Sedang memuat Inilah Resiko Terburuk Jika Terjadi Mal Praktek Saat Kamu Menjalani Operasi

Inilah Resiko Terburuk Jika Terjadi Mal Praktek Saat Kamu Menjalani Operasi

Kasus Mal Prektek Paling Buruk

Dokter juga manusia. Profesi dokter sering kali di identikkan dengan orang yang serba tahu dan bisa menyembuhkan segala penyakit. Pandangan tersebut memang beralasan. Untuk menjadi dokter, mereka harus belajar dan berlatih dalam jangka waktu yang lama. Disamping itu para dokter juga telah menemui beberapa kasus penyakit yang sama sehingga ia tahu cara pengobatannya. Seahli apapun dokter, mereka pasti punya salah. Beberapa kesalahan tersebut ada yang sepele, tidak membawa efek berarti. Ada juga beberapa kesalahan dokter yang fatal dan membawa efek buruk bagi pasien yang ia tangani.

Mal Praktek Oleh Dokter
Mal Praktek Oleh Dokter. image [source]

Kesalahan-kesalahan dokter dalam menangani pasien, sehingga membawa efek buruk berkepanjangan bagi pasien tersebut disebut dengan Mal Praktek. Penyebab terjadinya Mal Praktek ada bermacam-macam. Sebagian besar Mal Praktek tersebut terjadi karena keteledoran, kecerobohan atau ketidaktahuan dokter terhadap penyakit yang ia tangani. Berikut ini contoh-contoh kasus Mal Praktek parah yang membuat korbannnya bertambahparah dibandingkan penyakit yang diderita sebelum ia berobat.

1. 3 Dokter Mengebor Sisi Kepala Yang Salah.

Yang pernah operasi pasti tahu kan rasanya melewati detik-detik saat menunggu di ruang operasi. Rasanya ingin lari dari kenyataan, namun tidak bisa karena kalau lari berarti penyakitmu tidak sembuh. Operasi biasa saja cukup menegangkan, apalagi menjalani operasi di suatu rumah sakit yang 3 dokternya pernah melakukan kesalahan fatal. Rumah sakit yang dimaksud adalah rumah sakit di Rhode Island. Rumah sakit ini merupakan salah satu rumah sakit paling menterang di daerahnya. Selain mentereng Rhode Island Hospital juga dipakai untuk praktek mahasiswa dari Universitas Brown. Celakanya, di rumah sakit papan atas ini 3 dokter yang berbeda pernah melakukan kesalahan yang sama, yaitu salah mengebor sisi tengkorak pasien .

Dokter Mengebor Sisi kepala yang salah
Dokter Mengebor Sisi kepala yang salah. image [source]

Kasus Mal Praktek pertama dilakukan oleh dokter residen yang sudah 3 tahun bekerja di rumah sakit tersebut. Mereka salah menandai sisi tengkorak yang mana yang harus di bor. Setelah dilakukan pengeboran, ternyata mereka mengebor tengkorak kepala pasien disisi yang salah. Ketika dimintai penjelasan, perawat dan dokter tersebut mengaku mereka belum pernah mendapatkan pelatihan sebelumnya. Kesalahan mengebor yang kedua dilakukan oleh dokter yang sudah mempunyai pengalaman 20 tahun bekerja disana. Ketika itu ia menangani pasien yang mengalami pembekuan darah di otak. Tanpa dokumen pemeriksaan sebelum-sebelumnya, dokter tersebut mengatakan pada perawat bahwa ia ingat disisi mana pembekuan darah otak pasien berada. Setelah di lakukan pengeboran ternyata yang mengalami pendarahan adalah sisi sebaliknya. Akibar kesalahan tersebut, si pasien meninggal semingu kemudian. Kasus yang ketiga hampir sama dengan kasus yang ke dua. Bedanya perawat dan dokter sama-sama yakin harus mengebor disisi yang mana. Dan ternyata keduanya salah.

2. Mau Mengimplant Otot Dada Malah Keliru Payudara.

Alexander Baez merupakan pemenang Mr. Meksiko dan runner up kontes Mr. Universe. Dia adalah seorang atlet dan body bulder yang disiplin. Agar tubuhnya tampak lebih berotot, ia berniat untuk melakukan implan pada otot dadanya. Tahu 1999 ia menjalani operasi implan otot dada impiannya tersebut. Ketika terbangun dari prosedur operasi, bukannya tubuh berotot yang ia dapat. Di dadanya kini tertempel dua payudara milik wanita.

Mau Mengimplant Otot Dada Malah Keliru Payudara
Mau Mengimplant Otot Dada Malah Keliru Payudara. image [source]

Sang dokter bedah, Reinaldo Silvestre pun kemudian diburu oleh polisi untuk dimintai pertanggung jawaban. Selidik punya selidik, ternyata si Silvestre ini adalah dokter abal-abal. Sedikitpun, ia tidak pernah memperoleh pendidikan dokter. Meskipun begitu ia telah banyak menangani operasi impant payudara pada wanita. namun lagi-lagi, alat operasi yang ia gunakan bukan merupakan alat medis. Ia menggunakan alat alat dapur dalam menjalankan prosedur operasi tersebut. Ia pun akhirnya di penjarakan. Lalu ratusan korban lain bagaimana ya? Dokter gadungan ini telah beroperasi selama 1 tahun.

3. Pasien Lumpuh, Tapi Sadar Ketika Matanya DiCongkel Dan Dipotong Sembari Dokter Mendengarkan Musik Disko.

Saat mau menjalani operasi, kita akan ditawari dua macam jenis pembiusan, bius lokal atau bius total. Ketika memilih bius total maka kita akan tertidur saat prosedur operasi di jalankan. Namun juka memilih bius lokal, hanya bagian yang akan dioperasi saja yang mati rasa. Kalau kamu harus menjalani operasi mata, kira-kira prosedur pembiusan mana yang akan kamu pilih? Bius total atau bius lokal? Pasti bius total kan? Itu juga yang dipilih oleh Carol Weihner.

Pasien Lumpuh, Tapi Sadar Ketika Matanya DiCongkel Dan Dipotong Sembari Dokter Mendengarkan Musik Disko
Pasien Lumpuh, Tapi Sadar Ketika Matanya Di Congkel. Image [source]

Carol Weihner ini sudah sejak lama matanya terasa sakit. Oleh dokter pribadinya, akan lebih baik jika mata kirinya tersebut dihilangkan saja, supaya rasa sakit berkepanjangan yang ia derita hilang. Setalah beberapa kali konsultasi, jadwal operasi pun di tetaplan. Ketika waktu operasi tiba, Carol diberi bius total oleh dokter anestesy. Menurut penjelasan dokter, bius tersebut akan bekerja dengan dua cara. Pertama membuat bagian tubuh yang akan dioperasi mati rasa. Yang kedua, bius tersebut akan membuat Carol Tidak sadarkan diri. bius pun diberikan, namun celakanya bius hanya bekerja membuat tubuh Carol mati rasa saja, sementara kesadarannya masih aktif. Ketika operasi pemindahan mata dijalankan ia dalam keadaan sadar. Jadi ketika matanya di congkel-congkel, di tarik dan di potong, ia masih sadar. Begitu juga ketika dokter mendengarkan musik disco dalam menjalankan operasi tersebut. Carol seperti orang yang di cincang hidup-hidup. Di operasi dalam kondisi sadar membuatnya mengalami trauma berkepanjangan. Selama beberapa tahun ia takut untuk berbaring.

4. Pasien Terbakar Ketika Menjalani Operasi

Ketika mau menjalani operasi untuk pertama kali, pasti banyak pikiran negatif yang berseliweran di kepala kita. beberapa pikiran buruk itu antara lain: kalau dokter salah potong bagaimana? Dokter yang akan menangani ini pengalaman belumya? Kalau nanti aku alergi obat dan penyakitku bertambah parah bagaimana? Atau petanyaan bagaimana kalau aku tidak selamat dalam operasi ini? Apapun jenis pertanyaannya, kebanyakan pasien yang akan menjalani operasi pasti tidak pernah menduga bahwa mereka akan terbakar saat menjalani prosedur operasi.

Pasien Terbakar Ketika Menjalani Operasi
Pasien Terbakar Ketika Menjalani Operasi. image [source]

Kasus ini menimpa Jannice McCall, seorang wanita berumur 65 tahun. Wanita ini terbakar ketika sedang menjalani operasi dan meninggal seminggu kemudian. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2009. Selain Jannice, ada juga Enrique Ruiz, ia dinyatakan mengalami kebakaran tingkat 2, setelah tabung oksigen yang membantu pernafasannya meledak akibat ada peralatan operasi yang mengalami korslet. Chaterine Reuter juga mengalami kebakaran tubuh tingkat ke 3 setelah alkohol yang dipakai untuk mensterilkan alat-alat operasi terbakar. Akibat tubuhnya terbakar saat menjalani operasi tersebut ia mengalami komplikasi infeksi jantung, paru paru dan gagal ginjal.

Itulah beberapa Mal Praktek yang akibatnya fatal bagi si pasien. Jika kamu perlu operasi di masa depan, pastikan kamu memilih rumah sakit yang bisa dipercaya. Selain itu pastikan juga kamu didampingi oleh keluarga dekat. Bukan apa-apa, sekedar berjaga-jaga saja. Karena sebagian besar rumah sakit akan berusaha menutup-nutupi Mal Praktek yang terjadi di tempat mereka. Tanpa ada pihak keluarga yang menunggui kita tidak bisa berbuat apa-apa, karena saat operasi kita kan tidak sadar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *