melalui sel saraf. Ketika rangsang sampai ke otak, barulah kita merasa sakit. Obat pereda sakit bekerja dengan memutus jalur pengiriman sinyal dari bagian tubuh yang sakit menuju otak. Jika pengiriman sinyal sakit dihambat, kita pun tidak lagi merasa sakit.

Otak Sebenarnya Tidak Bisa Merasa Sakit.
Otak Sebenarnya Tidak Bisa Merasa Sakit. image [source]

Ketika para ahli meneliti anatomi otak, mereka tidak menemukan keberadaan dari nociceptor ini. itu artinya otak sebenarnya tidak bisa merasa sakit. Itulah mengapa ketika dokter melakukan operasi pada otak, biasanya pasien dalam keadaan sadar. Fungsinya untuk memastikan agar prosedur operasi yang dilakukan oleh dokter bedah tidak menganggu fungsi penglihatan dan kesadaran si pasien. Jika pasien sadar, gangguan penglihatan akibat operasi otak dapat segera diatasi kan. Meskipun pasien sadar ketika otaknya di obrak abrik oleh dokter, pasien bedah otak tersebut tidak merasa kesakitan. Anehnya, jika otak tidak bisa merasakan sakit, kenapa kita sering merasa sakit kepala ya? Ternyata ketika kita sakit kepala, yang terasa nyut-nyutan sebenarnya bukanlah bagian otak itu sendiri. Sakit kepala terjadi pada selaput yang membungkus otak. Selaput ini disebut dengan pleura. Di pleura inilah reseptor penerima rangsang sakit tersebar merasa dan peka terhadap tekanan. Ketika terjadi kenaikan tekanan darah, pleura inilah yang memicu sensasi rasa nyut-nyutan di kepala kita.

2. Di Dalam Otak Kita Terdapat Pembuluh Darah Sepanjang 160 Ribu Kilometer.

Seluruh bagian tubuh kita perlu makan. Makanannya berupa sari sari makanan dari daging, nasi, lauk pauk serta minuman yang telah di pecah. Nutrisi yang siap di cerna oleh sel-sel tubuh berupa asam amino, asam lemak dan glukosa. Ketiga macam nutrisi sel ini di edarkan oleh darah melalui pembuluh darah. Otak juga memerlukan nutrisi ini. karena aktivitas otak tidak pernah terhenti, baik saat tidur maupun saat terjaga maka otak memerlukan nutrisi serta oksigen dalam jumlah banyak. otak ini tersusun atas berjuta juta sel neuron. Karena terus aktif, maka otak memakai 17 peersen dari total energi tubuh dan 20 persen oksigen. Padahal masa otak dalam tubuh kita hanyalah 2 persen saja dari keseluruhan masa tubuh.

Di Dalam Otak Kita Terdapat Pembuluh Darah Sepanjang 160 Ribu Kilometer.
Di Dalam Otak Kita Terdapat Pembuluh Darah Sepanjang 160 Ribu Kilometer. image [source]

Untuk menopang jutaan sel saraf tersebut di dalam otak kita terdapat pembuluh darah yang bercabang cabang. Cabang cabang pembuluh darah di otak ini jika di sambung sambung akan sepanjang 160 ribu kilometer. Sebagai perbandingan, jarak jogja jakarta saja hanya 500 kilometer. Jadi panjangnya pembuluh darah yang ada di otak ini sama saja dengan 160 pulang pergi jogja jakarta. Dengan pembuluh darah yang banyak dan bercabang cabang ini setiap sel otak dapat memperoleh nutrisi yang cukup.

3. Otak Albert Enstein, Orang Jenius Dari Abad 20, Masih Tersimpan.

Beberapa saat setelah Albert Einstein meninggal dunia pada 1955, seorang ahli patologi dari rumah sakit Princeton melakukan operasi pengambilan otak selama tujuh setengah jam. ahli patologi tersebut bernama Thomas Stoltz Harvey. Setelah berhasil mengambil otak Albert Einstein, ia melakukan pemotretan dari banyak sisi dan kemudian mengawetkanya larutan formalin 50 %. Saat itu otak einstein menarik minat banyak orang. para ahli ingin mempelajari anatomi dari otak Einstein ini untuk menemukan rahasia di balik kejeniusan Einstein. Ternyata bagian korteks otak Einstein memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan otak orang normal. Di ketahui bagian otak inilah yang berkembang ketika primata berevolusi menjadi mahluk yang lebih cerdas. Secara keseluruhan, ukuran otak Einstein hampir sama dengan ukuran otak manusia lainnya, yaitu 1,23 kilogram.

Otak Albert Enstein, Orang Jenius Dari Abad 20, Masih Tersimpan.
Otak Albert Enstein, Orang Jenius Dari Abad 20, Masih Tersimpan. image [source]

Setelah otak Einstein diawetkan, kemudian awetanya di bawa ke universitas pensilvania. Beberapa saat kemudian tidak ada orang yang tahu keberadaan otak Einstein tersebut setelah Dr Harvey pindah ke california. Baru pada tahun 1978 seorang jurnalis dari Intrepid melacak keberadaan Dr Harvey di Wichita, Kansas. Dr Harvey kemudian mengakui bahwa ia masih menyimpan Otak Einstein tersebut dalam bentuk 240 bagian seukuran 1 cm. terbungkus dalam botol awetan berisi Formaldehit. Otak Einstein pun kemudian diamankan di universitas Pensilvania amerika serikat.

4. Otak Pria Lebih Besar Dari Otak Wanita.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa wanita susah ditebak dari pada laki-laki. Banyak orang menganggap wanita lebih sering memakai perasaan daripada logika. Wanita lebih sering memakai hati sedangkan lelaki lebih bisa memakai otak. Tak jarang juga ada pendapat yang mengatakan bahwa laki laki lebih pintar dari pada perempuan. Semua pendapat tersebut memang belum bisa dibuktikan secara ilmiah, namun yang pasti otak rata rata pria lebih besar daripada otak wanita. Eits meskipun begitu, laki laki jangan keburu bangga dulu ya dengan mengklaim lebih pintar karena memiliki otak lebih besar. Ternyata meskipun ukuran otak wanita lebih kecil, mereka memiliki lebih banyak sel saraf. Selain itu sel sel saraf pada otak wanita juga saling terkoneksi lebih baik dari pada pria.

Otak Pria Lebih Besar Dari Otak Wanita.
Otak Pria Lebih Besar Dari Otak Wanita. image [source]

Karena memiliki sel saraf dan terkoneksi lebih baik dari pada otak pria, otak wanita mampu bekerja lebih efisien. Namun otak wanita cenderung dominan pada otak kanan. Sedangkan pria lebih dominan pada otak kiri. Otak kanan ini merupakan otak yang memproses emosi. Sedang otak kanan lebih dominan memproses informasi informasi yang logis. Jadi benar stereotip yang beredar selama ini bahwa wanita lebih emosional dari pada laki-laki.

5. Otak Kita Lebih Aktif Ketika Tidur Dibandingkan Ketika Sedang Terjaga

Tidur merupakan aktivitas yang penting. Tidur menjaga kita tetap bugar dan bisa fokus. Tanpa tidur konsentrasi kita berkurang dan kemampuan kognitif kita pun menurun. Ada orang yang beranggapan tidur adalah salah satu cara untuk mengistirahatkan otak. Banyak orang yang mengira bahwa ketika tidur maka otak kita akan beristirahat dan tidak aktif. Ternyata kondisinya berkebalikan dengan keyakinan kita tersebut. Saat tidur otak kita justru lebih aktif dibandingkan ketika kita terjaga. Apa saja ya yang dilakukan oleh otak kita ketika tidur tersebut?

Otak Kita Lebih Aktif Ketika Tidur Dibandingkan Ketika Sedang Terjaga
Otak Kita Lebih Aktif Ketika Tidur Dibandingkan Ketika Sedang Terjaga. image [source]

Ternyata ketika sedang tidur, otak justru sedang memproses semua informasi yang kita dapatkan di siang harinya ketika kita beraktivitas. Kemumgkinan besar, ketika otak sedang memproses informasi saat kita tidur tersebut, kita mengalami apa yang dinamakan dengan mimpi. Saat tidur otak kita mengorganisasikan memori memori yang kita dapat dan menyimpannya di tempat masing masing. Ada yang berpendapat proses ini berguna untuk mengosongkan otak dari informasi yang tidak berguna. Mirip komputer yang perlu mengosongkan memori sisa sisa proses secara rutin. Kalau tidak dikosongkan komputer menjadi lemot. Begitu juga otak kita. orang dengan IQ tinggi bermimpi lebih sering. Fakta lainnya tidur di siang hari meningkatkan kebugaran dan kemampuan fokus kita. wah tidur siang berarti bagus untuk meningkatkan produktifitas kerja kita.

Keren, ternyata sejak lahir kita dibekali dengan otak yang super canggih. Oleh karena itu kita tentu harus bersyukur dengan modal yang tidak bisa diukur nilainya ini. semakin sering di pakai, otak kita bukannya semakin rusak, justru makin berkembang. Maka dari itu, mari kita manfaatkan otak kita untuk hal hal positif. Jangan sampai karunia mengagumkan dari tuhan ini justru di pakai untuk berbuat kerusakan di bumi. Namun ingat, selalu jaga kesehatan otak ya, karena jika sampai rusak, otak tidak bisa di beli lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *