4 Fakta Ini Jadi Bukti Otentik Jika Hitler Sebenarnya Tak Pernah Membantai Yahudi

Tidak ada manusia yang lebih membenci Yahudi daripada Hitler. Bagaimana tidak, pimpinan Nazi ini mewujudkan rasa bencinya dengan cara yang benar-benar keji. Lewat Holocaust, Hitler membantai setidaknya 6 juta orang Yahudi saat itu. Makanya, hingga saat ini orang-orang Yahudi begitu geram ketika ada simbol-simbol Nazi, pasalnya ini mengingatkan mereka akan duka yang sangat mendalam.

Hitler selalu dianggap sebagai pembenci Yahudi paling gila. Tapi, belakangan ada beberapa fakta yang mengungkapkan jika ternyata suami Eva Braun ini sebenarnya tak benar-benar membenci Yahudi. Memang agak sulit diterima, mengingat media dan buku sudah membombardir sedemikian rupa dengan argumen-argumen tentang Hitler yang sangat alergi Yahudi.

Hitler tidak membantai Yahudi adalah pernyataan yang bisa dibilang kontroversial karena berkebalikan dengan apa yang diyakini banyak orang. Maka dari itu, harus ada fakta dan bukti yang membuktikannya. Dan berikut adalah beberapa fakta jika Hilter sebenarnya tak pernah membantai Yahudi.

1. Hitler Ternyata Yahudi, Ia Jelas Takkan Membantai Bangsanya Sendiri

Mungkin agak susah diterima, tapi faktanya Hitler adalah pria berdarah Yahudi. Mungkin tidak tulen, tapi ia terbukti memiliki darah seorang Yahudi. Hal ini pernah dibuktikan oleh seorang Jurnalis dan sejarawan dengan meneliti DNA dari kerabat-kerabat sang Fuhrer. Mencengangkan, memang Hitler adalah seorang Yahudi.

Hitler ternyata Yahudi [Image <a href="http://www.around-my-world.com/wp-content/uploads/2014/06/Hitler-the-drug-addict-How-he-used-a-cocktail-of-drugs-including-cocaine-to-make-him-a-Nazi-superman-4.jpg" target="_blank">Source</a>]
Hitler ternyata Yahudi [Image Source]
Selanjutnya adalah fakta tentang kebiasaan bangsa Yahudi yang sangat over protektif terhadap sesamanya. Misalnya pemerintah Israel yang dengan senang hati menerima Yahudi mana pun di dunia untuk mengklaim kewarganegaraan Israel. Hal ini bertujuan untuk melindungi sesama kaumnya. Nah, dari dua fakta ini kemudian dikorelasikan, maka Hitler harusnya tak sampai hati membunuh 6 juta saudaranya.  Lalu, kenapa dan siapa 6 juta orang yang mati itu? Hal tersebut masih belum terungkap gamblang.

2. Orang-Orang Kepercayaan Hitler Ternyata Yahudi

Tak hanya Hitler, ternyata orang-orang kepercayaan sang Fuhrer ini juga banyak dari keturunan Yahudi. Ada banyak nama penting yang sangat dekat dengan Hitler yang kalau diurut ke atas ternyata punya garis keturunan Yahudi. Misalnya saja Hanks Frank, Joachim Von Ribbentrop, sampai Reinhard Heydrich diduga memiliki darah Yahudi.

Prajurit Nazi juga banyak yang Yahudi [Image <a href="http://cdn.thedailybeast.com/content/dailybeast/articles/2013/08/02/america-s-secret-government-program-to-hire-nazi-war-criminals/jcr:content/image.img.2000.jpg/1375471830971.cached.jpg" target="_blank">Source</a>]
Prajurit Nazi juga banyak yang Yahudi [Image Source]
Tak hanya orang-orang istimewa Hitler yang ternyata Yahudi. Tercatat, setidaknya ada 150 ribu orang tentara Hitler yang juga merupakan Yahudi tulen. Jadi, sangat janggal jika Hitler dianggap sangat membenci Yahudi. Orang-orang terdekat bahkan pasukannya banyak yang lahir sebagai Yahudi.

3. 6 Juta Yahudi Tewas Adalah Kebohongan Besar

Seperti yang diungkapkan dalam berbagai ulasan, buku, dan ensiklopedia, Hitler lewat Nazinya membantai setidaknya 6 juta Yahudi. 6 juta orang, jumlah ini tentu sangatlah gila, dan kita patut mengatakan Hitler super biadab untuk itu. Tapi, dari data terbaru diketahui jika nyatanya jumlah Yahudi saat itu tidaklah sampai 6 juta.

6 Juta Yahudi meninggal adalah kebohongan [Image <a href="https://no-genocide.com/webroot/upload/images/Holocaust.jpg" target="_blank">Source</a>]
6 Juta Yahudi meninggal adalah kebohongan [Image Source]
Dipercaya kalau jumlah Yahudi di Eropa kala itu hanya sekitar 3,5 juta saja. Hal ini sungguh tidak sesuai dengan yang digembar-gemborkan media. Makanya dari anggapan ini kemudian memunculkan argumen kalau kematian 6 juta Yahudi hanya dramatisasi saja. Bahkan ada yang bilang ini untuk memudahkan orang-orang Yahudi mendirikan Israel.

4. Holocaust Ternyata Juga Palsu

Holocaust jadi bukti nyata kebencian Hitler kepada Yahudi. Selama bertahun-tahun orang-orang pun percaya jika aksi ini memang manifestasi dari kebencian sang Fuhrer. Hingga akhirnya ditemukan berbagai fakta kalau Holocaust yang diasosiasikan dengan penyiksaan yahudi, hanyalah bualan belaka.

Holocaust diduga palsu [Image <a href="http://static.independent.co.uk/s3fs-public/thumbnails/image/2013/03/03/18/holocaust.epa.jpg" target="_blank">Source</a>]
Holocaust diduga palsu [Image Source]
Ada banyak bukti soal Holocaust yang ternyata kebohongan belaka. Mulai dari ketidakberadaan satu pun dokumen tentang rencana Holocaust, sampai saksi-saksi para penghuni kamp yang menyangkal Holocaust. Bahkan soal kamar gas yang konon jadi tempat eksekusi, nyatanya tak lebih dari ruangan untuk membunuh kuman dan bakteri baju-baju tahanan.

Inilah fakta-fakta tentang Hitler yang diduga tidak pernah membantai Yahudi. Kalau kita bisa berpikir dari sudut yang lain dan tak melulu mengedepankan emosi, alasan-alasan di atas ini cukup masuk akal, bahkan bisa jadi bahan penyangkalan valid. Entah apa yang sebenarnya terjadi kala itu. Kadang tak semua fakta sejarah itu benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *