Sedang memuat Tenang, Meskipun Terlihat Menyeramkan, Yang Ada Di Bawah Ini Cuma Jamur!

Tenang, Meskipun Terlihat Menyeramkan, Yang Ada Di Bawah Ini Cuma Jamur!

Jamur Dengan Penampilan Aneh Dan Mengerikan

Jamur merupakan kelompok mahkluk hidup yang aneh. Bentuknya mirip tanaman, tidak bisa bergerak namun tidak bisa berfotosintesis untuk menghasilkan makanan bagi diri mereka sendiri. Perilakunya mirip hewan, yaitu mencerna zat organik untuk mendapatkan nutrisi. Cara hidup Jamur pun bermacam-macam. Ada yang hidup sendiri di permukaan tanah, ada yang menempel di mahluk hidup lain sebagai parasit luar, bahkan ada juga yang hidup parasit di tubuh hewan lain dan menjadikan hewan inang sebagai zombie.

Jamur Dengan Penampilan Mengerikan
Jamur Dengan Penampilan Mengerikan. image [source]

Jamur sangat adaptif terhadap lingkungan yang berbeda-beda. Jamur hidup meyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitarnya. Agar bisa tetap hidup di tempat-tempat yang berbeda tersebut, jamur merubah dirinya sehingga jenis jamur di dunia sangat beragam. Ada yang bentuknya bulat, mulus namun ada juga jamur yang bentuknya aneh serta mengerikan. Berikut ini jamur-jamur yang bentuknya paling aneh dan mengerikan dari berbagai penjuru dunia.

1.Jamur Jari Orang Mati.

Nama ilmiah dari jamur ini adalah Xykaria Polimorpha. Sebagian besar waktu hidup dari jamur yang terkenal dengan dead’s man finger ini berada di dalam tanah. Ketika waktunya untuk menyebarkan spora tiba, sebagian dari tubuh jamur ini akan muncul ke permukaan tanah, bergerombol. Bagian tubuh jamur jari orang mati yang muncul ke permukaan tanah tersebut berbentuk seperti jari-jari manusia namun warnanya hitam.

Jamur Jari Orang Mati.
Jamur Jari Orang Mati. image [source]

Karena bentuknya seperti jari manusia dan berwarna hitam inilah jamur tersebut diberi nama jamur jari orang mati. Biasanya jamur ini hidup di permukaan tanah. Akar dari jamur ini melekat pada akar akar mati atau bagian tubuh tumbuhan lain yang sudah kering. Jika waktunya tiba, jari jari orang mati berwarna hitam tersebut akan menyemburkan butiran spora berjumlah jutaan ke udara. Ketika butiran tersebut terbawa udara dan jatuh ke tempat lembab, jamur jari orang mati yang baru akan tumbuh.

2. Jamur Gigi Iblis.

Disebut dengan jamur Gigi Iblis karena tubuh utama jamur ini warnanya putih mirip gigi. Berukuran besar dan mengeluarkan cairan merah seperti darah di permukaan atasnya. Nama ilmiah dari jamur ini adalah Hidnellum Peckii. Jamur ini bekerja sama dengan pohon pinus. Menempel diakarnya dan membantu pohon pinus mendapatkan nutrisi dari tanah. Akar dari jamur Gigi Iblis ini bisa menancap jauh ke dalam tanah, lebih baik dari kemampuan akar pinus. Karena mampu menancap lebih dalam tersebut, jamur Gigi Iblis bisa mencari unsur hara lebih baik dari pada akar pohon pinus. Unsur hara tersebut kemudian akan disalurkan ke pembuluh pohon pinus. Sebagai imbalannya jamur menyerap zat makanan hasil olahan pohon pinus.

Jamur Gigi Iblis.
Jamur Gigi Iblis. image [source]

Hubungan antara pohon pinus dan jamur Gigi Iblis ini saling menguntungkan. Belum diketahui fungsi cairan merah di permukaan atas jamur Gigi Iblis tersebut. Dari penelitian cairan merah tersebut mengandung senyawa Atromentin. Senyawa Atromentin tersebut merupakan senyawa yang mencegah terjadinya pembekuan daran. Singkatnya jika kamu terluka akibat tertusuk akar pinus, berdarah, kemudian lukamu terkena cairan merah dari jamur Gigi Iblis, darahmu dari luka tidak akan membeku. Akibat darah dari luka tersebut tidak bisa membeku, lukamu tidak akan menutup, darah akan terus mengalir dan kamu terancam kehilangan banyak darah. Wah ngeri ya, jangan jangan jamur Gigi Iblis ini diam diam ingin membunuh kita dengan cairan merahnya.

3. Jamur Stinkhorn Oktopus Merah.

Nama ilmiah dari jamur ini adalah Clathrus Archeri. Dikelan juga dengan jamur Devil Finger. Ketika jamur ini mau muncul di permukaan tanah, kamu akan melihat struktur bulat mirip telur berukuran kecil berwarna putih. Dalam beberapa hari, dari bulatan mirip telur tersebut akan keluar 5 tentakel berwarna merah dengan bintik-bintik kecil di permukaannya. Tentakel-tentakel tersebut bentuknya mirip yang ada pada oktopus. Oleh karena tentakel tentakel inilah jamur ini mendapatkan namanya.

Jamur Stinkhorn Oktopus Merah.
Jamur Stinkhorn Oktopus Merah. image [source]

Berbeda dari jamur Stinkhorn lainnya yang bisa di masak dan rasanya enak, yang satu ini tidak bisa di makan. Jamur ini mengeluarkan bau busuk untuk menarik lalat dan serangga lain. lalat tersebut akan hinggap di permukaan tentakel jamur. Ketika ada lalat hinggap spora-spora dari jamur Stinkhorn akan menempel di kaki lalat. Nanti ketika lalat tersebut menempel di tempat baru spora akan tertinggal dan tumbuh menjadi jamur Stinkhorn lain.

4. Jamur Zombie.

Dikenal juga dengan nama Jamur Cordycep. Jamur ini harganya sangat mahal karena di Cina biasa di pakai sebagai pengobatan alternatif. Wajar kan jamur di pakai sebagai bahan pengobatan alternatif, namun yang agak serem, jamur ini hanya tumbuh pada tubuh semut atau serangga lain yang telah mati. Proses tumbuhnya jamur ini di tubuh serangga juga serem lo. Jika ada sebutir spora kecil menempel di tubuh serangga, spora tersebut akan tumbuh menjadi jamur. Akarnya kemudian akan masuk ke dalam organ dalam serangga dan menjadikan tubuh serangga sebagai makanan. terus-menerus makan, jamur pun berkembang di dalam tubuh serangga.

Jamur Zombie.
Jamur Zombie. image [source]

Ketika waktunya tiba untuk produksi spora, jamur Cordyceps ini akan menumbuhkan struktur seperti antena menjulur panjang menembus keluar dari cangkang tubuh serangga. Bahkan ketika menyerang semut, jamurini bisa lebih kejam lagi. Sehabis menginfeksi, jamur akan mengeluarkan zar kimia. Keberadaan zar kimia tersebut membuat si semut memanjat ke pohon tinggi, menancapkan rahangnya ke kayu dan mengantung di tempat tersebut sampai mati. Tujuannya agar nanti si jamur mampu menyebarkan sporanya dari tempat tinggi. Spora yang di lepas dari tempat tinggi akan menyebar ke daerah yang lebih luas. Kasihan ya si semut, akibat terinfeksi, dia dibuat meninggalkan koloni tempatnya di lahirkan dan menjadi budak dari jamur.

5. Jamur “Glow In The Dark”.

Jauh sebelum manusia menemukan stiker Glow In The Dark, cat Glow In The Dark dan alat kontrasepsi Glow In The Dark, ada jamur yang sudah menggunakan teknologi Glow In The Dark duluan. Tujuan dari jamur membuat tubuhnya menyala dalam gelap tersebut adalah untuk memancing serangga serangga datang dan hinggap di tubuh jamur. Ketika ada serangga hinggap di tubuh jamur menyala dalam gelap tersebut, kaki serangga akan di tempeli spora jamur. Nanti ketika serangga hinggap di tempat lain, serangga tersebut telah membantu jamur menyebarkan sporanya.

Jamur yang “glow in the dark”.
Jamur yang “glow in the dark”. image [source]

Jamur yang bisa menyala dalam gelap ini ada banyak jenisnya. Biasanya mereka tumbuh di kayu-kayu tanaman yang telah membusuk. Cahaya yang keluar dari tubuh jamur tersebut berasal dari enzime tanaman yang disebut Luciferase. Senyawa yang mampu menyebabkan jamur menyala sendiri bernama fosfor. Jadi dengan mengumpulkan banyak fosfor dari lingkungan, jamur tersebut dapat menyala dalam gelap. Dengan adanya jamur Glow In The Dark ini suatu saat kalau kamu melihat sesuatu menyala dalam gelap, jangan langsung mengkambinghitamkan kuntilanak ya sebagai biang keroknya. Lihat dulu dengan teliti. Siapa tahu yang menyala-nyala tersebut adalah jamur.

Itulah 5 jamur yang penampilannya aneh, mengerikan dan lain daripada yang lain. untung saja tidak ada jamur yang menyerang manusia dan mengubah kita menjadi zombie seperti jamur Cprdyceps. Jika ada mungkin sudah memakan banyak korban ya. Ditambah lagi karena mereka meyerang bagian dalam tubuh korbannya, obat jamur andalan kita saat ini-kalpanak, tidak akan mampu menghentikan mereka. Syukuri saja keberadaan mereka dan mari berdoa semoga para ilmuwan menemukan lebih jamur yang yang bisa dimakan. Dengan begitu masalah kelaparan di dunia akan menjadi lebih ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *