Sedang memuat Ajaib, 6 Orang Ini Berhasil Selamat Setelah Menyelinap Dan Menjadi Penumpang Gelap Di Roda Pesawat. Dua Diantaranya Berasal Dari Indonesia.

Ajaib, 6 Orang Ini Berhasil Selamat Setelah Menyelinap Dan Menjadi Penumpang Gelap Di Roda Pesawat. Dua Diantaranya Berasal Dari Indonesia.

Nekat Nekat Ya Mereka Mereka Ini

Dunia penerbangan merupakan dunia yang penuh resiko. Mereka bekerja dengan mesin bertenaga besar, memiliki bahan bakar yang mudah meledak dan berada di ketinggian. Ditambah lagi, dunia penerbangan ini selalu bersinggungan dengan cuaca. Sesuatu yang di luar jangkauan kendali manusia. Tak jarang, penerbangan ini juga harus melintasi lautan yang luas. Agar berjalan lancar, semua alat alat canggih yang ada di badan pesawat tersebut juga harus berfungsi dengan normal. Ada gangguan sedikit saja, mereka bisa jatuh di belantara yang belum terjamah oleh manusia.Oleh karena tingginya bahaya yag mengancam dunia penerbangan ini, maka pihak pihak penerbangan ini ditangani secara hari hari. Prosedur keamanan detail telah dibuat untuk menjamin keselamatan banyak orang. peralatan yang ada di pesawat di cek secara rutin. Begitu juga kesehatan pilot yang akan memegang kendali pesawat. Kondisi kesehatan mereka selalu di monitor. Ketika pesawat mau lepas landas, orang sipil yang tidak berkepentingan di larang untuk masuk. Ini untuk mencegah keberadaan orang yang ingin menyelinap dan jadi penumpang gelap.

Ajaib, 6 Orang Ini Berhasil Selamat Setelah Menyelinap Dan Menjadi Penumpang Gelap Di Roda Pesawat. Dua Diantaranya Berasal Dari Indonesia.
Ajaib, 6 Orang Ini Berhasil Selamat Setelah Menyelinap Dan Menjadi Penumpang Gelap Di Roda Pesawat. Dua Diantaranya Berasal Dari Indonesia. Image [source]

Meskipun begitu, keberadaan penumpang gelap yang menyelinap ke roda pesawat sering terjadi. Kondisi tersebut tentu saja sangat membahayakan. Membahayakan bagi penyelinap itu sendiri serta bagi pesawat dan penumpang yang ada di alamnya. Bagi si penumpang gelap, resiko yang ia hadapi ketika menyelinap di ruang roda pesawat adalah menghadapi suhu beku, menghadapi rendahnya kadar oksigen di ketinggian dan menghadapi resiko jatuh saat roda pesawat mulai dibuka untuk pendaratan. Saking bahayanya resiko yang dihadapi oleh para penumpang gelap ini, hanya 25 persen saja yang berhasil selamat. Dari sedikit yang selamat tersebut, sebagian besar mengalami luka luka serius dan perlu beberapa hari pemulihan di rumah sakit. siapa saja orang orang yang berhasil selamat setelah berhasil menaklukkan bahaya sebagai penumpang gelap di pesawat tersebut? berikut ini informasinya.

1. Mario Stevan Ambarita, Bertaruh Nyawa Demi Bertemu Presiden Jokowi.

Mario ini merupakan pemuda asal pekan baru, Riau. Ia dilahirkan di Jakarta, namun orang tuanya kemudian mengajak Mario ke Pekan Batu. Pernah belajar di STM jurusan mesin, Mario ini tentu saja sedikit tahu tentang mesin pesawat. Selain itu Mario ini juga hobi menonton video aksi aksi ekstrim di youtube. Dari youtube itulah ia mendapat inspirasi menjadi penumpang gelap di sebuah pesawat. Setahun lebih waktu yang ia butuhkan untuk mempelajari seluk beluk bandara serta jadwal pesawat.

Mario Stevan Ambarita, Bertaruh Nyawa Demi Bertemu Presiden Jokowi.
Mario Stevan Ambarita, Bertaruh Nyawa Demi Bertemu Presiden Jokowi.Image [source]

Setelah rencananya matang, Mario ini pun memanjat pagar keamanan bandara yang tingginya 2 meter. Melalui jalur kargo, ia menunggu saat petugas lengah. Begitu ada kesempatan, Mario pun langsung memanjat dan bersembunyi di ruang roda pesawat. Genap 2 jam ia berada diruang roda pesawat tersebut. Suara bising dari mesin, suhu dingin mendekati 0 derajat, serta oksigen yang menipis mengancam nyawanya. Ia pun sempat pingsan di dalam ruangan sempit tersebut. Begitu pesawat mendarat di bandara koala namu, Mario pun langsung terpental ketika pintu roda di buka. Ia mengalami pendarahan di telinga. Untung saja taka da cidera permanen yang diderita. Yang pasti ia ditangkap karena aksi ekstrimnya tersebut. Ketika ditanya, alasannya menyelinap di ruang roda pesawat adalah untuk bertemu dengan presiden Jokowi di Jakarta. Akibat ulah bodoh dari Mario ini GM bandara Riau di copot. Mario sendiri di hukum kurungan selama 1 malam.

2. Pengungsi Asal Somalia Yang Nekat Masuk Ruang Roda Pesawat Karena Ingin Bertemu Ibunya.

Namanya Yahya Abdi. Ia adalah remaja kelahiran Somalia. Di Negara tersebut keluarganya terpaksa harus mengungsi karena wilayahnya dilanda konflik berkepanjangan. Suatu hari Yahya Abdi ini di bawa oleh ayah dan ibu tirinya ke amerika serikat. Oleh ayahnya Yahya diberi tahu bahwa ibu kandungnya telah meninggal. Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, ayah yahya mengajak s=keluarganya termasuk yahya Abdi ini mengungsi ke amerika serikat sebagai imigran.

Pengungsi asal Somalia yang nekat masuk ruang roda pesawat karena ingin bertemu ibunya.
Pengungsi asal Somalia yang nekat masuk ruang roda pesawat karena ingin bertemu ibunya. Image [source]

Delapan tahun tinggal di amerika, akhirnya ia tahu bahwa ayahnya telah berbohong. Ibu kandungnya ternyata masih hidup. Ayah yahya ini membawanya ke amerika serikat tanpa sepengetahuan si ibu kandung. Mengetahui ibunya masih hidup dan tinggal di kam pengungsian etiopia, yahya pun nekat. Suatu hari ia pamit kesekolah namun pergi ke bandara. Ia kemudian melihat semua jadwal penerbangan.setelah mengantongi info penerbangan, ia pun lalu memilih satu pesawat yang terbang ke barat dan menyelinap di ruang roda mobil. 5 setengah jam ia habiskan di ruangan sempit, bersuhu dingin dan sedikit oksigen tersebut. Ketika sampai di bandara transit, Yahya ini pun terlempar keluar. Oleh petugas bandara, yahya langsung mendapatkan pertolongan dan di rawat selama beberapa hari. Ia pun menjadi terkenal dan beberapa pihak menghubungkan yahya dengan ibunya di somalia. Untuk pertama kalinya dalam 8 tahun yahya akhirnya bias berbicara dengan ibunya.

3. Bas Wie, Yatim Piatu Yang Ingin Mengubah Nasib Di Australia.

Di tahun 1946, usia bocah ini baru 12 tahun, ia adalah anak yatim piatu yang bekerja di dapur sebuah bandara demi mendapatkan makanan. Ia merasa bahwa masa depannya suram. Sangat ingin pergi ke Australia karena teringat akan kebaikan seorang prajurit asal Negara tersebut yang memberinya roti dan permen.Bas Wie pun kemudian membulatkan tekad untuk pergi kesan. Ia memilih sebuah pesawat yang menuju ke sana.

Bas wie, yatim piatu yang ingin mengubah nasib di Australia.
Bas wie, yatim piatu yang ingin mengubah nasib di Australia. Image [source]

Ketika suasana sepi dan petugas bandara lengah, ia segera menyelinap masuk ke ruang roda pesawat. Dalam upayanya itu, Bas Wie mengalami luka cuku dalam di bagian bahunya. Di dalam ruang roda Bas Wie juga harus berjuang menghadapi suhu dingin serta tipisnya oksigen. Beruntung akhirnya ia sampai juga di bandara Australia. Namun ternyata masalahnya belum usai. Waktu itu Austraia punya kebijakan untuk menolak imigran asal asia. Ia pun rencananya akan dipulangkan oleh banyak pihak. Beruntunglah, ada 1 keluarga yang mau mengadopsinya. Bas Wie pun menjadi warga Negara australi 12 tahun kemudian.

4. Fidel Maruhi, Pengen ke Paris, Nyasar ke LA Dan Dipulangkan Lagi.

Fidel Maruhi berasal dari Tahiti. Ia hidup sebatangkara setelah di tinggal mati oleh ibunya. Fidel ini tahu bahwa masa depannya suram. Dalam hari ia ingin pergi ke paris, dimana pemain sepakbola favoritnya tinggal. Ai tahu bahwa kota tersebut jaraknya jauh. Ia tahu bahwa ia perlu tiket pesawat, tapi tak punya uang cukup. Akhirnya ia nekat menyelinap di ruang roda pesawat.
Ia sudah memilih pesawat dengan seksama.

Fidel Maruhi, pengen ke paris, nyasar ke La dan dipulangkan lagi.
Fidel Maruhi, pengen ke paris, nyasar ke La dan dipulangkan lagi. Image [source]

Setelah terbang selama beberapa jam, ia ternyata tiba di Los Angeles karena pesawat tersebut perlu transit mengisi bahan bakar. Ketika tiba di bandara LA tersebut, suhu tubuh Fidel sangat dingin, pakaiannya compang camping karena hembusan angina yang kencang. Kaki fidel mati rasa. Karena suhu tubuh yang dingin, ia pun dibawa ke rumah sakit terdekat. Seharian ia dibaringkan di bawah lampu agar tubuhnya hangat. Ajaibnya ia bias pulih tanpa cidera permanen. Sayangnya, susah susah susah berjuang dalam hidup dan mati, ia kemudian dipulangkan kembali ke Haiti. Yah, ngak jadi sampai paris deh.

5. Andrei Cherbakov Yang Harus Kehilangan 2 Tangan Akibat Menyelinap Dalam Roda Pesawat.

Andrei ini merupakan remaja usia 15 tahun asal Rusia. Ia merasa tidak bahagia hidup dalam leluarganya. Ayahnya seorang pecandu alkohol. Di dalam rumah tangganya sering terjadi pertengkaran. Ia pun kemudian kabur dari rumah, naik taksi dan menuju ke bandara.

Andrei Cherbakov yang harus kehilangan 2 tangan akibat menyelinap dalam roda pesawat.
Andrei Cherbakov yang harus kehilangan 2 tangan akibat menyelinap dalam roda pesawat.Image [source]

Melihat ada lubang di pagar bandara, ia menyelinap masuk. Ia mendekati pesawat dengan ukuran besar. Tak ada petugas yang melihat, ia pun naik ke roda pesawat dan terlelap. Ketika terbangun pesawat tersebut sudah mengudara. Ia ketakutan dan kedinginan. Suhu kakinya mencapai minus 50 derajat. Ketika pesawat mendarat di sebuah bandara, ia ditemukan dalam keadaan pingsan. Petugas medis pun langsung membawanya ke rumah sakit dengan ambulan. Namun sayang, kondisi tubuhnya sudah belu. Sel sel tangannya sudah mati sehingga harus diamputasi. Tapi nyawanya terselamatkan dan ia harus kembali ke keluarganya yang semula.

6.Charles Mckinley, Mengirimkan Dirinya Sendiri Dalam Wujud Paket.

Namanya McKinley, ia baru saja putus dari sang pacar. Uang habis, dan tidak punya kartu kredit. Ia sangat rindu dengan rumah yang berada di Negara lain. Mau beli tiket pesawat tidak punya uang, satu satunya yang ia punya hanyalah voucer UPS, jasa pengiriman lintas Negara. Melihat kotak kayu yang teronggok di jalan, Charles inipun punya ide brilian.

Charles McKinley, mengirimkan dirinya sendiri dalam wujud paket.
Charles McKinley, mengirimkan dirinya sendiri dalam wujud paket. Image [source]

Ia mengemas dirinya sendiri ke dalam kotak kayu, menempelinya dengan label alamat dan memanggil petugas UPS untuk melakukan penjemputan kiriman. Sejam kemudian petugas ekspedisi pun datang menjemput paket berupa kotak kayu. Tak ada yang tahu bahwa Charles ada di dalamnya. Ia pun kemudian diangkut pakai pesawat dan diantarkan ke rumah orang tuanya. Di dalam pesawat ia bersembunyi di ruang kargo, bebas jalan jalan dan asuk kembali kotak sebelum pesawat mendarat. Ketika UPS sampai di alamat orang tuanya, paket berupa kotak kayu tersebut pun diangkut. Malangnya, satu bagian kayu lepas. Dab petugas UPS tahu bahwa isi paket berupa orang. Tahu telah terjadi pelanggaran UU, petugas UPS pun memanggil polisi. Charles pun malah ditangkap dan diminta bayar denda sebesar 1.500 dolar. Sial banget ya, lagi tidak punya uang malah didenda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *