Penemuan Mumi Berumur 1500 Tahun Memakai Sepatu Jadi Bukti Eksistensi Penjelajah Waktu?

Penemuan Mumi berumur 1500 tahun di Mongolia beberapa waktu lalu memunculkan sejumlah teori konspirasi dari pengguna internet di seluruh dunia. Salah satu yang paling santer diberitakan adalah kemungkinan adanya time traveler atau penjelajah waktu. Pasalnya mumi tersebut ditemukan dalam keadaan memakai sepatu kulit yang mirip dengan sepatu buatan Adidas.

Belum lama ini para ilmuan menemukan situs penggalian yang dianggap amat penting di Mongolia. Pasalnya mumi yang ditemukan diduga berasal dari 1500 tahun lalu. Penemuan ini sedikit mengobati rasa penasaran akan nenek moyang bangsa Mongolia. Tapi bukan itu yang menjadi fokus berita internasional, melainkan mumi yang memakai alas kaki seperti sepatu boot memunculkan banyak reaksi dari netizen.

Penemuan Mumi Berumur 1500 Tahun di Mongolia

Awal pekan minggu kedua bulan April 2016 menjadi sejarah di dunia antropologi setelah kelompok ilmuwan menemukan mumi berumur 1500 tahun di Mongolia. Mumi yang diduga besar berjenis kelamin wanita ini ditemukan di kawasan Pegunungan Altai tepatnya di komplek Pemakaman Turkik.

1 tempat ditemukan
Penemuan Mimi Berumur 1500 Tahun di Mongolia [ Image Source ]

Mumi ditemukan terkubur di lahan pemakaman Turkik yang terletak di ketinggian lebih dari 2.800 mdpl. Arkeolog dari Museum Khvod mengatakan bahwa mumi yang ditemukan diduga berjenis kelamin wanita hal ini didasarkan atas tidak ditemukannya busur di dalam makam. Penemuan ini seakan menjawab rasa penasaran akan nenek moyang bangsa Mongolia.

Mumi Yang Ditemukan Memakai Alas Kaki Menyerupai Sepatu Boot

Inilah yang menjadi dasar bermunculannya teori konspirasi dari para pengguna internet saat melihat foto-foto mumi yang baru ditemukan di Mongolia. Nampak pada foto yang beredar di berbagai media internasional, mumi tersebut tengah memakai alas kaki yang sangat mirip dengan sepatu boots merk Adidas.

2 sepatu adidas
Mumi Yang Ditemukan Memakai Alas Kaki Menyerupai Sepatu Boot [ Image Source ]

Dari sana kemudian muncul berbagai spekulasi atas asal-usul si mumi. Para arkeolog melalui penelitian tentu sangat berhati-hati dalam mengungkap identitas mumi berdasarkan fakta ilmiah yang ada. Namun para pengguna internet mulai menyebar teori konspirasi akan keberadaan penjelajah waktu yang benar-benar ada di dunia. Dibuktikan dari mumi yang mereka anggap memakai sepatu Adidas.

Penemuan Lain di Sekitar Makam Tak Kalah Mengejutkan

Para ilmuwan tidak hanya dikejutkan dengan penemuan mumi berumur 1500 tahun yang mengenakan pakaian lengkap plus alas kaki seperti sepatu boot. Di sekitar mumi ini juga ditemukan benda lain yang tak kalah mengejutkan.

3 benda lain yang ditemukan
Penemuan Lain di Sekitar Makam Tak Kalah Mengejutkan [ Image Source ]

Mumi wanita yang baru saja ditemukan tersebut dikubur bersamaan dengan benda-benda lain seperti bantal, kepala kambing, hingga travel bag. Ada pula teko besi, pakaian kuno, vas tanah liat, pelana kuda, dan tali kekang. Yang lebih mengherankan lagi mumi ini dikuburkan bersandingan dengan jasad kuda yang saat ditemukan juga dalam kondisi utuh.

Mengenal Tradisi Pemakaman Bangsa Turk

Orang-orang Turk adalah sekelompok suku yang menempati kawasan Asia Tengah hingga Siberia mulai abad ke 6 sebelum masehi. Bangsa ini diyakini sebagai nenek moyang manusia modern yang kni tinggal di daerah Asia dan Eropa Timur.

4 metode pakamakan turkik
Mengenal Tradisi Pemakaman Bangsa Turk [ Image Source ]

Bangsa Turk yang meninggal umumnya dikuburkan bersamaan dengan harta mereka yang berharga yang diyakini bisa mereka ambil kembali di dunia berikutnya. Hal ini kian diperkuat dengan penemuan mumi 1500 tahun beberapa waktu lalu dimana di dalam kuburan tersebut juga banyak ditemukan benda berharga.

Secara ilmiah mumi yang ditemukan di Mongolia tersebut bukanlah penjelajah waktu seperti yang selama ini digegerkan. Ini menjadi penemuan ilmiah yang membuktikan orang-orang Mongolia memang sudah mengenal pakaian hangat dan alas kaki untuk bertahan hidup di lingkungan yang ekstrim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *