Sedang memuat 7 Kebiasaan Sepele Di Kamar Mandi Ini Ternyata Tidak Sehat !

7 Kebiasaan Sepele Di Kamar Mandi Ini Ternyata Tidak Sehat !

Kamu Sering Melakukan Kebiasaan Buruk Yang Mana?

Kamar mandi biasanya merupakan tempat yang digunakan oleh banyak orang untuk mengawali hari. Begitu bangun tidur kebanyakan orang akan menuju kamar mandi. Entah untuk sekedar cuci muka, kumur-kumur ataupun buang air kecil. Aktivitas orang orang dikamar mandi berbeda beda. Ada yang terlalu menikmati sehingga menghabiskan waktu lama, namun ada pula yang hanya ciprat pipi kanan ciprat pipi kiri kemudian langsung berangkat kerja.

7 Kebiasaan Buruk di Kamar Mandi
7 Kebiasaan Buruk di Kamar Mandi. image [source]

Terkait dengan aktivitas di kamar mandi tersebut tiap tiap orang mempunyai kebiasaan sendiri sendiri. Kebiasaan tersebut kadang dilakukan secara reflek tanpa banyak melibatkan pikiran sadar dalam melakukannya. Berikut ini beberapa kebiasaan sepele di kamar mandi yang ternyata tidak sehat.

1. Mengunakan Sikat Gigi Yang Sama Setelah Kita Sakit.

Ketika kamu sedang sakit flu kemudian menyikat gigi, maka bakteri serta virus dari air ludah akan berpindah ke sikat gigi. Jika setelah sikat gigi, kamu tidak mencuci secara bersih sikat tersebut, maka bakteri serta virus dapat pertahan selama berminggu-minggu. Ketika setelah sembuh kamu menggosok gigi dengan sikat itu lagi, kamu bisa kembali terinfeksi penyakit yang sama.

Mengunakan Sikat Gigi Yang Sama Setelah Kita Sakit
Mengunakan Sikat Gigi Yang Sama Setelah Kita Sakit.image [source]

Contoh kasusnya misal saat radang tenggorokan. Ketika kita terjangkit penyakit radang tenggirokan ini, maka tubuh perlu disembuhkan dengan antibiotik. Tubuh kita sendiri tidak bisa membangun kekebalan terhadap serangan virus penyebab radang tenggorokan tersebut. Biasanya penyakit radang tengorokan disembuhkan dengan antibiotik. Ketika kuman penyebab radang tenggorokan dalam tubuh sudah mati semua oleh antibiotik dan badan kita mulai sembuh, kita justru terserang lagi kuman penyebab radang tenggorokan karena gosok gigi dengan sikat yang masih menyimpan kuman. Untuk mencegahnya, ketika habis sakit sebaiknya kita ganti sikat gigi.

2. Menyimpan Semua Sikat Gigi Dalam 1 Wadah Gelas.

Bagi kamu anak kos yang menggunakan kamar mandi bersama, hati hati terhadap penggunaan wadah penyimpanan sikat gigi bareng-bareng. Seperti yang sudah dijelaskan pada poin pertama tadi, ketika kita menggosok gigi, maka sebagian kuman yang ada di kelenjar ludah akan berpindah dan bertahan lama di sikat gigi. Ketika kita menggunakan kamar mandi bersama, dan menyimpan semua sikat gigi di wadah yang sama maka bakteri dari mulut orang yang satu bisa berpindah ke mulut orang lainnya. Hal itu bisa terjadi terutama jika wadah penyimpanan sikat gigi bersama tersebut sempit. Jika sikat yang disimpan banyak, maka bulu sikat yang satu bisa menyentuh bulu sikat yang lain. dengan saling bersentuhannya bulu sikat gigi tersebut, kuman pun dengan leluasa berpindah.

Menyimpan Semua Sikat Gigi Dalam 1 Wadah Gelas
Menyimpan Semua Sikat Gigi Dalam 1 Wadah Gelas. image [source]

Pada alat-alat yang dipakai bersama, biasanya kesadaran untuk mempersihkan juga kurang. Di bagian bawah wadah penyimpanan sikat gigi tersebut jika tidak dibersihkan dalam waktu lama akan menjadi sarang pertumbuhan bakteri. Kalau tidak percaya coba saja raba cairan di bagian bawah wadah sikat gigi. Jika ada cairannya, biasanya berlendir. Lendir tersebut merupakan tanda keberadaan bakteri. Untuk menghindari pertukaran penyakit, maka sebaiknya tiap orang memiliki wadah tempat menyimpan sikat gigi sendiri-sendiri.

3. Menyimpan Sabun di Wadah Yang Rapat.

Tahu tidak, ternyata bakteri dapat tumbuh juga di cairan sabun. Bakteri dapat tumbuh pada sabun yang terus menerus basah. Jika kamu tidak penasaran, coba saja simpan sabun di atas genangan air tipis. Air tersebut akan berubah menjadi lendir. Lendir inilah yang menjadi pertanda bahwa ada bakteri yang tumbuh di air rendaman sabun tersebut. Bakteri yang sama juga akan tumbuh jika kita menyimpan sabun padat di wadah yang rapat. Sehabis digunakan, sabun akan basah oleh air. Ketika ditaruh di wadah yang tidak tembus air, maka air akan mengumpul di bagian bawah. Genangan air tersebut akan membuat sisi bawah sabun selalu basah. Kondisi sabun yang selalu basah tersebut menjadi tempat yang ideal bagi tumbuhnya bakteri.

Menyimpan Sabun di Wadah Yang Rapat
Menyimpan Sabun di Wadah Yang Rapat. image [source]

Agar tidak menjadi tempat tumbuhnya bakteri, sabun padar lebih baik disimpan di wadah yang berpori-pori. Dengan begitu air akan menetes ke bawah dan sabun tetap kering jika kondisi sabun kering, maka potensi tumbuhnya bakteri pun akan berkurang.

4. Membiarkan Handuk Lama Jamuran

Sering kan melihat kain lembab yang tidak terpakai selama beberapa hari berubah jadi hitam? Itu merupakan spora dari jamur. Spora aslinya berukuran mikroskopis. Jika kamu bisa melihat butiran-butiran hitamnya, berarti jumlah spora dari jamur tersebut jumlahnya sudah jutaan. Jamur tersebut tentu saja bisa menyebabkan pakaian kita menjadi lapuk.

Membiarkan Handuk Lama Jamuran
Membiarkan Handuk Lama Jamuran. image [source]

Selain pakaian menjadi lapuk, ada efek lain dari sepora jamur ini bagi kesehatan. 25 persen dari populasi manusia di dunia ini, alergi terhadap spora jamur. Menghirup sedikit debu spora jamur saja bisa menyebabkan mereka menderita asthma atau reaksi alergi lainnya. Gawat kan jika kamu punya tamu, numpang ke kamar mandi dan kemudian terserang asthma akibat pakaian mu yang jamuran?

5. Mengunakan Kain Lap Tangan Bersama.

Di kamar mandi restoran atau tempat makan, biasanya disediakan kain untuk mengeringkan sehabis cuci tangan. Karena dipakai banyak orang, biasanya kain lap tersebut lembab. Kain yang lembab ini sangat cocok menjadi tempat bakteri serta kuman untuk tumbuh dan berkembang biak. Diperparah dengan kenyataan bahwa kain lap tersebut dipakai oleh banyak orang, maka potensi tumbuhnya bakteri pun semakin besar. Kita juga tidak pernah tahu, tangan yang di lap di kain tersebut habis digunakan untuk menyentuh apa oleh pemiliknya.

Mengunakan Kain Lap Tangan Bersama
Mengunakan Kain Lap Tangan Bersama. image [source]

Agar aman dari serangan bakteri milik orang lain sebaiknya gunakan kain lap pengering milik sendiri ya. Jika malas menbawa-bawa kain, sehelai tisu pun cukup untuk mengeringkan tangan kita yang basah. Cukup sediakan 1 pack tisu dalam kemasan plastik dan kitapun bisa bebas kemana-mana.

6. Mengantungkan Banyak Handuk Lembab Dalam Satu Gantungan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa di kamar mandi biasanya banyak terdapat handuk yang di gantungkan di dinding. Handuk tersebut biasanya habis di pakai dan di gantung agar kering. Jika kamar mandi tersebut di pakai oleh bannyak orang maka biasanya banyak handuk yang digantungkan dalam satu gantungan. Handuk-handuk tersebut digantungkan berdesak-desakan di tempat yang sempit.

Mengantungkan Banyak Handuk Lembab Dalam Satu Gantungan.
Mengantungkan Banyak Handuk Lembab Dalam Satu Gantungan. image [source]

Handuk lembab yang digantungkan bersama-sama dalam ruang sempit akan susah kerin. Efeknya kain tersebut akan tercium bau apek. Itu menandakan jamur maupun bakteri sudah berkembang pada kain. Selain itu jika handuk banyak orang di tumpuk jadi satu resiko perpindahan kuman juga semakin tinggi.

7. Meninggalkan Pisau Cukur Basah Terbuka Di Kamar Mandi.

kamar mandi merupakan lingkungan yang lembab. Di tempat yang lembab ini, bakteri maupun jamur akan dengan cepat tumbuh. Pisau cukur yang basah, jika di tinggalkan di tempat terbuka juga akan dengan cepat di tumbuhi bakteri. Bisa membayangkan tidak, bercukur pakai pisau cukur yang ada bakteri atau jamurnya. Ngeri kan?

Meninggalkan Pisau Cukur Basah Terbuka Di Kamar Mandi
Meninggalkan Pisau Cukur Basah Terbuka Di Kamar Mandi.image [source]

Sedikit terluka saja, bakteri atau jamur yang ada pada pisau cukur tersebut akan masuk dan menginfeksi tubuhmu. Maunya tampil keren dengan bercukur, eh malah terinfeksi bakteri. Ngak mau kan kejadian seperti itu? Maka itu sebagai langkah pencegahan sebaiknya kamu selalu menyimpan dan mengeringkan pisau cukur ditempat tertutup sehabis di pakai.

Itulah beberapa kebiasaan sepele di kamar mandi yang sering dilakukan orang tanpa sadar. Ternyata efeknya kurang baik ya bagi kesehatan. Untuk itu sebelum terkena imbas lebih parah sebaiknya lita merubah kebiasan–kebiasaan buruk tersebut menjadi kebiasaan yang baik. Harapannya ketika hal hal kecil yang kita lakukan sudah baik, tingkat kesehatan kita pun akan semakin baik pula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *