Sedang memuat 5 Kapten Kapal Pengecut Ini Lari Duluan Ketika Kapalnya Karam Dan Banyak Penumpang Mati

5 Kapten Kapal Pengecut Ini Lari Duluan Ketika Kapalnya Karam Dan Banyak Penumpang Mati

Penumpang Dalam bahaya Malah Ditinggal Kabur

Kapal laut merupakan salah satu alat transportasi yang sering digunakan setelah pesawat dan kendaraan darat. Laut itu luas, dengan memakai kapal jalur yang dilewati lebih leluasa untuk di pilih tanpa ada kekhawatiran untuk bertabrakan dengan kapal lain. namun nyatanya, tabrakan antar kapal sering juga terjadi. Karena berada jauh dari daratan, ketika mengalami kecelakaan kapal yang berada di tengah laut ini juga perlu waktu lama untuk menunggu pertolongan jika sewaktu waktu kapal mengalami kecelakaan atau karam. Karena kondisi jauh dari pertolongan tersebut, maka kapal dilengkapi dengan skoci dan pelampung dengan harapan mereka bisa menolong diri mereka sendiri.

5 Kapten Kapal Pengecut Ini Lari Duluan Ketika Kapalnya Karam Dan Banyak penumpang Mati
5 Kapten Kapal Pengecut Ini Lari Duluan Ketika Kapalnya Karam Dan Banyak penumpang Mati. image [source]

Ada aturan yang berlaku di dunia pelayaran. Sang nahkoda dan ABK, dilarang meninggalkan kapal sebelum semua penumpang lain selamat. Aturan ini sudah disepakati oleh semua pelaku pelayaran di seluruh dunia dan menjadi semacam kode etik. Semua orang yang bekerja sebagai nahkoda atau ABK tahu akan aturan ini. meskipun semua tahu, tak jarang kode etik tersebut di langgar oleh para nahkoda kapal. Tak jarang ketika kapal mengalami kecelakaan, entah terbakar atau bertabrakan dengan kapal lain, mereka justru pergi menyelamatkan diri duluan. Akhirnya penumpang yang kebingungan pun di tinggalkan sendiri tanpa pertolongan. Mau tahu siapa saja nahkoda kapal pemgecut ini dan seberapa parah dampak yang mereka akibatkan? Baca infonya di daftar berikut ini.

1 Nahkoda Yang Dijuluki Kapten Coward.

Coward dalam bahasa inggris artinya pengecut. Nama asli nahkoda kapal yang dijuluki kapten coward ini adalah Franchesco Schettino. Ia ini di percaya untuk menahkodai kapal Costa Concordia asal itali. Pada 13 januari 2012, ia membawa kapal yang mengangkut 1000 orang lebih di wilayah giglio, Latina Italia. Ketika ia sedang pamer kemahiran mengemudi kapal kepada salah satu kenalan ceweknya, tiba tiba kapal yang ia nahkodai menghantam batu di bawah laut.

 Nahkoda Yang dijuluki Kapten Coward.
Nahkoda Yang dijuluki Kapten Coward. image [source]

Yang membuat miris lagi, bukannya menolong para penumpang evakuasi dari kapal yang mulai karam, dia malah sibuk kabur duluan dari kapal menyelamatkan dirinya sendiri. akibat kecelakaan kapal tersebut 32 orang meninggal dunia karena tenggelam. Sementara sang kapten tidak basah sedikit pun karena buru buru naik skoci yang tersedia di kapal. Ia pun kemudian di bawa ke pengadilan dan di dakwa dengan hukuman 16 tahun penjara.

2. Kapten Yianis Avranas, Yang Meninggalkan Para Penumpang Bersama Penyanyi Dan Koki.

Yianis Avranas ini merupakan nahkoda kapal yunani yang bernama Greek Luxury Liner Oceanos. Tahun 1991 ia membawa penumpang untuk berpesiar di pantai afrika selatan. Tiba tiba saja, kapal pesiar asal yunani ini mengalami kerusakan dan tenggelam. Anehnya, sang Nahkoda dan Para Abk justru kabur duluan menggunakan sekoci yang tersedia. Para kru kapal pesiar tersebut meninggalkan penumpang kebingungan.

Kapten Yianis Avranas, yang meninggalkan para penumpang bersama penyanyi dan koki.
Kapten Yianis Avranas, yang meninggalkan para penumpang bersama penyanyi dan koki. image [source]

Yang tersisa di kapal hanyalah para penyanyi dan tukang masak beserta penumpang. Untung saja, ada patroli dari afrika selatan yang berhasil menyelamatkan para penumpang satu persatu. Ketika diadili, sang nahkoda ini berkilah bahwa ia telah memerintahkan semua orang untuk meninggalkan kapal. Namun para penumpang tidak mau meninggalkan kapal ketika ia memerintahkan seperti itu. Terang saja para penumpang tidak mau meninggalkan kapal. Semua kapal penyelamat sudah di pakai duluan oleh sang nahkoda bersama ABKnya. Meninggalkan kapal berarti nyebur ke laut kan. Cuma alasan untuk menutupi sifat pengecut dari sang kapten sepertinya.

3. Kapten kapal Zang shunwe, yang selamat sementara 436 penumpang meninggal.

Salah satu tragedi kecelakaan paling heboh di cina terjadi pada juni 2015. Kapal pesiar yang mengalami kecelakaan tersebut bersama eastern oriental star. Kapal ini nahkodai oleh Zang Shunwe. Kapal tersebut mengangkut 450 penumpang dan rata rata adalah orang tua. Kapal pesiar yang satu ini sedang melintasi sungai Yangtze. Untuk menghindari badai, sang kapten kapal melakukan manuver belok darurat. Rupanga sudut belok yang diambil terlalu tajam sehingga kapal pesiar tersebut terguling.

Kapten kapal Zang shunwe, yang selamat sementara 436 penumpang meninggal.
Kapten kapal Zang shunwe, yang selamat sementara 436 penumpang meninggal. image [source]
Akibat kecelakaan ini 435 orang meninggal karena tenggelam. Hanya menyisakan 14 orang yang berhasil selamat. Ajaibnya , sang kapten justru selamat. Setelah dilakukan pencarian selama 2 jam, sang kapten ini ditemukan selamat tanpa cidera apapun. Ia pun di tuduh meninggalkan kapal duluan sewaktu penumpang lain perlu di selamatkan. Tindakannya yang berlayar menuju badai juga memperberat dakwaan. Yang mengejutkan, setelah menyebabkan 435 orang meninggal ia lolos dari jerat hukum dan hanya di cabut ijin sebagai nahkodanya.

4. Byron Vutsinas, meninggalkan kapal terbakar bersaama 370 penumpangnya.

Pada 12 november 1965, kapal Yarmouth Castle ini berlayar dari dari Miami menuju Nassau. Tepat di belakang kapal ini ada kapal pesiar lain yang bernama kapal bahama star. Sang kapten bahama star yang bernama Brown melihat kapal di depannya penuh asap dan terbakar. Oleh karena itu ia memerintahkan pada anak buahnya untuk melaju dengan kecepatan penuh untuk menolong para penumpang di kapal depan.

Byron Vutsinas, meninggalkan kapal terbakar bersaama 370 penumpangnya.
Byron Vutsinas, meninggalkan kapal terbakar bersaama 370 penumpangnya. image [source]

Ternyata hal yang memalukan terlihat. Sang kapten kapal Yarmout castle sudah duduk manis bersama kru kapal di atas perahu penyelamat. Sementara itu para penumpang di tinggalkan berjuang melawan asap dan api dan membesar. Sang kapten kapal Bahama star pun kemudian memerintahkan kapten kapal Yarmout untuk kembali ke kapal yang terbakar dan menoloing penumpang penumpangya. 90 orang meninggal akibat kebakaran kapal ini. seandainya kapten kapal bahama star tidak datang menolong mungkin jumlah korban makin banyak akibat kecerobohan kapten kapal yang kabur duluan dari Yarmout Caste ini.

5. Kapten Kapal Yang Dihukum Seumur Hidup Karena Memerintahkan Penumpangnya Tinggal Sementara Ia Ngacir Menyelamarkan Diri.

Siap menjadinahkoda, seharusnya siap berusaha sekuat tenaga untuk menjaga keselamatan para penumpangnya yang sedang berada dalam bahaya. Namun apa yang dilakukan ileh nahkoda berumur 68 tahun ini benar benar tidak terpuji. Namanya Lee Jon Seok. Ia adalah kapten kapal feri asal korea selatan. Ia mengangkut 300 anak sekolah yang sedang mengadakan field trip. Tiba tiba kapal tersebut mengalami kerusakan dan ada tanda tanda tenggelam.

Kapten Kapal Yang Dihukum Seumur Hidup Karena Memerintahkan Penumpangnya Tinggal Sementara Ia Ngacir Menyelamarkan Diri.
Kapten Kapal Yang Dihukum Seumur Hidup Karena Memerintahkan Penumpangnya Tinggal Sementara Ia Ngacir Menyelamatkan Diri. image [source]

Bukannya memberitahukan akan keadaan yang sebenarnya, sang kapten beserta awak kapal justru berbojong dan mengatakan semuanya baik baik saja. Sang kapten memerintahkan semua penumpang yang masih anak anak tersebut supaya tetap tinggal di kapal, sementara sang kapten bersama kruw kapal kabur naik perahu sekoci dengan alasan meminta bantuan. 300 anak sekolah meninggal dalam insiden tersebut. sang nahkoda bersama beberapa awak kapal pun ditangkap. Sang nahkoda di dakwa dengan pasal pembunuhan. Ia di jatuhi hukuman seumur hidup. Sementara 2 orang kruw dianggap ikut bertanggung jawab dan dihukum 30 tahun penjara.

Tanggung jawab seorang nahkoda ternyata besar juga ya. Jika kapal mengalami kecelakaan nyawanya sendiri menjadi taruhannya. Kalau nekad kabur dan menyelamatkan diripun ternyata ia masih bisa dijerat dengan hukuman penjara. Semoga saja kita tak pernah naik kapal yang nahkodanya pengecut seperti kasus kasus diatas ya. Sehingga keselamatan kita terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *