Sedang memuat Perbedaan Antara Hubungan Yang Sehat Dan Tidak Sehat? Kamu Dengan Pasangan Mu Termasuk Yang Mana?

Perbedaan Antara Hubungan Yang Sehat Dan Tidak Sehat? Kamu Dengan Pasangan Mu Termasuk Yang Mana?

Jangan Sampai Termasuk Yang Tidak Sehat Ya

Manusia itu punya sisi sosial. artinya untuk hidup, ia membutuhkan orang lain. dalam dunia percintaan, manusia juga membutuhkan pasangan. Yang masih coba coba pasangan tersebut bisa berupa pacar atau teman dekat. Bagi yang sudah mantap, pasangan tersebut bisa berupa suami atau istri. Yang jelas, selingkuhan, istri muda dan mantan tidak kita perhitungkan dalam pembahasan kita kali ini.

Perbedaan Antara Hubungan Yang Sehat Dan Tidak Sehat? Kamu Dengan Pasangan Mu Termasuk Yang Mana?
Perbedaan Antara Hubungan Yang Sehat Dan Tidak Sehat? Kamu Dengan Pasangan Mu Termasuk Yang Mana? image [source]

Dalam menjalin hubungan, entah itu pacaran atau pernikahan, setiap pasangan pasti pernah punya masalah. Masalah tersebut bisa berupa beda pendapat, kesalah-pahaman dan beda kepentingan. Masalah masalah tersebut bisa menjadi keretakan dalam hubungan jika tidak di tangani secara benar. Yang pacaran bisa putus, sementara yang sudah menikah bisa cerai. Namun akibat masalah tersebut, hubungan seseorang dengan pasanggannya juga bisa bertambah dekat karena mereka bisa dengan tepat mengatasinya. Berdasarkan cara cara mengatasi masalah ini, hubungan percintaan antara 2 orang bisa dikategorikan menjadi 2. Dua kategori tersebut adalah hubungan percintaan sehat dan hubungan yang tidak sehat. Masing masing memiliki ciri yang berkebalikan. Hubungan percintaan yang sehat akan langgeng berlangsung lama, sedangkan yang satunya tinggal menunggu waktu perpecahan. Hubungan antara kamu dengan pasanganmu termasuk yang mana? Untuk mengetahuinya simak ciri ciri hubungan sehat dan tidak sehat di bawah ini.

1. Pada Hubungan Yang Sehat, Ada “Me Time”

Waktu adalah uang, tapi menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai tentu tidak bisa dinilai dengan uang. Bahkan pada pasangan yang baru jadian menghabiskan waktu bersama pasangan ini merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Kemana mana bersama dan tidak ingin saling terpisahkan. Namun selain sebagai makhluk sosial, setiap manusia pasti butuh waktu waktu sendiri. di kalangan orang yang sudah menikah waktu sendiri ini biasa dikenal dengan istilah “Me Time”.

 Pada Hubungan Yang Sehat, Ada “Me Time”
Pada Hubungan Yang Sehat, Ada “Me Time” image [source]

Pada hubungan yang sehat, waktu waktu untuk me time ini rutin di alokasikan. Sehingga meskipun sering bersama ada kalanya, mereka melakukan aktivitas aktivitas pribadi. misalnya saja, si istri bisa bermain bersama teman teman sekolahnya. Sementara si suami main bola bareng grup sekantornya. Dengan adanya me time ini, kebutuhan untuk menghabiskan waktu sendiri bisa terpenuhi. Sebaliknya, pada hubungan yang tidak sehat, me time ini tidak diakomodir. Sepanjang waktu, pasangan tersebut selalu bersama sama apapun aktivitasnya dan kemanapun perginya. Sampai sampai, salah satu orang ingin menemui teman sekolahnya saja diikuti oleh pasangannya. kehidupan yang seperti ini tentu kurang sehat. Penyebabnya bisa karena salah satu terlalu posesif atau over protektif. Lama kelamaan pasangan yang ingin memiliki waktu me time tersebut terasa terpenjara dan bosan. Hubunga pun bisa retak.

2. Pada Hubungan Yang Sehat, Posisi Keduanya Setara.

Di dalam masyarakat seringkali ada anggapan bahwa posisi lelaki itu lebih tinggi daripada perempuan. Laki laki itu kepala keluarga, oleh karena itu wanita harus tunduk pada lelaki. Stereotip tentang lelaki yang lebih tinggi dengan wanita ini seringkali mempengaruhi dalam hubungan pernikahan. Si lelaki karena merasa lebih tinggi seringkali memerintah si perempuan seenaknya. Di samping itu ada pembagian pekerjaan. Si lelaki perkerjaannya di kantor sementara, semua pekerjaan rumah tangga dikerjakan istrinya. Hubungan yang seperti ini tentu saja tidak sehat.

Pada Hubungan Yang Sehat, Posisi Keduanya Setara.
Pada Hubungan Yang Sehat, Posisi Keduanya Setara. image [source]
Pada hubungan yang sehat, posisi wanita dan pria itu setara. Lelaki memang menjadi pemimpin dalam keluarga, namun mereka berdua harus saling membantu dan bekerja sama dalam meyelesaikan pekerjaan di dalam rumah tangga. Dengan seperti itu si istri tidak akan pernah merasa menjadi pembantu. Istri juga merasa dihargai. Jika pola hubungan yang terjadi adalah seperti ini, maka hubungan tersebut akan bertahan lama.

3. Hubungan Yang Sehat Itu Mencari Solusi Ketika Terjadi Pertengkaran.

Pertengkaran adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam sebuah hubungan. Entah hubungan yang masih batu, ataupun hubungan yang sudah berlangsung lama. Pertengkaran ini muncul bisa diakibatkan oleh penyebab yang bermacam macam. Bisa karena beda pendapat atau beda pandangan tentang suatu masalah. Pada hubungan yang sehat, kedua pasangan akan saling berdiskusi. Berkomunikasi untuk mencari solusi dari masalahnya. Karena berdiskusi ketika ada masalah ini, hubungan mereka berdua bisa jadi malah semakin erat sehabis masalah tersebut selesai. Jadi pada hubungan percintaan yang sehat, terjadinya pertengkaran justru mempererat.

Hubungan Yang Sehat Itu Mencari Solusi Ketika Terjadi Pertengkaran.
Hubungan Yang Sehat Itu Mencari Solusi Ketika Terjadi Pertengkaran. image [source]

Sebaliknya, pada hubungan yang tidak sehat, pertengkaran pun sering terjadi. Bedanya ketika bertengkar, antara cowok dan ceweknya saling tidak berkomunikasi. Mereka saling mendiamkan antara satu sama lain. dengan saling diam ini, pertengkaran bisa berlangsung selama beberapa hari. Masalah pun tak pernah mendapatkan solusinya. Karena tidak pernah mendapatkan solusi, masalah pun menjadi bertumpuk tumpuk dan ada potensi untuk meledak di masa depan. Hubungan pun terancam berakhir.

4. Hubungan Yang Sehat Itu Orang Orangnya Berkembang.

Orang yang beruntung adalah mereka yang hari ini lebih baik dari kemarin. Begitu juga pada orang orang yang menjalani hubungan. Hubungan yang sehat akan membuat orang orang yang terlibat di dalamnya berkembang menjadi lebih baik. penyebab mereka menjadi lebih baik adalah karena masing masing belajar memperbaiki diri dari pasangannya. seperti kita tahu, masing masing orang itu unik. Masing masing orang mempunyai sifat yang berbeda beda, memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Orang bisa belajar dari kelebihan yang dimiliki oleh pasangannya.

Hubungan Yang Sehat Itu Orang Orangnya Berkembang.
Hubungan Yang Sehat Itu Orang Orangnya Berkembang. image [source]

Pada hubungan yang tidak sehat, perubahan ke arah yang lebih baik ini tidak terjadi. Masing masing orang hanya fokus mencari kesenangan dan kepentingan dirinya sendiri. akibatnya, mereka tidak sempat memperhatikan kelebihan dari pasangannya. yang terlihat adalah sifat sifat buruk dari pasangannya. dengan hanya fokus pada sifat buruk bagaimana mungkin mereka bisa belajar dari sisi kebaikan pasangannya? oleh karena itu pada hubungan yang tidak sehat kedua orang yang terlibat tidak pernah berkembang.

5. Pada Hubungan Yang Sehat, Ada Rasa Saling Percaya.

Kepercayaan itu suatu hal yang penting. Untuk membangunnya dibutuhkan waktu yang sangat lama. Namun sekali dikhianati, susah untuk membangun kepercayaan lagi. Dalam hubungan percintaan kepercayaan ini juga menjadi faktor utama. Ketika orang sudah memutuskan untuk menjalin hubungan, tentu antara orang yang terlibat sudah tumbuh rasa saling percaya. Masing masing pihak tak perlu saling mengawasi. Dengan adanya rasa saling percaya ini masing masing pihak akan merasa tenang dan tentram meskipun mereka terpisah jarak dan tidak sedang bersama.

Pada Hubungan Yang Sehat, Ada Rasa Saling Percaya.
Pada Hubungan Yang Sehat, Ada Rasa Saling Percaya. image [source]

Sebaliknya di hubungan yang tidak sehat, rasa percaya antara satu sama lain itu kurang. Mereka bahkan saling mencurigai. Mereka saling curiga kalau kalau pasangannya selingkuh dengan orang lain. ketika salah satu orang menerima telpon, pasangannya tersebut akan langsung curiga dan diikuti oleh rasa cemburu. Masing masing secara rutin mengecek nomor Handphone lawannya kalau kalau ada nomor yang mencurigakan.pasangannya pergi sebentar saja sudah dicurigai selingkuh. Berinteraksi dengan laki laki lain atau perempuan lain juga dicemburui. Berada di dalam hubungan yang tanpa ada rasa saling percaya ini tentu saja sangat menyiksa. Jika ingin bahagia dalam menjalin hubungan, mulailah menumbuhkan rasa saling percaya.

Itulah beberapa ciri hubungan percintaan yang sehat. Setelah membacanya, sudah tahu belum hubungan antara kamu dengan pasanganmu itu termasuk yang mana? Kalau termasuk hubungan yang sehat, silahkan diteruskan. Namun jika termasuk yang tidak sehat, silahkan diperbaiki supaya bisa berlangsung langgeng .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *