Sedang memuat Beberapa Alasan Mengapa Kamu Akan Susah “Berteman Lagi” Setelah Memiliki Perasaan Kepada Temanmu

Beberapa Alasan Mengapa Kamu Akan Susah “Berteman Lagi” Setelah Memiliki Perasaan Kepada Temanmu

Kamu pasti pernah merasakan kepada salah satu seorang temanmu bahwa ia begitu spesial di matamu. Dari mulai jarang bertegur sapa hingga bisa bertukar cerita tentang kehidupan satu sama lain. Dari mulai kamu hanya sekedar mengenalnya sampai kamu benar-benar mengenal seluk-beluk tentang dirinya. Begitupun dia ke kamu. Semakin lama, dari hari ke hari kehadirannya makin kamu nantikan dan akhirnya hal yang kamu tak sangka menyapamu. Kamu menyukainya dan kamu tidak tahu apakah ia menyimpan perasaan yang sama terhadapmu atau tidak.

Kamu tentu akan berharap ia tahu apa yang kamu rasa, bagaimana perasaanmu terhadapnya. Namun tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya. Kamu tentu akan berspekulasi sendiri melihatnya yang selalu ada dan selalu meresponmu. Apakah dia menyimpan perasaan seperti apa yang kamu rasakan kepadanya atau tidak. Dan hal inilah, yang akan mengorbankan pertemanan kalian dan mempertahankannya akan lebih susah.

1. Menyatakan Perasaan atau Berusaha untuk Ikhlas Melupakan

Memberikan perasaan kepada seseorang memang tidak salah. Mempunyai perasaan dan kepada siapa perasaan itu jatuh kitapun tidak tahu. Jika kamu mengalami hal ini dengan salah seorang temanmu, maka yang tersisa hanya ada dua pilihan. Menyatakan perasaanmu atau berusaha untuk ikhlas melupakan perasaan itu. Jika kamu seorang yang berani mengambil segala resiko, maka tentu kamu akan memilih untuk menyatakannya.

menyatakan perasaan atau berusaha melupakan [image source]
menyatakan perasaan atau berusaha melupakan [image source]

Namun jika kamu seorang yang belum berani menerima resiko, kamu akan berusaha sendirian untuk mengikhlaskan perasaanmu padanya, selain itu mungkin ini adalah salah satunya cara untuk mempertahankan pertemananmu dengannya. Menyatakan perasaan memang akan menghilangkan beban dan cepat membuat move on, namun tidak bisa dijamin bahwa ia akan tetap bersikap sama seperti sebelumnya.

2. Akan Sangat Tidak Menyenangkan Jika Ia Berbicara Tentang Seorang yang Membuatnya Senang

ia berbicara tetang seseorang [image source]
ia berbicara tetang seseorang [image source]

Ini yang akan membuatmu tidak nyaman dan berujung akan renggangnya hubungan kalian. Ketidaktahuannya akan perasaanmu semakin menjadikan beban untukmu. Apalagi jika ia bercerita padamu tentang seorang perempuan yang membuatnya tertarik. Yang bisa kamu lakukan hanya mendengarkannya sambil sakit hati atau jengkel setengah mati.

3. Meski Harus Menjaga Jarak, Kamu Selalu Berkeinginan Untuk Dekat Dengannya

kamu selalu ingin dekat dengannya [image source]
kamu selalu ingin dekat dengannya [image source]

Kamu tentu tidak akan bisa mengendalikan bagaimana perasaanmu tumbuh berkembang terhadapanya. Meski akal dan pikiran berkata untuk menolak, tapi hatilah yang akan bertindak. Dan perasaan inilah yang akan memicu konflik antara pikiran dan hati. Kamu akan selalu mempunyai keinginan untuk selalu berada di dekatnya, melihatnya, bercerita dengannya dan menghabiskan waktu dengannya walaupun akal pikiranmu terus memperingatkanmu untuk harus berjaga jarak karena status kalian yang hanya teman.

4. Kamu Melihatnya Berbeda

kamu melihatnya berbeda [image source]
kamu melihatnya berbeda [image source]

Di awal-awal pertemanan, kamu tentu melihatnya biasa saja. Namun karena pepatah mengatakan tak kenal makan tak sayang, jadi setelah beberapa lama kamu mengenalnya dan kamu menaruh perasaan kepadanya. Segala yang ia lakukan selalu menarik perhatianmu. Kamu akan tersenyum kegirangan saat melihatnya, apalagi berada di dekatnya. Sebagai orang yang hanya berstatus teman, kamu tidak akan nyaman jika terus-terusan memendam perasaan. Namun di sisi lain kamu juga takut jika dia menjauh darimu ketika tahu perasaanmu.

5. Jangan Ingkari Dirimu Sendiri

Hal yang sering kamu ingkari terhadap diri sendiri adalah kamu menyatakan bahwa kamu memang menyukainya dan kamu bisa jika hanya berteman saja dengannya. Berusaha untuk tetap menganggapnya teman rasanya terlalu munafik dan dusta. Suatu saat kamu akan sakit hati jika ia mulai mendekati atau menjalin hubungan dengan orang lain.

jangan ingkari diri sendiri [image source]
jangan ingkari diri sendiri [image source]

Memiliki perasaan terhadapnya memang hampir sama dengan menaruh harapan kepadanya. Awalnya yang hanya bertujuan untuk berteman berubah karena datangnya perasaan suka kepadanya. Kamu akan merasa uring-uringan jika satu hari saja tidak bertemu dengannya. Selalu ada keinginan untuk dekat dengannya padahal status kalian yang hanya teman biasa.

Kamu harus percaya jika suatu saat kamu juga akan bertemu dengan seseorang yang akan membuat semua perasaan cintamu terbalaskan. Tentu akan ada seseorang yang mampu membuatmu merasa lengkap, sama halnya seperti yang sedang kamu rasakan saat ini.

Dan untuk kamu yang mengalami hal ini, keluarlah dari zona nyamanmu. Orang yang benar-benar peduli dan sayang kepadamu tidak akan berubah jika kamu menyatakan perasaanmu sekalipun. Sampai kapan kamu akan puas hanya dengan menjadi teman? Semoga bermanfaat yaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *