Sedang memuat 6 Hal Ini Membuat Finlandia Mempunyai Kualitas Pendidikan Terbaik Di Seluruh Dunia

6 Hal Ini Membuat Finlandia Mempunyai Kualitas Pendidikan Terbaik Di Seluruh Dunia

Pendidikan sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas di suatu negara. Mendidik berbeda dengan mengajar. Jika mengajar hanya fokus pada memasukkan pengetahuan saja, maka untuk mendidik seorang harus mampu memasukkan pengetahuan serta nilai nilai yang membentuk watak seseorang. Jika pendidikan di suatu negara berjalan dengan baik, maka selain pintar siswa siswanya juga memiliki perilaku dan budi pekerti yang baik. Dengan begitu kepintaran yang dimiliki seseorang tidak digunakan untuk membodohi orang lain. jika yang difokuskan hanya pada mengajar saja maka siswa siswa akan pintar namun kepintarannya di pakai untuk hal hal yang merugikan diri sendiri atau orang lain.

6 Hal Ini Membuat Finlandia Mempunyai Kualitas Pendidikan Terbaik Di Seluruh Dunia
6 Hal Ini Membuat Finlandia Mempunyai Kualitas Pendidikan Terbaik Di Seluruh Dunia. image [source]

Menentukan negara mana yang mempunyai kualitas pendidikan paling baik memang susah. Meskipun begiru, kita bisa melihat kualitas pendidikan suatu negara dari sebuah tes yang dilakukan oleh sebuah lembaga yang disebut PISA (Program for International Student Asessment). Tes yang dilakukan oleh PISA ini menguji kemampuan siswa siswa dari berbagai negara dalam bidang matematika, pengetahuan umum dan pengetahuan alam. Negara yang secara konsisten menduduki peringkat teratas dianggap memiliki kualitas pendidikan yang paling baik. Dalam tes terakhir negara yang menduduki peringkat teratas dari tes PISA ini adalah: Jepang, Singapura, Korea selatan dan Finlandia. Khusus Finlandia, negara ini secara konsisten menduduki peringkat 5 besar. Ini menunjukkan bahwa Finlandia memiliki kualitas pendidikan yang bagus. Banyak pihak yang penasaran dengan kualitas pendidikan di Finlandia yang baik ini. mereka kemudian mencoba menggali informasi tentang pendidikan di Finlandia. Hasilnya 10 alasan berikutlah yang membuat kualitas pendidikan di Finlandia menjadi baik. apa saja penyebabnya? Ini kesepuluh daftarnya.

1. Sebelum Masuk Usia Sekolah Anak Sudah Dipersiapkan Dengan Baik.

Di Finlandia bahkan ketika habis dilahirkan anak anak sudah disiapkan dengan baik. pemerintah memberikan paket baby box yang berisi pakaian, buku dan barang barang kebutuhan anak lainnya selama satu tahun. Baby box tersebut diberikan gratis kepada ibu yang baru melahirkan. Selain itu orang tua yang hidup di Finlandia juga diberi kesempatan yang cukup untuk terbentuknya ikatan batin antara anak dengan orang tua. Kesempatan tersebut berupa cuti kerja sehabis punya anak. Si ibu menerima curi 4 bulan melahirkan dengan gaji di bayar penuh. Selain itu tersedia juga cuti tambahan selama 6 bulan. Hebatnya lagi si ayah juga mendapatkan waktu cuti yang sama lho setelah anaknya lahir. Hebat bukan?

Sebelum Masuk Usia Sekolah Anak Sudah Dipersiapkan Dengan Baik.
Sebelum Masuk Usia Sekolah Anak Sudah Dipersiapkan Dengan Baik. image [source]

Pemerintah Finlandia juga menyediakn tempat penitipan anak serta pra sekolah gratis bagi mereka mereka yang memutuskan untuk menitipkan anak anaknya. Meskipun gratis kualitas tempat penitipan anak dan pra sekolah ini kualitasnya tidak abal abal. Pengasuhnya saja minimal harus berpendidikan sarjana. Mereka harus benar benar menguasai bidangnya dalam membimbing anak anak usia pra sekolah belajar dan bermain. Gaji guru guru di tempat penitipan anak ini juga ditanggung oleh pemerintah. Pemerintah Finlandia mengusahakan agar tempat penitipan anak maupun PAUD bukan sekedar tempat untuk menaruh anak anak ketika mereka ditinggal kerja oleh orang tuanya. Mereka menjamin bahwa selain untuk menitipkan anak, tempat tersebut juga mendukung bagi anak untuk belajar dan berkembang.

2. Pendidik Adalah Profesi Top Dengan Persiapan Yang Eksensif.

Pernah baca tidak iklan ajakan untuk mengikuti diklat menjadi tenaga pengajar di PAUD atau TK. Di indonesia diklat diklat menjadi tenaga pengajar seperti itu banyak dibuka. Dalam waktu hitungan bulan mereka yang ikut diklat sudah bisa mengajar di PAUD atau TK. Berbeda dengan yang terjadi di indonesia, untuk bisa menjadi guru mereka harus melakukan minimal 5 sampai 7 tahun pendidikan. Untuk bisa menjadi tenaga pengajar, mereka harus bisa melakukan penelitian setara jenjang S2 dan membuat disertasi. Penelitian setara S2 tersebut di biayai oleh pemerintah Finlandia. Meskipun harus sekolah dalam jangka waktu yang lama sebelum bisa menjadi guru, peminatnya lumayan banyak. bayangkan saja, untuk mengisi 120 lowongan calon guru 2300 orang berkompetisi memperebutkan kursi yang tersedia. Minat menjadi guru sangat tinggi karena profesi guru di Finlandia termasuk posisi yang membanggakan. Guru setara dengan dokter dan pengacara.

Pendidik Adalah Profesi Top Dengan Persiapan Yang Eksensif.
Pendidik Adalah Profesi Top Dengan Persiapan Yang Eksensif. image [source]

Guru guru di Finlandia dihormati oleh masyarakat. Kesejahteraan mereka di penuhi dan benar benar disiapkan. Sebelum menyelesaikan pendidikan selama 5 sampai 7 tahun tersebut mereka belum diperbolehkan untuk memegang kelasnya sendiri. Menjadi guru bagi mereka adalah profesi sepanjang hayat. Mereka menjadi guru tidak semata mata karena uang. Menjadi guru merupakan minat dan keinginan pribadi. Karena kesejahteraanya dijamin oleh pemerintah mereka tak perlu lagi sibuk mencari tambahan penghasilan di sana sini yang menguras banyak tenaga. Guru guru bisa fokus pada mendidik siswa siswanya.

3. Guru Memiliki Kebebasan Dan Kemandirian Dalam Mengembangkan Kelasnya.

Dimedia sosial atau di dalam percakapan sehari hari, sering kita dengar guru guru di indonesia menolak untuk disalahkan setiap kali terjadi peristiwa kenakalan remaja. Mereka juga sering mengungkapkan bahwa tugas guru disekolah terlalu berat. Materi yang harus diajarkan banyak dengan waktu yang relatif pendek. Mereka masih harus mengejar materi materi yang ada dalam ujian. Akibat terlalu sibuk dengan mengejar materi, mereka baru sampai pada taraf mengajar dan bukan mendidik. Berbagai hal diatas menunjukkan bahwa guru guru di indonesia memiliki keterbatasan dalam mengelola kelasnya. Mereka dibatasi oleh waktu, dibatasi oleh materi, dibatasi oleh kurikulim dan juga dibatasi oleh tuntutan orang tua agar nilai ujian anak anak mereka baik baik.

Guru Memiliki Kebebasan Dan Kemandirian Dalam Mengembangkan Kelasnya.
Guru Memiliki Kebebasan Dan Kemandirian Dalam Mengembangkan Kelasnya. image [source]

Di Finlandia guru memiliki kemandirian dan kebebasan dalam mengelola kelas mereka. Mereka bebas mengajar di manapun, tidak terpaku harus di dalam kelas. Bahkan mereka bisa mengajar dalam team. Jadi antara guru biologi dengan guru matematika misalnya bersama sama mengelola satu kelas. Jadi dalam satu sesi pembelajaran tersebut siswa siswa belajar biologi sekaligus belajar matematika. Selain diberi kebebesan dalam mengelola kelas, kurikulim Finlandia juga dibuat cukup singkat dan tak perlu mendetail. Dengan begitu guru punya ruang yang lebih luas dalam berimprovisasi. Guru lebih leluasa menyusun strategi belajar dan menggunakan berbagai macam pendekatan sesuai dengan karakter anak didiknya.

4. Dana Yang Cukup Bagi Anak Anak Kurang Mampu.

Biaya merupakan salah satu kendala utama dalam memperoleh pendidikan yang layak. Seringkali anak anak dari golongan bawah putus sekolah akibat biaya pendidikan yang terlalu tinggi. Khusus untuk anak anak kurang mampu ini, pemerintah Finlandia menyediakan dana talangan yang cukup bagi mereka untuk terus melanjutkan pendidikan. Anak anak putus sekolah akibat harus bekerja juga bisa diminimalkan di Finlandia. Peyebabnya jaminan sosial serta jaminan kesehatan sudah berjalan baik disana. Jadi anak anak paling miskin pun terjamin makan dan kesehatanya. Yang perlu meraka lakukan hanyalah berangkat kesekolah dan belajar. Tanpa perlu memikirkan masalah masalah ekonomi dan kesehatan.

Dana Yang Cukup Bagi Anak Anak Kurang Mampu.
Dana Yang Cukup Bagi Anak Anak Kurang Mampu. image [source]

Untuk sekolah sekolah yang banyak siswa berkebutuhan khusus, dana tambahan juga siap digelontorkan pemerintah. Pemerintah Finlandia ingin memastikan bahwa anak berkebutuhan khusus pun dapat memperoleh pendidikan yang setara dengan anak anak lai. Demikian juga guru guru di sekolah berkebutuhan khusus tersebut di beri fasilitas yang lebih dari guru guru normal. Sarana dan prasarana belajar pun di cukupi kebutuhannya oleh pemerintah. Dengan begitu tak ada lagi alasan belajar terhambat karena uang dan fasilitas.

5. Tidak Ada Ujian.

Tujuan utama dari pendidikan adalah memasukkan nilai nilai dan pengetahuan ke dalam diri anak didik. Namun yang terjadi di indonesia justru berbeda. Anak anak bersekolah demi sebuah nilai. Entah pengetahuannya masuk atau tidak, entah perilaku mereka bertambah baik atau tidak, yang penting nilai rapotnya 9 semua. Untuk megejar nilai ini cara apapun dihahalkan seperti mencontek dan berbuat curang. Orang tua pun ikut ikutan bangga ketika nilai nilai anaknya bagus. Ketika nilai anak nya jelek, mereka merasa malu. Karena kualitas pendidikan di lihat dari lembaran nilai maka sekolah sekolah berlomba lomba supaya nilai siswanya bagus. Guru guru di tuntut untuk mengajarkan materi ujian dan anak anak di drill dengan materi materi yang diujikan. Akibatnya tak ada waktu untuk mengajarkan nilai nilai kehidupan pada anak.

Tidak Ada Ujian.
Tidak Ada Ujian. image [source]

Di Finlandia guru guru tidak memprioritaskan mengajar materi materi ujian. Penyebabnya adalah di Finlandia tidak ada ujian. Kualitas pendidikan tidak dinilai dalam angka angka dan lembaran. Orang tua tidak menuntut anak anaknya memiliki nilai 9 di raport karena memang tidak ada nilai. Raport anak berisi diskripsi perkembangan anak. Anak anak didik tidak perlu malu mereka memperoleh nilai buruk di matematika atau mata pelajaran lain. mereka menikmati kegiatan belajar dan benar benar memperoleh pengetahuan. Belajar di dalam sekolah sekolah di Finlandia bukanlah beban namun kebutuhan dan kesenangan.

6. Anak Anak Di Finlandia Tidak Buru Buru Dimasukkan Sekolah.

Ada fenomena di masyarakat kita, orang orang kaya berlomba lomba menyekolahkan anak anak mereka sedini mungkin dan disekolah sekeren mungkin. Anak yang umurnya baru 4 tahunan sudah disekolahkan fullday, les matematika, kursus piano dan seabrek kegiatan lainnya. Sejak kecil, anak anak diajari membaca, berhitung dan menghafal banyak hal. Di Finlandia hal berbeda justru terjadi. Abak abak disana mulai bersekolah dalam usia yang relatif lebih lambat di bandingkan negara negara lain. sebelum umur anak 7 tahun, mereka belum boleh sekolah.

Anak Anak Di Finlandia Tidak Buru Buru Dimasukkan Sekolah.
Anak Anak Di Finlandia Tidak Buru Buru Dimasukkan Sekolah. image [source]

Memang sebelum usia sekolah ada preschool dan penitipan anak. Namun di kedua lembaga informal ini anak anak fokus untuk bermain dan belajar melalui pengalaman. Mereka tidak dipaksa untuk belajar membaca atau berhitung. Kecuali Jika mereka menunjukkan minat untuk mempelajarinya. Orang orang Finlandia sepakat bahwa anak anak akan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik ketika usia mereka cukup. Sehingga anak tidak perlu dibuat stress dengan tuntutan materi di luar usia mereka. Keyakinan orang orang Finlandia ini ternyata terbukti dengan hasil pendidikan mereka yang selalu menempati 5 besar.

Selain 6 hal di atas, penyebab lain mengapa kualitas pendidikan Finlandia bagus adalah: kualitas sekolahnya merata, melibatkan unsuk kesenangan pada kegiatan di sekolah dan anak anak dibebaskan untuk mengembangkan bakat dan minat mereka. Kapan indonesia menyusul menjadi negara dengan kualitas pendidikan terbaik ya. Semoga saja dalam waktu singkat kita bisa mengejar ketertinggalan di dunia pendidikan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *