Sedang memuat Ini Bukti Bahwa Gaya Hidup Orang Orang Cina Pada Jaman Dahulu Itu Jorok Namun Juga Jenius.

Ini Bukti Bahwa Gaya Hidup Orang Orang Cina Pada Jaman Dahulu Itu Jorok Namun Juga Jenius.

Sulit Dipercaya Apa Yang Mereka Lakukan Ini

Ketika berbicara masalah Cina pasti pikiran kita langsung mengarah ke produk KW, keuletan sekaligus pelitnya orang orang Cina, obat-obatan mujarab ala tabib Cina atau bisa juga dinasti kekaisaran Cina yang sangat terkenal itu. Sebagian dari stereotip tentang penduduk Cina tersebut memang benar, namun ada sebagian juga yang salah. Yang dibicarakan orang tentang kehidupan di masa lalu Cina biasanya hanya terkait dengan kehidupan istana dan kaisar-kaisarnya. Perebutan kekuasan, perang dan kisah kisah percintaan mendominasi topik pembicaraan. Meskipun jarang dibahas, ternyata ada juga lho sisi lain dari kehidupan bangsa Cina di masa lalu. Sisi lain itu adalah sisi kehidupan rakyat jelatanya.

Ini Bukti Bahwa Gaya Hidup Orang Orang Cina Pada Jaman Dahulu Itu Jorok Namun Juga Jenius.
Ini Bukti Bahwa Gaya Hidup Orang Orang Cina Pada zaman Dahulu Itu Jorok Namun Juga Jenius. image [source]

Rakyat jelata yang hidup di Cina pada zaman dahulu sangat berbeda dengan gaya hidup glamor para penghuni istana. Mereka harus berjuang dengan masalah dan kesulitan hidup sehari hari. Beberapa masalah yang harus dihadapi oleh kalangan proletar di kehidupan bangsa Cina zaman dahulu antara lain: keterbatasan makanan, kemiskinan hingga perbudakan. Di tengah himpitan berbagai masalah hidup tersebut rakyat jelata bangsa Cina zaman dahulu ini memutar otak, mencari celah untuk tetap bisa bertahan. Hasilnya adalah gaya hidup yang unik, berbeda dari bangsa lain. mungkin ada yang menganggap gaya hidup rakyat jelata Cina di zaman dahulu ini jorok. Namun tak bisa di pungkiri, penduduk Cina merupakan pionir dalam penemuan barang barang tertentu serta teknik pengobatan yang dikenal manjur. Mau tahu apa saja sisi kehidupan rakyat Cina pada zaman dahulu yang agak jorok namun jenius tersebut? Berikut ini daftarnya.

1. Teknik Jorok Mengawetkan Telur Yang Berubah Jadi Pengobatan.

Zaman dahulu, ketika kaisar dan pejabat Cina hidup dengan kelimpahan, rakyat mereka ada dalam kondisi berkebalikan. Mereka jarang mendapatkan daging sebagai makanan. yang ada hanyalah telur dan telur. Karena saking banyaknya telur tersebut mereka harus menemukan cara agar telur telurnya awet, tidak membusuk ketika stoknya sedang banyak. jika di masyarakat lain telur tersebut direbus dengan teh atau dibuat asinan, masyarakat Cina di Dongyan mempunyai cara lain. mereka merebus kuning telur di dalam kencing anak anak.

Teknik Jorok Mengawetkan Telur Yang Berubah Jadi Pengobatan.
Teknik Jorok Mengawetkan Telur Yang Berubah Jadi Pengobatan. image [source]

Kencing anak anak yang umurnya kurang dari 10 tahun di tampung. Kuning telur kemudian dipisahkan dari putih telurnya. Kining telur yang sudah terpisah tersebut kemudian direbus hingga mendidih di dalam kumpulan urin anak anak tersebut. Hasilnya telur tersebut memang awet. Rebusan telur dalam urin anak anak ini disebut dengan Tongzi dan. Sampai saat ini pun teknik mengawetkan telur dengan cara direbus di dalam urin ini masih dipraktekkan. Kebiasaan tersebut justru menjadi tradisi di Dongyan. Masyarakat disana percaya bahwa mengkonsumsi telur yang direbus di dalam urin anak anak bisa menyehatkan. Efek menyehatkan dari tongzi ini memang masih perlu dikaji lagi secara ilmiah. Namun jika pun terbukti benar, tegakah kamu memakan telur yang direbus dalam urin anak anak? Bukan bermaksud menistakan tradisi Cina ya, kalau penulis sih ogah.

2. Masyarakat Cina Menganggap Wanita Yang Telapak Kakinya Puntung Itu Super Seksi

Kehidupan memang tidak bisa lepas dari seksualitas. Kehadiran wanita wanita cantik nan seksi selalu menjadi bagian dari sejarah di semua bangsa. Kecantikan dan keseksian itu relatif. Masing masing bangsa memiliki kriteria sendiri sendiri. bahkan antara satu orang dengan orang lainnya pun bisa beda beda dalam menilai seorang wanita itu cantik atau tidak. Rata rata wanita cantik atau seksi di nilai dari wajahnya, ukuran payudaranya, ukuran pinggulnya, pantatnya, betisnya dan beberapa bagian tubuh lain. yang aneh, masyarakat Cina pada jaman dahulu menilai seksi tidaknya seorang wanita dari telapak kakinya. Ya telapak kaki wanita bagi lelaki-lelaki Cina pada zaman dahulu adalah bagian yang paling seksi, paling menarik dan paling menggairahkan.

Masyarakat Cina Menganggap Wanita Yang Telapak Kakinya Puntung Itu Super Seksi
Masyarakat Cina Menganggap Wanita Yang Telapak Kakinya Puntung Itu Super Seksi. image [source]

Ketika berhubungan intim dengan wanita, lelaki-lelaki Cina akan menaruh perhatian besar pada telapak kaki pasangannya. konon katanya, bahkan ada buku panduan yang berisi 40 cara mencumbu telapak kaki wanita ketika berhubungan intim. Wah jangan jangan ini buku kamasutra versi Cina. Telapak kaki yang dianggap seksi adalah telapak kaki wanita yang bentuknya meruncing seperti bunga lotus. Untuk mendapatkan bentuk kaki seperti itu, wanita wanita Cina sengaja mengikat dengan kuat ujung telapak kaki mereka. Ikatan ini akan menyebabkan jari kaki mereka terlipat sati sama lain membentuk ujung yang runcing. Akibat upaya itu, kaki menjadi tidak normal. Ya ampun, apa tidak sudah ya pas dipakai jalan? Utuk mendapatkan predikat seksi, cara cara yang menyiksa diri tersebut pun dipakai. Yang mengherankan lagi, kebudayaan membentuk kaki menjadi runcing ini kini mulai muncul lagi.

3. Sangat Anti Terhadap Bau Badan, Tapi Mengganggap Bahwa Mandi Itu Bisa Menyebabkan Penyakit.

Bayangkan punya teman yang tidak pernah mau mandi namun dia tidak ingin punya bau badan. Sebagai ganti mandi ia memilih memakai parfum dalam jumlah banyak. apa tanggapanmu terhadap teman yang seperti ini? kalau penulis sih pengen mangatakan situ waras? Tapi tidak boleh karena bisa menyinggung perasaan teman kita tersebut. Percaya atau tidak, perilaku seperti itulah yang ditampakkan oleh orang orang Cina pada zaman dahulu. Mereka sangat anti terhadap bau badan. Disisi lain mereka juga malas mandi karena mereka beranggapan bahwa mandi itu bisa menyebarkan penyakit. Mereka menganggap bahwa air itu kotor. Jika mereka mandi, takutnya mereka akan sakit oleh air yang kotor tersebut. Untuk mencegah bau badan akibat jarang mandi, kaum bangsawan dan kaum proletar mempunyai solusi yang berbeda.

Sangat Anti Terhadap Bau Badan, Tapi Mengganggap Bahwa Mandi Itu Bisa Menyebabkan Penyakit.
Sangat Anti Terhadap Bau Badan, Tapi Mengganggap Bahwa Mandi Itu Bisa Menyebabkan Penyakit. image [source]

Kaum kaya akan memakai wewangian dalam jumlah banyak untuk menghilangkan bau badan ini. para pejabat pun ketika mau bertemu dengan kaisar harus menghisap cengkih dulu agar bau mulutnya tidak ugal-ugalan kemana-mana. Wanita wanita kerajaan akan membawa sekantong wewangian di pergelangan tangan untuk mengusir bau badan. para pegawai istana juga mendapatkan subsidi uang khusus untuk membeli wewangian badan dan rambut. Wewangian di masa itu merupakan barang yang mewah. Rakyat jelata banyak yang tidak bisa membeli wewangian. Tidak punya wewangian namun takut sakit jika harus mandi dengan air, tabib tabib diCina menyarankan agar orang orang ini rutin membasuh ketek mereka dengan urin untuk menghilangkan bau badan. lagi lagi urin yang dipakai, apa tidak tambah bau pesing ya?

4. Masyarakat Cina Menjadi Pionir Dalam Penggunaan Urin Dan Kotoran Manusia Sebagai Obat.

Di zaman yang sudah modern ini teknik pengobatan berkembang ke beberapa arah. Penggunaan cara cara yang tidak lazim dalam dunia kedokteran pun banyak di temui. Seperti misalnya penggunaan urin untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Penggunaan urin ini mulai marak di terapkan di eropa dan amerika sana. Namun tahu tidak kalau ternyata bangsa Cina sudah menerapkan teknik itu sejak beratus ratus tahun yang lalu. Ya Cina merupakan pioner penggunaan urin sebagai obat. Dunia pengobatan modern mengakui bahwa di dalam urin manusia terdapat beberapa hormon. Beberapa hormon ini ternyata mampu menjaga supaya fungsi fungsi tubuh manusia berjalan dengan lancar. Secara singkatnya hormon yang terkandung dalam urin manusia bisa di gunakan untuk menjaga kesehatan.

Masyarakat Cina Menjadi Pioner Dalam Penggunaan Urin Dan Kotoran Manusia Sebagai Obat.
Masyarakat Cina Menjadi Pioner Dalam Penggunaan Urin Dan Kotoran Manusia Sebagai Obat. image [source]

Dunia pengobatan modern sekarang ini mampu memisahkan antara hormon dengan zat lain yang ada dalam urin. Abad 21 gitu loh, apa sih yang tidak bisa dilakukan. Kemampuan tersebut tentu saja belum di kuasai oleh bangsa Cina 2000 tahun yang lalu. Namun fakta bahwa mereka tahu kalau di dalam urin terdapat penyembuh, merupakan hal yang mengagumkan. Untuk memperoleh obat yang ada dalam urin ini, bangsa Cina mengumpulkan urin dari banyak orang ke dalam ember besar. Urin tersebut kemudian di panaskan sehingga airnya menguap dan menyisakan kristal. Kristal inilah yang diresepkan oleh tabib tabib untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Selain urin mereka juga memakai kotoran bab bayi untuk menyembuhkan sakit perut. Kotoran BAB bayi di fermentasi selama beberapa hari, kemudian di larutkan dalam air. Orang yang sakit diare atau mencret-mencret kemudian disuruh untuk meminum air rendaman bab bayi tersebut. Bakteri baik yang ada di bab bayi hasil fermentasi akan mengalahkan bakteri jahat penyebab sakit perut. Wah kok jadi teringat y#kult ya ada bakteri baiknya segala. Bedanya ini dibuat dari feces bayi.

5. Masyarakat Cina Sudah Menemukan Vaksin Jauh Sebelum Edward Jenner

Ketika masih sekolah tentu kita diajari bahwa penemu vaksin, pertama kali adalah Edward Jenner. Si Edwar Jenner ini menyembuhkan anak yang terkena cacar dengan mengoleskan cairan dari cacar sapi ke luka si anak. Ini terjadi di abad 18 atau sekitar tahun 1800 an. Jauh sebelum itu, tabib tabib Cina mampu mencegah anak anak terserang penyakit cacar lho. Kalau di masa sekarang, teknik ini disebut dengan teknik vaksinasi. Jika vaksinasi di masa sekarang dilakukan dengan cara menyuntik atau memasukkan vaksin lewat mulut, cara yang di pakai oleh tabib tabib Cina ini berbeda.

Masyarakat Cina Sudah Menemukan Vaksin Jauh Sebelum Edward Jenner
Masyarakat Cina Sudah Menemukan Vaksin Jauh Sebelum Edward Jenner image [source]

Caranya agak menjijikkan, anak anak yang sehat, agar tidak terserang cacar diminta untuk memakan cuilan koreng dari anak anak yang menderita cacar. Dengan memakan cuilan koreng tersebut, tubuh si anak sehat akan membangun sistem kekebalan terhadap penyakit cacar. Mengagumkan ya bagaimana tabib tabib Cina tersebut sudah tahu cara vaksinasi. Meskipun caranya agak jorok, yang penting anak anak selamat dari serangan penyakit cacar.

Itulah beberapa gaya hidup masyarakat Cina pada zaman dahulu. Menurutmu cara cara mereka dalam mengatasi masalah hidup jorok atau tidak? Bagaimanapun juga kejeniusan bangsa Cina dalam segi pegobatan ini perlu diacungi jempol. Pengobatan mereka masih diakui oleh banyak orang sampai sekarang ini. pernah dengar kan istilah obat Cina? Harga dari obat Cina tersebut dikenal mahal namun sangat manjur. Perkara obat tersebut dibuat dari apa, sebaiknya tak usah menelisik terlalu dalam. Takutnya bahan bahan obat berasal dari hal hal menakutkan seperti yang sudah dibahas. Yang paling penting tetap hargai ya apa pun budaya dan adat yang mereka yakini. Tidak usah saling mencaci maki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *