Festival Aneh Dan Unik di Dunia Yang di Khususkan Untuk Mereka Yang Tuna Asmara, Alias Para Jomblo

Mungkin hampir di setiap negara memiliki tradisi atau festival unik dalam memperingati sesuatu yang tentunya pasti berbeda-beda. Dari mulai festival yang memperingati tentang sejarah, hingga menjalankan tradisi kuno yang masih di lestarikan. Atau seperti halnya dengan tradisi atau festival untuk mencari jodoh yang di beberapa tempat di khususkan untuk para jomblo yang belum mendapatkan jodoh.

jomblo festival
jomblo festival [ image source ]

Kebanyakan sih ritual atau festival yang di adakan untuk para jomblo ini memang di khususkan sebagai ajang untuk mencari jodoh. Tapi beberapa diantaranya dari tradisi untuk para jomblo ini justru menjadi tradisi yang terlihat sangat unik dan aneh. Nah dari pada tambah penasaran seperti apa tradisi ritual dari para jomblo tersebut, yuk simak saja ulasan berikut ini.

1. Festival Jomblo Gokon

Gokon sendiri sejatinya adalah merupakan kependekan dari Gogo Konpa yang berarti adalah merupakan hari untuk kumpul-kumpul. Gokon sendiri adalah sebah tradisi Jepang yang di khususkan sebagai hari spesial untuk para jomblo. Dalam tradisi ini, para jomblo akan berkumpul dan di pertemukan dengan mereka sesama jomblo. Intinya acara ini diadakan semalam suntuk untuk mereka para muda-mudi Jepang untuk makan, minum, dan karaoke bareng. Nah bagi diantara mereka yang kedapatan saling cocok, maka di perbolehkan untuk saling melanjutkan penjajakan setelahnya.

festival jomblo gokon
festival jomblo gokon [ image source ]

Namun sayang kini tradisi Gokon sudah sangat jarang di temui di Jepang, lantaran tradisi gokon kerap di salah gunakan untuk ajang pelecehan seksual bagi para kaum wanita. Semua itu terjadi lantaran kebanyakan pria jomblo yang hadir di acara tersebut justru memaksa wanita jomblo untuk banyak minum. Tujuannya apalagi kalau tidak untuk menjadikan wanita-wanita mabuk lalu mereka bebas melakukan perbuatan bejatnya.

2. Festival Jomblo Guanggun Jie

Jika di Jepang ada festival untuk para jomblo yang di sebut dengan Gokon, di China juga ada festival khusus untuk para jomblo yang di sebut dengan Guanggun Jie. Festival Guanggun Jie ini telah resmi di tetapkan sebagai salah satu festival yang selalu di laksanakan pada setiap tanggal 11 november. Kata Guanggun Jie sendiri memiliki arti yaitu hari ranting telanjang, yang berarti para jomblo baik pria atau wanita yang mengikuti festival ini diharuskan tidak memakai baju.

festival jomblo Guanggun Jie
festival jomblo Guanggun Jie [ image source ]

Tapi jangan ngeres dulu ya, tidak memakai baju bukan berarti telanjang, tapi hanya memakai pakaian yang ekstra minim. Awal mulanya tradisi festival ini adalah berasal dari tradisi yang kerap di lakukan oleh mahasiswa di Universitas Nanjing sejak tahun 1993. Semenjak kepopulerannya, festival ini kemudian menyebar secara cepat hingga menjadi tradisi festival paling populer di China. Saking populernya, di setiap tanggal 11 november, festival untuk para jomblo di China ini hampir tidak pernah sepi peminat nya.

3. Festival Jomblo Black Days

Dari festival Guanggun Jie, kini kita beralih ke festival untuk para jomblo yang sering di adakan di Korea Selatan yagn di sebut dengan Black Day. Jika kita melihat sekilas tentang berbagai macam drama Korea yang sering kali mengoyak hati karena kisah percintaannya, sepertinya semua itu berbanding terbalik dengan kenyataan yang di alami oleh para muda-mudi Korea yang justru tak seindah yang ada di film. Buktinya tidak sedikit loh jumlah muda-mudi Korea yang jomblo, dan jomblo disana berarti sama saja tertimpa kesialan.

festival jomblo balck days
festival jomblo balck days [ image source ]

Meskipun menjadi jomblo itu adalah merupakan salah satu bentuk dari kesialan, namun kebanyakan muda-mudi di Korea tidak malah menangis atau curcol di sosmed melainkan justru bergembira untuk merayakannya dengan mengadakan acara Black Day. Black Day adalah dimana mereka yang jomblo akan memakai pakaian serba hitam, dan merayakannya dengan memakan jajanmyeon atau pasta kedelai hitam yang rasanya pahit. Sepahit penderitaannya dalam kesehariaannya menjadi seorang jomblo.

4. Festival Jomblo Cinnamon Days

Festival aneh dan unik yang di khususkan untuk para jomblo yang terakhir adalah berasal dari negara Denmark yang disebut dengan Cinnamon Day. Mungkin festival Cinnamon day ini sedikit berbeda dengan tradisi para jomblo yang di lakukan di Jepang, China, dan Korea, pasalnya tradisi ini tidak ada unsur hapy-hapy bagi si jomblo melainkan hukuman bagi para jomblo. Hukumannya adalah di taburi dengan bubuk kayu manis pada seluruh bagian tubuh para jomblo.

festival jomblo cinnamon day
festival jomblo cinnamon day [ image source ]

Bukan sembarang jomblo, melainkan jomblo yang usianya telah menginjak umur 25 tahun yang belum juga menikah. Maka teman-temannya akan menghukumnya tepat di hari ulang tahunnya dengan menaburkan bubuk kayu manis ke seluruh tubuhnya. Tidak sampai berhenti di situ, karena kalau sampai di usianya yang ke 30 tahun ternyata juga masih tetap menjomblo alias belum menikah, maka hukumannya akan di tingkatkan dengan mengganti bubuk kayu manis dengan bubuk lada atau merica.

Sahabat iyakan.com, itulah tadi beberapa beberapa festival unik dan aneh yang di selengarakan untuk para jomblo yang ada di dunia. Kalau menurutmu, dari beberapa festival jomblo di atas, mana sih yang pengen kamu rayain bersama teman-temanmu yang masih juga tuna asmara alias jomblo hingga saat ini?hihihihi. Cieee yang jomblo semangat banget milihnya, hayoo, milih yang mana!?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *