Begini Ritual Kelam Yang Dilakukan Orang-orang Pagan Irlandia Dalam Memperingati Haloween

Dari Mabuk-mabukan, Membunuh Raja, Hingga Mengorbankan Anak

Haloween merupakan tradisi yang lebih tua dari agama kristen. Tradisi ini berasal dari penganut agama Pagan di wilayah Celtik, Irlandia. Di tempat asalnya Haloween di kenal dengan festival Samhain. Festival Samhain atau Haloween ini sekaligus digunakan untuk menyambut tahun baru Celtik yang jatuh pada tanggal 30 Oktober sampai 1 November. Ketika pada tahun 1800 an orang-orang Celtik ini banyak yang bermigrasi ke Eropa. Tradisi perayaan Samhain atau Haloween ini dibawa dan menyatu menjadi budaya orang Amerika.

Begini Ritual Kelam Yang Dilakukan Orang-orang Pagan Irlandia dalam Memperingati Haloween
Begini Ritual Kelam Yang Dilakukan Orang-orang Pagan Irlandia dalam Memperingati Haloween. image [source]

Namun untuk zaman modern saat ini, perayaan Haloween lebih cenderung ke budaya konsumerisme dan dimanfaatkan beberapa pihak untuk keperlua bisnis. Organisasi retailer nasional di Amerika Serikat mengadakan survey kepada 171 juta konsumen. Hasilnya 7 dari sepuluh orang penduduk Amerika akan membelanjakan uang untuk merayakan Haloween. Uang tersebut akan mereka belanjakan untuk membeli permen yang akan dibagikan pada anak-anak yang berkunjung kerumah mereka. Saat Halowen rata rata penduduk Amerika juga akan mengeluarkan uang untuk membeli kostum yang bentuknya aneh-aneh sesuai kostum Haloween. Jadi yang tersisa dari perayaan Haloween di Amerika serikat saat ini adalah sisi bisnis dan bersenang-senang saja. Aslinya perayaan hari Haloween atau festival Samhain itu berbeda dengan perayaan Haloween yang sekarang. Kebanyakan ritual yang dilakukan untuk merayakan Samhain kelam dan brutal. Berikut ini beberapa ritual kelam yang dilakukan oleh orang-orang Pagan Celtik pada jaman dahulu.

1. Ritual Pembunuhan Terhadap Sang Raja.

Di rawa-rawa wilayah Irlandia baru-baru ini ditemukan beberapa mayat. Tubuh mayat tersebut terbungkus oleh lumpur gambut yang berwarna hitam pekat. Berkat bungkusan lumpur gambut tersebut, jasad yang ditemukan dalam keadaan utuh. Bahkan rambut dari si mayat pun masih menempel di kulit kepala. Rupanya lumpur rawa gambut yang bersifat asam tersebut melindungi mayat yang sudah berumur ratusan tahun tersebut dari pembusukan.

Ritual Pembunuhan Terhadap Sang Raja
Ritual Pembunuhan Terhadap Sang Raja. image [source]

Di perkirakan mayat tersebut memang sengaja di taruh di rawa-rawa oleh orang-orang Celtik pada jaman dahulu. Mayat tersebut pun bukanlah mayat-mayat orang biasa. Mereka adalah mayat-mayat para raja. Raja-raja tersebut sengaja di bunuh dalam festival perayaan hari Samhain atau Haloween. Menurut keyakinan penganut Pagan ini, jika negeri dilanda wabah penyakit atau dirundung masa paceklik, maka orang-orang akan menuntut pertanggungjawaban dari raja yang gagal. Untuk mengakhiri masa paceklik atau wabah penyakit tersebut, sangraja sendiri harus dikorbankan. Sang raja dipersilahkan memakai pakaian kebesarannya, kemudian di bawa ke rawa-rawa. Di rawa-rawa tersebut, sang raja akan dibunuh dan tubuhnya di tenggelamkan ke dalam lumpur rawa-rawa gambut. Ritual ini dilakukan tepat di hari festival Samhain atau Haloween tiba. Bersamaan dengan perayaan Haloween jaman sekarang.

2. Menghindari Kebangkitan Orang Mati.

Para penganut Pagan percaya bahwa pada hari Samhain atau Haloween ini, batas antara dunia milik orang hidup dengan dunia milik orang mati menjadi kabur. Orang-orang yang telah mati akan bangkit dari kematian, berjalan di malam hari menemui orang-orang yang pernah mereka cintai di dunia. Untuk menyambut anggota keluarga yang mati dari kubur ini, para penganut Pagan di Irlandia akan menyediakan makanan serta barang-barang kesukaan anggota keluarga mereka yang telah mati di luar rumah. Harapannya anggota keluarga yang telah mati tersebut menyukai apa yang disajikan oleh mereka yang masih hidup di dunia.

Menghindari Kebangkitan Orang Mati.
Menghindari Kebangkitan Orang Mati. image [source]

Mengetahui bahwa keluarga yang mereka cintai bangkit dari kubur dan mengunjungi rumah tentu membuat orang-orang Pagan itu senang ya? Eits tunggu dulu, karena ternyata yang bangkit dari alam kematian bukan hanya anggota keluarga mereka saja. Di hari Samhain atau Haloween ini, ada juga 1 roh sangat jahat yang ikut bangkit dari alam bawah milik orang-orang mati. Arwah jahat tersebut bernama Aileen. Si jahat Aileen ini akan datang malam hari dan menghancurkan apa saja yang ia temui. Untuk menghindari bertemu dengan roh jahat Aileen ini para penduduk Pagan mengunci rapat-rapat rumah mereka di hari Samhain atau Haloween.

3. Ritual Meramal Masa Depan

Di hari Samhain atau Haloween ini gadis-gadis remaja dan anak lakilaki akan melakukan ritual untuk mengetahui masa depan mereka. Akankah yang menanti di hari depan adalah keberuntungan atau malah kesialan. Untuk meramal masa depan ini, para gadis akan bersembunyi di samping rumah tetangganya. Mulutnya diisi penuh air. Kedua tangan si gadis menggeggam garam erat-erat. Mereka kemudian mendengarkan percakapan dari dalam rumah tetangga tersebut. Nama laki-laki belum menikah yang pertama terdengar dimasa depan akan menjadi suami si gadis tersebut

Ritual Meramal Masa Depan
Ritual Meramal Masa Depan. image [source]

Sementara itu si laki laki akan menirukan gerakan menaruh jagung di permukaan tanah sambil menghadap Arah angin berhembus. Ia melakukan gerakan tersebut tiga kali. Harapannya roh suci yang sedang lewat akan melihat posisi tersebut dan mewujudkan kehidupan si lelaki sesuai posisi ketika roh suci lewat. Kalau roh suci lewat ketika si laki-laki berdiri berarti berarti derajat si laki-laki tersebut akan tinggi. Jika pas roh suci lewat dan si laki-laki sedang berada di bawah, maka kehidupan laki-laki tersebut diyakini agak melarat. Lewatnya roh suci di tandai dengan hembusan angin.

4. Menghindari Peri Yang Menculik Orang

Para penganut Pagan yang tinggal di Celtik ini juga yakin bahwa pada hari Samhain atau Haloween tersebut, Peri-peri keluar berhamburan dari rumah mereka di dunia kegelapan. Jangan merasa senang dulu ya dengan kabar berkeliaranya peri di dunia manusia ini. soalnya peri peri yang berkeliaran tersebut bukanlah peri-peri yang manis, lucu dan suka mengabulkan permintaan. Mereka adalah peri yang wujudnya berupa monster.

Menghindari Peri Yang Menculik Orang
Menghindari Peri Yang Menculik Orang. image [source]

Kemunculannya di dunia manusia, peri-peri ini di pimpin oleh raja kematian. Tujuan mereka ke dunia manusia ini pada hari Samhain atau Haloween adalah untuk mengumpulkan jiwa-jiwa yang baru saja mati. Namun terkadang peri-peri monster ini ceroboh dan mengambil juga manusia-manusia yang masih hidup. Manusia yang masih hidup jika ikut terambil akan diseret oleh para pei monster ke dunia mereka, yaitu neraka. Untuk menghindari salah culik oleh peri monster tersebut orang-orang Pagan di hari Samhain atau Haloween menghindari bukit-bukit dan gunung.

5. Ritual Mabuk-Mabukan

Datangnya hari Samhain atau Haloween menanakan bahwa musim dingin telah berakhir dan akan berganti menjadi musim panas. Itu artinya, bulir bulir biji bijian yang dimiliki orang orang Pagan akan segera rusak oleh panas. Karena pada saat itu kulkas belum ditemukan, orang-orang Pagan ini berprinsip memakainya semua sekarang atau akan sia sia terbuang. Oleh karena itulah orang-orang Pagan membuang banyak alkohol di hari Samhain atau Haloween ini dan minum alkohol sebanyak yang mereka bisa hingga mabuk berat.

Ritual Mabuk-Mabukan
Ritual Mabuk-Mabukan. image [source]

Budaya mabuk-mabukan dalam perayaan hari Samhain atau Haloween ini begitu kuat di kalangan orang-orang Pagan Irlandia. Sehingga cerita-cerita legenda terkait mabuk-mabukan pasti mempunyai seting waktu hari Samhain atau Haloween. Wah pantas saja ya banyak ritual kelam yang dilakukan olah orang-orang Pagan di hari Samhain atau Haloween ini. ternyata mereka berada di bawah pengaruh alkohol sepanjang hari.

6. Ritual Api Ungun Dan Pengorbanan Manusia

Menyalakan api unggun merupakan ritual wajib bagi orang-orang Pagan dalam merayakan hari Samhain atau Haloween ini. mereka akan menyalakan api unggun besar di rumah masing. Orang-orang Pagan itu akan duduk sedekat mungkin dari api. Asap kemudian akan bergelombang menghampiri semua yang ada di dekat api unggun tersebut. Di percaya, asap dari api unggun tersebut akan memberikan perlindungan kepada mereka dari gangguan roh-roh jahat.

Ritual Api Ungun Dan Pengorbanan Manusia
Ritual Api Ungun Dan Pengorbanan Manusia. image [source]

Versi perayaan hari Samhain atau Haloween di dekat api unggun juga ada. Pada versi perayaan Samhain atau Haloween yang lebih kelam ini, orang-orang menyalakan api unggun, kemudian mereka semua akan melompat dan berlari-larian melewati api unggun dan asap tersebut. Orang yang larinya paling lambat kemudian di tangkap beramai-ramai. Orang tersebut kemudian dengan ritual tertentu dimasuki roh-roh paling jahat. Setelah semua roh jahat masuk semua ke dalam tubuh menari yang paling lambat tersebut, tubuh si pelari di lemparkan ke dalam api sebagai bentuk pengorbanan manusia. Wah tidak heran ya, kenapa waktu main bola, orang Irlandia larinya pada cepet-cepet. Rupanya takut di lempar ke dalam kobaran api sejak nenek moyang mereka.

7. Ritual Dandan Seperti Orang Mati

Orang-orang Pagan meyakini bahwa roh-roh jahat orang mati berkeliaran pada hari Samhain atau Haloween untuk menerang orang-orang yang masih hidup. Agar terhindar dari serangan roh-roh jahat ini maka saat keluar rumah mereka orang-orang tersebut berdandan seperti orang mati. Mereka akan mengecat tubuh dengan warna hitam, melapisi dengan kulit binatang buruan, melumuri dengan darah atau menggunakan tengkorak binatang buruan.

Ritual Dandan Seperti Orang Mati
Ritual Dandan Seperti Orang Mati. image [source]

Dengan berdandan seperti itu mereka meyakini arwah-arwah orang mati akan mengira bahwa orang-orang hidup tersebut merupakan bagian dari mereka sehingga tidak diserang. Untuk mendapatkan tengkorak, kulit serta darah binatang peliharaan ini, banyak binatang-binatang peliharaan dibunuh.

8. Ritual Pengorbanan Anak.

Orang-orang Pagan kaum Celtik ini juga meyakini bahwa di hari Samhain atau Haloween tersebut, dewa mereka meminta pengorbanan. Umumnya orang-orang Pagan akan memberikan 1/3 dari barang-barang terbaik mereka untuk diserahkan kepada dewa. Barang-barang tersebut yang diserahkan 1/3 nya ke pada dewa antara lain: jagung, gandum, bir, susu serta anak-anak mereka.

Ritual Pengorbanan Anak.
Ritual Pengorbanan Anak. image [source]

Pada hari Samhain atau Haloween tersebut, barang-barang yang akan dikorbankan, termasuk anak, dibawa ke sebuah altar khusus untuk memuja dewa Cromm Crauch. Anak yang akan dikorbankan tersebut kemudian disembelih dan darahnya di percik-percikan disekitar altar Cromm Crouch tersebut. Benar benar praktik yang kejam ya di perayaan hari Samhain atau Haloween ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *