Sedang memuat Diburu Seperti Hewan, Begini Lho Nasib Miris Para Penderita Albino Di Afrika Selatan.

Diburu Seperti Hewan, Begini Lho Nasib Miris Para Penderita Albino Di Afrika Selatan.

Semoga Lekas Berakhir Diskriminasi Terhadap Albino Ini

Nasib orang kulit hitam di benua eropa dan amerika dulu mengenaskan sekali. Meraka tidak punya hak hak seperti manusia lain. mereka di perbudak dan di perjual belikan. Kini setelah perbudakan dihapuskan dan orang orang kulit hitam mendapatkan hak yang setara dengan orang kulit putih, ternyata ada juga lho kaum yang masih mengalami penindasan. Mereka adalah orang orang yang menderita kelainan albino.

Diburu Seperti Hewan, Begini Lho Nasib Miris Para Penderita Albino Di Afrika Selatan.
Diburu Seperti Hewan, Begini Lho Nasib Miris Para Penderita Albino Di Afrika Selatan. image [source]

Orang albino ini merupakan penderita kelainan genetik. Berbeda dengan orang normal, kulit mereka tidak bisa menghasilkan pigmen. Dari segi kesehatan saja mereka sudah rentan terkena penyakit kanker. Ditambah lagi perlakuan tidak manusiawi yang sering mereka terima dari banyak pihak di benua afrika. Perlakuan tidak manusiawi seperti apa sih yang diterima para penderita albino do afrika ini? simak kengeriannya di bawah ini.

1. Penderita Kelainan Albino Mendapat Diskriminasi Parah.

Penderita Kelainan Albino Mendapat Diskriminasi Parah.
Penderita Kelainan Albino Mendapat Diskriminasi Parah. image [source]

Di afrika umumnya orang berkulit hitam. Albino yang di masyarakat lainnya memang jarang ada, di afrika tambah jarang. Itu karena penderita albino dianggap sebagai kutukan atau keturunan hantu. Mereka di bunuh sejak masih kecil. Sehingga bertemu orang albino dewasa di masyarakat afrika itu sebauah keajaiban.

2. Organ Tubuh Mereka Di Rampas.

 Organ Tubuh Mereka Di Rampas.
Organ Tubuh Mereka Di Rampas. image [source]

Yang biasa di rampas oleh perampok itu pada umumnya harta atau uang. Tapi di afrika, seorang penderita albino juga penuh kecemasan karena sewaktu waktu anggita tubuh mereka bisa di rampas. Salah satu korban yang mengalami nasib ini adalah gadis albino dengan nama kabula. Pulang sekolah ia diikuti oleh seorang lelaki. Setelah tahu rumah si gadis tersebut, esok paginya si lelaki datang, menebas lengan si gadis, memasukkan nya kedalam plastik dan melarikan diri. rupanya anggota tubuh penderita albino laku dijual dengan harga mahal. Organ tersebut di pakai untuk ritual tertentu.

3. Bahkan Sesusah Mati Pun, Mereka Masih Tidak Aman.

Di kamerun ada seorang wartawan yang bernama ebongue. Ketika kecil ia mengalami diskriminasi hebat akibat menderita albino. Ia pun kemudian bisa selamat dengan pindah ke itali. Ketika dewasa, ia memberanikan diri menemui paranormal yang dulu sempat mengincar tubuhnya untuk bertanya secara langsung, kenapa ia dulu memperlakukan ebungue seperti mangsa.

Bahkan Sesusah Mati Pun, Mereka Masih Tidak Aman.
Bahkan Sesusah Mati Pun, Mereka Masih Tidak Aman. image [source]

Ketika ebongue bertemu dengan sang dukun ternyata perilaku si dukun masih sama. Si dukun masih menganggap bahwa ebongue itu sebagai mangsa. Dalam wawancara si dukun selalu bilang bahwa ebounge itu laku mahal. Si dukun juga mengaku bahwa ia tak takur di tangkap polisi karena membunuh albino. Tiap polisi datang, si dukun akan menyuap dengan uang dan ia pun bebas berburu orang albino lagi. Si dukun juga mengaku bahwa ia sering membongkar kuburan orang albino seiap kali ada yang baru mati dan dikuburkan.

4. Para Penderita Albino Tak Jauh Jauh Dari Kemiskinan.

 Para Penderita Albino Tak Jauh Jauh Dari Kemiskinan.
Para Penderita Albino Tak Jauh Jauh Dari Kemiskinan.image [source]

Sejak kecil mendapatkan diskriminasi, ketika sudah dewasa pun nasib mereka tidak jauh berubah. Mereka susah mendapatkan pekerjaan karena dianggap kena kutukan iblis. Oleh karena tak bisa bekerja itu rata rata terhantung kepada anggota keluarga lain untuk menopang hidup. Keluar rumah juga susah karena mereka selalu diincar untuk di rampas organnya.

5. Setitik Harapan Bagi Pare Penderita Albino Di Afrika.

Setitik Harapan Bagi Pare Penderita Albino Di Afrika.
Setitik Harapan Bagi Pare Penderita Albino Di Afrika. image [source]

Kalau dulu belum banyak yang peduli pada nasib penderita albino di afrika ini, maka sekarang orang orang mulai peduli. Mereka mulai sadar bahwa orang albino itu bukan ada karena kutukan dari iblis. Mereka juga mulai sadar bahwa orang albino berhak mendapatkan hidupnya seperti orang berkulit hitam lainnya. mereka menentang pembunuhan pada penderita albino. Bahkan ketika ada dukun yang memburu penderita albino, penduduk desa kompak melawan orang orang yang berusaha mencelakai penderita albino itu.

Semoga saja dimasa depan orang orang afrika tahu bahwa albino itu terjadi karena kelainan genetik dan bukan karena kutukan iblis. Pemerintah aftika juga diharapkan peduli dengan nasib orang albino ini dan menangkap siapapun yang melakukan tindakan keji terhadap mereka. hanya dengan begitulah para penderita albino akan selamat. Hidupmu kauh lebih beruntung dari pada para penderita albino ini kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *