Sedang memuat Penyakit Jantung Sebagai Pembunuh Nomer Satu Di Dunia Dan 4 Mitos Salah Terkait Dengannya

Penyakit Jantung Sebagai Pembunuh Nomer Satu Di Dunia Dan 4 Mitos Salah Terkait Dengannya

Pengetehuanmu Tentang Penyakit Jantung sudah Benar Belum?

Jantung merupakan salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia. Tugas jantung itu sangat berat. Ia harus memompa darah supaya bisa mengalir di semua penjuru saluran pembuluh vena dan arteri. Jantung manusia tidak pernah istirahat. Ketika tidur pun, jantung masih aktif berdenyut untuk menjaga supaya semua sel sel tubuh menerima suplai oksigen serta nutrisi. Jika jantung berhenti berdetak selama 1 menit saja, maka otak manusia bisa rusak karena kekurangan suplai oksigen. Tahu kan bagaimana akibatnya jika otak sudah rusak? Otak tidak bisa kembali full 100 persen fungsi fungsinya.

Penyakit Jantung Sebagai Pembunuh Nomer Satu Di Dunia Dan  4 Mitos Salah Terkait Dengannya
Penyakit Jantung Sebagai Pembunuh Nomer Satu Di Dunia Dan 4 Mitos Salah Terkait Dengannya. image [source]

Karena jantung adalah organ yang bekerja terus menerus, maka jantung ini jika tidak dijaga rentan mengalami gangguan. Setiap gangguan yang ada pada jantung memicu terjadinya penyakit jantung. Di Amerika serikat yang notabene sudah maju, penyakit jantung ini merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Setiap tahun tidak kurang dari setengah juta orang meninggal akibat penyakit jantung. Fakta ini tentu saja sangat mengerikan. Jika yang negara maju saja banyak rakyatnya meninggal karena sakit jantung, lalu bagaimana dengan nasib kita kita ini yang tinggal di negara berkembang. Pasti resiko penyakit jantung lebih tinggi dong daripada yang dialami rakyat di negara berkembang. Pasalnya di negara berkembang tidak semua rakyatnya sadar potensi bahaya dari penyakit jantung ini. di samping itu tidak semua rakyat di negara berkembang punya akses ke fasilitas kesehatan. Ancaman dari penyakit jantung ini makin tinggi karena di masyarakat beredar mitos mitos salah tentang penyakit jantung. Jika tidak di luruskan tentu semakin banyak orang terancam oleh resiko penyakit jantung ini. oleh karena itu agar kamu tidak menjadi salah satu korban mitos salah tentang penyakit jantung sebaiknya kamu simak informasi di bawah ini.

1. Makanan Makanan Yang Mengandung Kolesterol Ternyata Bukan Musuh Utama

banyak yang bilang bahwa makanan yang mengandung banyak kolesterol itu berbahaya bagi keseharian. Menurut mereka kolesterol yang terlalu banyak pada akhirnya akan menumpuk di dalam tubuh. Kolesterol tersebut kemudian akan larut dan ikut terbawa ke dalam aliran darah. Karena kolesterol ini sifatnya kental, maka darah kemudian akan menjadi terlalu kental. Jika memompa darah yang keencerannya normal saja jantung manusia sudah keteteran, maka kerja jantung akan semakin berat dengan adanya terlalu banyak kolesterol di darah ini. kolesterol yang terlalu banyak di peredaran darah juga sebagian akan menumpuk di pembuluh darah. Padahal kita tahu sendiri ukuran pembuluh darah itu kecil kecil. Jika tersumbat oleh kolesterol di sana sini maka tekanan darah akan semakin tinggi dan pembuluh darah beresiko pecah di bagian yang paling lemah. Jika pembuluh darah yang pecah berada di bagian otak, maka terjadilah pendarahan otak yang bisa memicu stroke.

Makanan Makanan Yang Mengandung Kolsterol Ternyata Bukan Musuh Utama
Makanan Makanan Yang Mengandung Kolsterol Ternyata Bukan Musuh Utama. image [source]

Kolesterol memang berbahaya. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa kolesterol yang kerjaannya menyumbat pembuluh darah manusia dan di duga menyebabkan penyakit jantung itu didapat tubuh bukan dari makanan. kolesterol jahat tersebut dibentuk sendiri oleh tubuh kita. jadi bukan berasal dari bahan makanan seperti telur dan jeroan yang kita makan. Kolesterol terbentuk ketika kita memakan karbohidrat dan lemak dalam jumlah berlebih. Jadi ketika di alam tubuh kita banyak mengandung karbohidrat dan lemak, dua zat tersebut akan berinteraksi membentuk kolesterol jahat. Sejak tahun 2015 pembatasan makanan yang mengandung kolesterol dihilangkan dari petunjuk penyusunan diet sehat. Asyik, makan telur berarti aman nih.

2. Tidak Semua Lemak Itu Jahat Bagi Jantung.

Doktrin yang ada di masyarakat kita menyatakan bahwa lemak itu jahat. Lemak menyebabkan kegemukan dan tingginya kolesterol tubuh. Karena saking kuatnya doktrin bahwa lemak itu jahat, maka banyak orang yang menghindari memakan lemak dalam dietnya. Mereka benar benar membatasi makanannya untuk jenis jenis tertentu. Misalnya saja hanya makan sepotong roti ditambah buah buahan. Menghindari susu berlemak serta makanan makanan lain yang mengandung lemak tinggi.

Tidak Semua Lemak Itu Jahat Bagi Jantung.
Tidak Semua Lemak Itu Jahat Bagi Jantung. image [source]

Faktanya, tidak semua lemak itu jahat. Ada juga lemak lemak yang dibutuhkan oleh tubuh kita. lemak apa itu? Rata rata lemak yang jahat dalam tubuh kita itu berupa lemak jenuh. Kita mendapatkan lemak jenuh ini sebagian besar dari makanan makanan olahan daging hewan. Jika kebanyakan makan makanan dengan kandungan lemak jenuh ini ditambah dengan makan nasi dalam jumlah banyak,maka kolesterol pun akan tumbuh subur di badan kita. lemak yang baik bagi tubuh kita adalah lemak lemak yang berasal dari tanaman. lemak lemak dari tanaman ini biasa kita sebut dengan lemak nabati. Kenapa lemak nabati baik untuk tubuh, karena lemak nabati biasanya berupa lemak lemak tak jenuh yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh. Salah satu sumber lemak nabati ini adalah kadang kedelai, lacang kenari dan buah alpukat. Oh ya omega 3 yang ada di daging ikan salmon juga salah satu contoh dari lemak baik ini.

3. Kebanyakan Duduk Efek Bahayanya Sama Dengan Merokok.

Banyak orang yang menduga bahwa penyakit jantung itu penyebab utamanya adalah makanan. namun ternyata selain makanan gaya hidup juga sangat berpengaruh. Seperti kita tahu, saat ini kita sedang di manjakan oleh berbagai kemudahan yang dihadirkan oleh teknologi. Mau berjalan ke tempat yang dekat, kita memakai hover board. Bisa menggelinding sendiri tanpa kita perlu mengeluarkan tenaga. Mau belanja? Yang perlu kita lakukan tinggal duduk pencet ini pencet itu dan belanjaan pun sudah diantar. Jika perlu pergi ke tempat yang jaraknya Cuma 50 meter, kita pun dimudahkan dengan adanya kendaraan bermotor. Berbagai kemudahan itu pada akhirnya menyebabkan otot kita tidak pernah beraktivitas.

Kebanyakan Duduk Efek Bahayanya Sama Dengan Merokok.
Kebanyakan Duduk Efek Bahayanya Sama Dengan Merokok.image [source]

Jarang melakukan aktivitas fisik sementara pekerjaan kita duduk duduk saja setiap hari, inilah salah satu pemicu munculnya resiko penyakit jantung. Saat kita duduk, metabolisme kita melambat. Artinya nutrisi nutrisi yang sudah terlanjur di makan lama di pecah, lama di pakai. Darah menjadi tinggi kandungan gulanya karena kebutuhan gula sel sel tubuh rendah. Kadar gula yang selalu tinggi ini memicu terjadinya diabetes tipe 2. Karena kadar gula tinggi, hati akan merubahnya menjadi glikogen dan menyimpannya sebagai lemak. Hasilnya tubuh kita mengalami kegemukan. sudah diabetes, masih ditambah kegemukan resiko terkena penyakit jantung pun makin tinggi. Alasannya berat badan yang berlebih tersebut akan menekan pembuluh darah sehingga jantung lebih susah dalam memompanya. Jadi kurangi duduk dan perbanyak aktivitas fisik ya.

4. Karbohidrat Juga Perlu Diperhatikan Untuk Mencegah Resiko Terkena Penyakit Jantung Ini.

Yang sering terjadi orang hanya fokus pada lemak dan kolesterol ketika membicarakan tentang penyakit jantung ini. padahal nyatanya, jumlah asupan karbohidrat ini juga mempunyai peran penting lho sebagai faktor pemicu terjadinya penyakit jantung. Sebagai informasi, ketika kita memakan karbohidrat, maka tubuh akan memprosesnya menjadi gula. Makan karbohidrat banyak berarti gila darah juga langsung banyak. untuk mengatasi gula darah yang melonjak ini tubuh akan mengeluarkan insulin di pembuluh darah dan terkumpul di sel sel epitel pelapis pembuluh darah.

Karbohidrat Juga Perlu Diperhatikan Untuk Mencegah Resiko Terkena Penyakit Jantung Ini.
Karbohidrat Juga Perlu Diperhatikan Untuk Mencegah Resiko Terkena Penyakit Jantung Ini. image [source]

Efek dari dikeluarkannya hormon insulin dalam jumlah besar ini, sel sel epitel dalam pembuluh darah akan mengalami pembengkakan dan peradangan.jika kondisi ini berlangsung secara terus menerus tentu pembuluh darah kita menjadi rapuh dan mudah pecah. Yah larinya ke penyakit jantung lagi. Oleh karena itu sebaiknya konsumsi gula perlu dikurangi jika diet karbohidrat kita sudah tinggi. Maksimal konsumsi gula hanya 10 persen saja dari total diet kita. jika lebih dari itu bisa berbahaya bagi kesehatan jantung. Ingat gula ini asalnya bisa dari mana saja lho. Coklat, eskrim, kue dan juga roti. Jadi hati hati dalam memilih makanan.

Selalu ingat ingat ya ke 4 hal terkait penyakit jantung di atas. Pacar yang belum tentu jadi milikmu saja kamu jaga dan sayangi. Masak jantung yang sudah sejak lahir memberikan kehidupan kamu abaikan. Yang terpenting jangan pernah lupa bahwa mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Segalanya akan menjadi sulit jika kamu terlanjur sakit. oleh karena itu sayangi jantungmu ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *