Hajar Aswad Pada Kabah Dan Peristiwa Jatuhnya Meteor Lain Yang Mengubah Sejarah

Beruntung Sekali Mereka Yang Bisa Menjadi saksi Jatuhnya Meteor Ini

Lagi enak enak nyruput kopi di beranda rumah tiba tiba batu panas jatuh dari ruang angkasa menjebol atap. Nasib sial seperti itu bisa terjadi pada siapa saja. Salah satu orang yang pernah mengalaminya adalah Abdul Wahab. Pria yang tinggal di RT 16 RW 05 Sentiong, kecamatan teluk segara, kota Bengkulu tersebut sedang santai di teras kontrakan. Saat itu hujan turun dengan lebat, ketika sedang menunggu hujan reda, tiba tiba atap rumahnya bolong oleh sebuah batu yang jatuh dari ruang angkasa. Diduga kuat batu tersebut merupakan batu meteorit. Peristiwa kejatuhan batu dari luar angkasa bukan kali ini saja. Di berbagai tempat di negara yang berbeda, meteor memang sering jatuh dan menjadi berita yang menghebohkan. Bahkan di indonesia sendiri pun pernah ada rumah yang terbakar akibat kejatuhan batu meteor.

Hajar Aswat Di Pada Kabah Dan Peristiwa Jatuhnya Meteor Lain Yang Mengubah Sejarah
Hajar Aswat Di Pada Kabah Dan Peristiwa Jatuhnya Meteor Lain Yang Mengubah Sejarah. Image [source]

Meteor yang jatuh dan mencapai bumi memiliki berbagai macam ukuran, ada yang kecil dan ada juga yang besar. Meteor kadang jatuh di laut, kadang jatuh di hutan namun tak jarang jatuh di pemukiman penduduk. Yang paling sering terjadi meteor tersebut habis terbakar ketika bergesekan dengan atmosfer bumi dan tidak sempat sampai ke permukaan tanah. Berkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah maju orang segera tahu bagaimana mekanisme jatuhnya meteor tersebut. Mereka tak lagi menerka nerka benda apakah yang baru saja jatuh tersebut. Mereka juga tidak lagi mengkait-kaitnya batu meteor yang jatuh tersebut dengan hal hal mistis. Namun apa jadinya ya jika batu meteor tersebut jatuh pada zaman dahulu. Zaman ketika manusia belum mempunyai pengetahuan dan teknologi yang memadai. Bisa di tebak, mereka akan heboh, kagum dan mengkait-kaitkan dengan hal hal gaib. Berikut ini beberapa peristiwa jatuhnya batu meteor yang pernah tercatat dalam sejarah. Beberapa diantara nya mengubah sejarah ke arah kehidupan yang berbeda. Dimana saja dan kapan peristiwa jatuhnya meteor yang mengubah sejarah tersebut? Berikut ini infonya.

1. Meteor Super Besar Yang Jatuh Di Teluk Yucatan Meksiko

66 juta tahun yang lalu sebuah meteor berdiameter 59 mill jatuh di teluk Yucatan meksiko. Akibat meteor super besar berbenturan dengan bumi terebut, kebakaran besar terjadi hingga bermil-mil jauhnya dari pusat benturan. Belerang, asap serta serpihan serpihan batu terhambur ke angkasa. Sinar matahari tertutup selama beberapa tahun. Akibat selanjutnya dinosaurus pun mati sedikit demi sedikit akibat iklim di bumi yang mengalami penurunan suhu. Komposisi udara di atmosfer juga berubah drastis sejak terjadi tumbukan meteor super besar dengan bumi tersebut. Dinosaurus pun punah.

Meteor Super Besar Yang Jatuh Di Teluk Yucatan Meksiko
Meteor Super Besar Yang Jatuh Di Teluk Yucatan Meksiko. Image [source]

Sisa sisa tumbukan meteor super besar tersebut masih ada hingga saat ini. sebuah kawah yang diameternya mencapai 125 meter. Kawah tersebut disebut dengan kawah Chicxulub. Tujuh puluh lima persen kehidupan di bumi musnah akibat tumbukan meteor ini. mamalia karena termasuk hewan berdarah panas, sanggup menyesuaikan diri dengan perubahan suhu global tersebut. Hidup tanpa predator membuat mamalia leluasa mencari makan dan berkembang biak. Oleh karena itulah akibat tumbukan mamalia meraja lela di muka bumi ini. tanpa tumbukan meteor super besar, kemungkinan bumi masih didominasi oleh reptil raksasa. Pasti cukup mengerikan ya. Bayangkan saja ketika harus buru buru berangkat kerja tiba tiba jalan macet karena tertutup dinosaurus yang sedang berjemur. Tanpa ada tumbukan meteor, manusia mungkin gagal mendominasi kehidupan di bumi.

2. Hajar Aswad, Batu Meteor Yang Digunakan Nabi Ibrahim Untuk Membangun Ka’bah.

Tiap tahunnya jutaan umat muslim berbondong bondong menuju mekah untuk melaksanakan ibadah haji. Di mekah, terdapat bangunan suci, yang dikenal dengan Ka’bah. Dalam pelaksanaan ibadah haji tersebut ada satu aktivitas yang dinamakan dengan Tawaf. Ketika Tawaf ini umat islam bergerak mengelilingi Ka’bah. Sembari mengelilingi Ka’bah, mereka mereka yang beruntung bisa menyentuh dan mencium batu hitam yang dinamakan Hajar Aswad. Hajar aswad ini dianggap suci oleh orang islam. Tak heran umat islam yang melaksanakan ibadah haji berusaha sebisa mungkin untuk mencium Hajar Aswad ini. di yakini batu hajar aswad bisa menghisap dosa dosa kita. yang mengagumkan, hajar aswad ini asalnya dari surga. Dulunya hajar aswad berwarna putih. Karena disentuh tangan tangan manusia yang punya dosa batu tersebut pun berubah menjadi hitam.

Hajar Aswad, Batu Meteor Yang Digunakan Nabi Ibrahim Untuk Membangun Ka'bah.
Hajar Aswad, Batu Meteor Yang Digunakan Nabi Ibrahim Untuk Membangun Ka’bah.image [source]

Klaim bahwa batu hajar aswad berasal dari surga sepertinya selaras juga dengan hasil penelitian masa kini. Para peneliti mempelajari kawah kawah disekitar mekah yang diduga hasil tumbukan meteorit. Dari studi tersebut di dapatkan fakta bahwa komposisi batu hajar aswad memang berasal dari luar bumi. Mereka menduga hajar aswad adalah salah satu meteorit yang pernah jatuh ke bumi. Wah satu lagi bukti bahwa ajaran islam itu terbukti benar ya.

3. Meteorit Yang Di Pakai Untuk Membuar Belati Raja Firaunt Tutankhamun.

Pada tahun 1922 sebuah makan kuno di temukan di mesir. Makam tersebut diketahui milik raja firaun tutankhamun yang menjadi raja mesir pada tahun 1333-1323 sebelum masehi. Penemuan makam kuno tersebut pun menjadi perhatian banyak kalangan. Ketika peti di bongkar ditemukan sepasang belati. Para ahli sejarah pun binggung, pasalnya tahu dimana raja Fir’aun Tuttankhamun hidup diperkirakan alat alat dari logam besi belum banyak dipakai. Jenis logam yang dikenal pada masa itu adalah perunggu. Bagaimana mungkin raja Tutankhamun tersebut memiliki sepasang belati yang terbuat dari logam campuran besi, nikel dan kobalt.

Meteorit Yang Di Pakai Untuk Membuar Belati Raja Firaunt Tutankhamun.
Meteorit Yang Di Pakai Untuk Membuar Belati Raja Firaunt Tutankhamun. image [source]

Para ahli pun kemudian mempercayai bahwa sepasang belati milik raja Fir’aun Tutankhamun tersebut di tempa dari meteorit. Belati tersebut dibuat dari 11 batu meteorit berbeda yang jatuh di wilayah Mesir pada zaman dahulu. Di perkirakan juga belati tersebut tidak difungsikan untuk berburu atau memotong sesuatu. Karena sangat langka kemungkinan belati tersebut hanya dipakai untuk keperluan ritual upacara keagamaan. Gara gara meteor jatuh bara ahli sejarah jadi bingung apakah kebudayaan mesir di kala itu sudah mengenal besi atau belum.

4. Meteorit Tertua Yang Menginspirasi Berbagai Lagu Dan Dianggap Suci.

Batu meteorit tertua yang sampai saat ini masih tersimpan adalah batu meteorit Ensisheim. Jatuh di sebuah desa kecil bernama Ensisheim, Perancis. Saksi yang melihat langsung jatuhnya meteor Ensisheim ini hanyalah seorang anak laki laki kecil. Batu seberat 48 kilo tersebut menabrak permukaan tanah pada 1492. Karena batu pertama kali terjadi di Perancis. Orang orang pun menjadi penasaran. Mereka datang dari berbagai penjuru Perancis untuk membuktikan sendiri rumor tentang jatuhnya batu dari ruang angkasa.

Meteorit Tertua Yang Menginspirasi Berbagai Lagu Dan Dianggap Suci.
Meteorit Tertua Yang Menginspirasi Berbagai Lagu Dan Dianggap Suci. image [source]

Tak cukup hanya melihat, sebagian dari pengunjung tersebut ternyata juga mengambil serpihan meteor untuk dijadikan suvenir. Melihat gelagat yang kurang baik ini seorang pastur di Ensisheim kemudian mengklaim pemilikan dari batu meteor tersebut. Batu tersebut disimpan di dalam gereja untuk dipersembahkan kepada raja Perancis dan paus. Karena diperuntukkan bagi raja Perancis dan paus, batu tersebut pun dianggap sebagai batu suci. Berbagai macam lagu dan cerita mitos pun dibuat terkait keberadaan batu meteorit Ensisheim ini. masyarakat juga menganggap bahwa datangnya batu dari luar angkasa merupakan wujud pertanda yang berasal dari tuhan. Sebagian juga menganggap bahwa jatuhnya meteor tersebut adalah bentuk kemarahan tuhan. Sampai saat ini pun batu meteorit Ensisheim masih tersimpan rapi dan menjadi kebanggaan kita Ensisheim di Perancis.

5. Meteor Yang Jatuh Di Tunguska Dan Mempunyai Efek Sedasyat Bom Hiroshima Jepang.

Pada tahun 1908, warga desa yang tinggal di Tunguska, Siberia dikejutkan oleh bencana yang tiba tiba menimpa mereka. Sebuah caHaya terang terlihat dan kemudian mendarat di kejauhan. Bersamaan dengan mendaratnya cahaya terang tersebut sebuah ledakan keras terdengar, jendela jendela kaca rumah penduduk tiba tiba hancur berantakan. Mereka bertanya tanya apakah cahaya terang tersebut. Mereka pun berjalan ke arah sumber ledakan. Tempat dimana cahaya terang tersebut menumbuk tanah.

Meteor Yang Jatuh Di Tunguska Dan Mempunyai Efek Sedasyat Bom Hiroshima Jepang.
Meteor Yang Jatuh Di Tunguska Dan Mempunyai Efek Sedasyat Bom Hiroshima Jepang. image [source]

Pusat tumbukan ternyata berjarak 40 mil dari rumah rumah penduduk yang rusak. Semakin mendekat ke lokasi tumbukan, suhu semakin panas. Pohon pohon terbakar dengan kondisi semua cabang terlepas dari batang utamanya. Kondisi pohon seperti ini di temui juga di lokasi ledakan bom atom hiroshima jepang. Ketika sampai di lokasi orang orang hanya melihat kerusakan yang di timbulkan. Penyebab ledakan, sisa sisa bahan peledak atau bukti apapun tidak pernah ditemukan sampai 20 tahun berikutnya. NASA mempelajari kembali peristiwa yang terjadi di Tunguska tersebut. Dari petunjuk petunjuk yang ada mereka menyimpulkan bahwa penyebab ledakan adalah meteor yang jatuh ke permukaan bumi. Karena berukuran cukup besar dan bergerak sangat cepat, meteor tersebut terbakar dan meledak beberapa meter di atas permukaan tanah. Ledakan dari meteor yang terbakar oleh gesekan udara menyebabkan gelombang kejut yang membakar dan merontokan dahan dahan di pohon sekitar lokasi. Gelombang kejut itu menjalar hingga radius 40 km dan menjadi penyebab utama rontoknya kaca jendela penduduk di desa kecil di Siberia tersebut.

Meskipun bumi punya pelindung berupa atmosfer, terbukti beberapa meteor masih mampu sampai ke permukaan tanah. Bisa dibayangkan jika bumi tidak memiliki atmosfer, tiap beberapa jam mungkin kita panen musibnah akibat batu batu yang berjatuhan dari luar angkasa. Semoga saja kejadian jatuhnya meteor yang membuat celaka orang orang ini tidak menimpa kita. soalnya jika sampai terjadi pasti tidak banyak yang bisa kita lakukan. Untung saja jatuhnya meteor itu jarang terjadi. Sampai saat ini pun baru tercatat satu orang yang meninggal akibat kejatuhan meteor. Dan kejadian tersebut di italia pada tahun 1677. Tak perlu terlalu cemas deh kalau begitu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *