5 Fakta Ngeri Megalodon, Hiu Raksasa yang Mungkin Masih Hidup di Lautan

Pasti pernah tahu ngerinya hiu putih besar, kan? Tubuhnya yang hampir 6 meter itu, lalu gigi-giginya yang bisa mengoyak kapal kayu seperti roti tawar. Sangat mengerikan, dan dibuktikan dengan banyaknya korban yang tewas karena hewan satu ini. Kembali ke masa purba, ada sesepuh hiu putih besar yang seumpama masih ada di dunia, manusia akan dibuat terkencing-kencing olehnya. Ya, ia adalah Megalodon.

Hiu ini hidup di 1,2 juta tahun lalu. Bicara soal dimensi, Megalodon bisa berukuran panjang sampai 20 meter dengan berat 80-100 ton. Nyaris manusia hanya semoncong mulutnya saja. Hiu satu ini dianggap punah sejak lama. Namun banyak yang percaya jika Megalodon masih hidup hingga sekarang. Anggapan ini berdasarkan keterangan peneliti yang mengatakan Megalodon adalah tipe hiu laut dalam. Dan kebanyakan makhluk laut dalam itu bisa bertahan hidup. Frill shark contoh nyatanya.

Jadi, ya, eksistensi Megalodon yang ngeri itu mungkin saja bisa dibenarkan. Dan berikut adalah fakta-fakta lain tentang Megalodon yang pasti bakal bikin kamu begidik ngeri saat membayangkannya.

1. Megalodon Punya Nafsu Makan yang Benar-Benar Gila

Dengan ukuran yang jemawa seperti itu dilengkapi pula dengan kemampuan mematikan tiada tara, praktis membuat Megalodon menjadi penguasa mutlak puncak rantai makanan. Soal makanan, peneliti meyakini jika hiu raksasa satu ini punya nafsu makan yang besar dan memangsa apa pun yang ada.

Megalodon [image source]
Megalodon [image source]

Beberapa mangsa favoritnya adalah paus, kura-kura raksasa dan juga mungkin Megalodon lain. Makhluk besar memang harus punya makanan yang besar pula. Makanya, diperkirakan jumlah hewan-hewan besar bawah air di masa lalu tidak signifikan karena hampir semuanya dimangsa Megalodon.

2. Gigitan Megalodon Adalah yang Terkuat Sepanjang Masa

Di tahun 2008, gabungan peneliti Australia dan Amerika melakukan sebuah kajian unik untuk mengetahui seberapa besar kekuatan gigitan seekor Megalodon. Pertama, mereka menguji seberapa kuat gigitan seekor hiu putih dan didapatkan angka 1,8 ton. Perlu diketahui, hiu putih adalah keturunan yang paling identiknya Megalodon.

Megalodon [image source]
Megalodon [image source]

Dari sini tinggal dikalkulasi saja berdasarkan dimensi tubuh. Akhirnya diketahui besar kekuatan gigitan Megalodon, yakni sekitar 10-18 ton. Dengan kekuatan macam ini, mengunyah tengkorak paus pun bakal semudah seperti kita makan anggur.

3. Purba, Tapi Cerdas Luar Biasa

Megalodon mungkin bisa dimasukkan ke kategori hewan purba. Namun, soal kemampuan nyatanya makhluk ini luar biasa cerdas. Terutama tentang caranya berburu. Diketahui Megalodon tak hanya memanfaatkan kecepatannya yang luar biasa gila, tapi teknik khusus untuk melumpuhkan mangsanya.

Megalodon [image source]
Megalodon [image source]

Peneliti percaya jika Megalodon terbiasa untuk memburu sirip mangsanya. Memang pada awalnya si hewan buruan bisa melarikan diri, namun kehilangan sirip akan membuat mereka lamban. Belum lagi si mangsa akan mengalami pendarahan hebat dan akhirnya lemah. Jika sudah menunjukkan tanda-tanda ini, baru Megalodon akan mengunyah mangsanya dengan kekuatan gigitan 18 ton tadi.

4. Megalodon Bukan Menguasai Seuplik Wilayah Saja

Kebanyakan predator zaman modern seperti sekarang hanya menempati teritorial tertentu saja. Misalnya hiu putih besar yang hanya menempati wilayah Selatan Afrika atau mungkin laut-laut di Artik. Kebiasaan mendiami suatu wilayah ini ternyata tidak dilakukan oleh Megalodon. Peneliti percaya jika hewan super buas satu ini ada di mana pun.

Megalodon [image source]
Megalodon [image source]

Tak hanya mendiami sebuah perairan, Megalodon diketahui melakukan traveling ke penjuru lautan di seluruh dunia. Alhasil, mereka bisa dibilang adalah monster yang memuncaki seluruh rantai makanan di dunia.

5. Tidak Diketahui Dengan Jelas Kenapa Megalodon Punah

Megalodon adalah hewan terkuat di lautan, ia pemuncak rantai makanan, punya kekuatan yang menggila, lalu bagaimana bisa hewan satu ini punah? Jawabannya tidak diketahui dengan pasti. Namun peneliti mengatakan ada dua faktor utama yang jadi penyebab hal tersebut.

Megalodon [image source]
Megalodon [image source]

Kepunahan Megalodon erat kaitannya dengan fenomena global cooling. Mungkin hal ini membuat Megalodon kurang bisa menyesuaikan diri dan akhirnya berakhir dengan kepunahan mereka. Alasan kedua adalah mangsa yang susah ditemukan. Ya, hal ini cukup masuk akal melihat dominasi Megalodon yang benar-benar menggila.

Inilah fakta-fakta ngeri soal Megalodon. Seumpama makhluk ini masih ada, mungkin paus-paus akan punah sejak dulu, atau bahkan bakal banyak cerita-cerita tentang kapal-kapal yang diluluhlantahkan oleh hewan satu ini. Kita mungkin bisa lega karena hewan ini sudah punah, tapi beberapa peneliti yakin jika Megalodon masih ada dan bersemayam di laut dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *