Sedang memuat Satu Dari 5 Anak Ini Membunuh Semua Keluarganya Dengan Racun Buatan Sendiri

Satu Dari 5 Anak Ini Membunuh Semua Keluarganya Dengan Racun Buatan Sendiri

5 Pembuhuhan Yang di Lakukan Anak-anak

Melihat anak-anak bermain, beranda dan tertawa pasti membuat kita gemas bukan. banyak orang berpendapat bahwa anak anak masih sunyi, bersih dan masih bebas dari dosa. Tak akan ada yang mengira bahwa ternyata anak-anak juga bisa melakukan tindak kejahatan yang mengerikan seperti pembunuhan.

Pembunuhan Oleh Anak
Pembunuhan Oleh Anak. image [source]

Beberapa kasus pembunuhan di bawah ini dilakukan oleh anak anak. Entau karena anak anak pelaku kejahatan tersebut memperoleh pengaruh buruk dari orang tuanya atau karena pengaruh buruk dari lingkungan, yang jelas kita perlu waspada. Kita perlu menjaga anak-anak kita supaya tidak berperilaku seperti pada kasus-kasus pembunuhan di bawah ini. Agar mengetahui penyebab anak bisa berperilaku brutal dan terlibat pada kasus pembunuhan, sebaiknya kamu cermati daftar kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anak-anak di bawah ini.

1. Mary Bell, Anak Perempuan yang Mencekik 2 Bocah Laki-laki Hingga Tewas.`

Umurnya baru 11 tahun ketika pada tahun 1968 dia mencekik hingga tewas 2 bocah laki laki. Kedua bosal laki-laki tersebut bernama Brian Hiwe (3 tahun) dan Martin Brown (4 tahun). Martin brown di bunuh Oleh Mary Bell pada tanggal 26 mei 1969. Mary Bell membunuh Martin di sebuah rumah kosong dengan cara di cekik pakai tali. Beberapa hari setelah membunuh brian, dia membuat coret-coretan di sebuah bangunan. Coreten-coretan itu berisi pengakuan bahwa ia telah membunuh seorang anak. Namun polisi mengabaikan coretan tersebut dan mengannggap hanya tulisan orang iseng saja.

Mary Bell, Anak Perempuan yang Mencekik 2 Bocah Laki-laki Hingga Tewas
Mary Bell, Anak Perempuan yang Mencekik 2 Bocah Laki-laki Hingga Tewas. image [source]

Sebulan setelah Martin Brown tewas, Mary Bell Melakukan pembunuhan lagi. Kali ini korbanya bernama Brian Howe. Anak kecil berumur 3 tahun tersebut juga dibunuh dengan cara dijerat lehernya. Pembunuhan Brian Howe dilakukan di sebuah taman di Scotwood, Newcastle Inggris. Jika pada pembunuhan pertama Mari Bell melakukannya sendiri, maka kali ini ia melakukan pembunuhan bersama teman mainnya Norma Bell. Selain di cekik dengan tali, Brian Howe juga ditusuk dengan Gunting Oleh Mary Bell. Tidak hanya itu, Mary Bell Juga menuliskan Inisial huruf m di perut Brian Howe dengan silet. Akibat kaus tersebut Mary Bell dinyatakan bersalah dan dikirim ke penjara anak-anak. Ia baru dilepaskan ketika umurnya sudah 23 tahun dan diberi identitas baru. Hari ini Mary Bell adalah seorang ibu dan seorang nenek. Usianya sekitar 50 tahunan. Mary Bell berperilaku brutal karena sejak kecil dia mengalami kekerasan fisik, serta psikis ketika bersama ibunya yang seorang pekerja seks komersial. Berkali-kali pula ibu Mary Bell ini mencoba membunuh Mary Bell denga berbagai cara seperti: menjatuhkan dari jendela, memberi obat tidur dalam dosis berlebih dan banyak cara lain.

2. Lionel Tate, membunuh anak dengan gerakan gulat

Nama lengkapnya Lionel Alexander Tate. Dia adalah orang termuda yang didakwa hukuman seumur hidup di Amerika Serikat. Lionel Tate melakukan Pembunuhan pada 28 juli 1999. Korbannya adalah seorang anak berusia 6 tahun. Nama anak tersebut adalah Eunick. Orang tua Eunick menitipkannya Kepada ibu Lionel Tate. Ketika Ibu Tate baru menyelesaikan pekerjaan di lantai 2, Eunick di tinggal sendirian bersama Lionel Tate. 45 menit kemudian ketika ibu Tate turun, Lionel Tate mengatakan bahwa Eunick tidak bernafas lagi. Lionel Tate menjelaskan pada ibunya bahwa ia bulat melawan Eunick. Kepala Eunik ia jepit dengan kaki, kemudian dibenturkan ke pinggir meja dengan keras.

Lionel Tate, membunuh anak dengan gerakan gulat
Lionel Tate, membunuh anak dengan gerakan gulat. image [source]

Dari hasil pemeriksaan medis di ketahui bahwa kematian Eunik disebabkan karena hatinya robek, tengkorak kepalanya retak, tulang iga patah dan mengalami peradangan otak. Luka seperti itu setara dengan luka yang didapat jika jatuh dari ketinggian gedung lantai 3. Akibat kejahatannya tersebut, Lionel Alexander Tate divonis hukuman seumur hidup. Vonis hukuman seumur hidup tersebut menimbulkan kontroversi karena Lionel Tate Masih di bawah umur ketika melakukan pembunuhan. Disamping itu ia juga hanya bermaksud bermain main.

3. Joshua Philip, menyembunyikan mayat di dalam kasur

Kalau dilihat dari wajahnya, tidak terlihat kejam bukan si Joshua Philips ini. Pada usia 14 tahun ia telah membunuh gadis tetangganya yang berusia 8 tahun. Nama gadis muda tersebut adalah Maddie Chifton. Ia meninggal akibat dipukul berkali-kali dengan tongkat bisbol oleh Joshua Phillips serta di tusuk dengan pisau. Kedua orang tua Maddie beserta ratusan orang lain mencari keberadaan Maddie selama 48 jam tanpa hasil.

Joshua Philip, menyembunyikan mayat di dalam kasur
Joshua Philip, menyembunyikan mayat di dalam kasur. image [source]

Mayat Maddie Chifton baru di ketahui keberadaannya setelah ibu Joshua Phillips mencurigai sesuatu yang ada di dalam kasur air anak lelakinya. Setelah di cek ternyata kasur air Jhosua Phillips berisi mayat gadis belia tersebut. Sudah genap 7 hari rupanya mayat gadis tersebut disembunyikan didalam kasur air. Dalam penyelidikan Joshua menjawab bahwa ia tidak sengaja memukul Maddie dengan tongkat bisbol ketika bermain. Karena panik dan Maddie terus berteriak, Joshua memukul lahi berkali-kali dengan tongkat bisbol serta menusuk dengan pisau. Akibat kejahatannya tersebut Joshua pun di jatuhi hukuman seumur hidup.

4. George Stinney, anak yang dieksekusi tanpa bukti

Umurnya baru 14 tahun ketika ia di eksekusi di kursi listrik. Ia dituduh telah melakukan pembunuhan terhadap 2 gadis remaja berkulit putih. Kedua gadis tersebut adalah Betty June Binnicker (11 tahun) dan Mary Emma Thames (8 tahun). Kedua gadis tersebut berasal dari alcolu, carolina selatan. Kedua gadis tersebut pamit kepada orangtuanya untuk memetik bunga passion. Kebetulan orang terakhir yang memberitahu lokasi dari bunga passion kepada 2 gadis ini adalah George Stinney. Setelah pamit memetik bunga tersebut kedua gadis kemudian menghilang.

George Stinney, anak yang dieksekusi tanpa bukti
George Stinney, anak yang dieksekusi tanpa bukti. image [source]

Setelah dicari keduanya baru bisa ditemukan pagi harinya. Disebuah air berlumpur tubuh keduanya ditemukan dengan luka leban akibat pukulan benda tumpul di wajah. Setelah menjalani pengadilan selama 2 jam, tanpa disertai bukti yang kuat George Stinney di vonis dengan hukuman mati. Ia dieksekusi di atas kursi listrik pada usia 14 tahun. 70 tahun setelah ia dieksekusi dia dibebaskan dari kesalahan karena bukti buktinya kurang kuat.

5. Graham Young, bocah yang membunuh dengan racun buatan sendiri.

Dilahirkan di Neasden, sebelah barat london, ibu dari Graham Young ini meninggal beberapa bulan setelah ia di lahirkan. Oleh ayahnya Graham Young kemudian di titipkan kepada bibi dan pamannya. Beberapa tahun kemudian ia kembali tinggal bersama ayahnya yang sudah menikah kembali. Ketika berusia 7 tahun, young sangat tertarik dengan racun dan efeknya bagi tubuh. Kemudian pada umur 7 tahun lebih sedikit, ia mempelajari kimia racun lebih dalam dan mengetes efeknya pada keluarganya sendiri. Sejak februari 1961 ibu tiri dari young diracuni lewat ten yang dia minum. Akibatnya wanita berusia 37 tahun tersebut mengalami sakit di tenggorokan dan mengalami diare. Perut wanita tersebut juga mengalami pendarahan. Dia mengira keluhan tersebut hanyalah akibat dari gangguan kelenjar empedu. Beberapa saat kemudian, ayah Graham young dan adik perempuan Young pun mengalami sakit yang sama.

Graham Young, bocah yang membunuh dengan racun buatan sendiri
Graham Young, bocah yang membunuh dengan racun buatan sendiri. image [source]

Tidak hanya keluarga Grahan Young, teman-teman sekolah young pun mengalami sakit dengan gejala yang sama. Aksi kejam young baru terungkap setelah ibu tiri young mati keracunan. Serelah diperiksa ternyata kematian ibu tiri young tersebut akibat meminum racun langka. Bibi Graham young yang mengetahui ketertarikan young terhadap racun pun mulai curiga dan membawa young ke psikiater. Hasilnya young mengakui bahwa selama ini dialah yang meracuni keluarga serta teman sekolahnya. Ia di fonis menderita gangguan jiwa schizofrenia serta autisme ringan. Dia menjalani rehabilitasi dari tahun 1962 hingga 1970. Setelah keluar dari rehabilitasi pun young yang bekerja di labiratorium meracuni 70 orang lebih rekan kerjanya hingga banyak yang meninggal. Kemudian dari hasil penelitian diketahui young lah pelakunya. Ia kemudian dipenjara seumur hidup namun meninggal di dalam sel tahananketika berumur 43 tahun. Rupanya kesukaannya pada racun berlanjut hingga tua.

Dari 5 kasus tersebut ternyata anak kecil juga bisa ya bertindak kejam bahkan menghilangkan nyawa orang lain. terlihat bahwa pola asuh anak yang tidak tepat, serta berbagai bentuk kekerasan yang diterima anak ketika kecil memberi andil besar terhadap perilaku kasar anak. Agar anak kita terhindar dari perilaku buruk tersebut sebaiknya kita mulai banyak-banyak menaruh perhatian pada pertumbuhan anak sejak dini dan sebisa mungkin menghindarkanmereka dari semua tindak kekerasan. Dengan begitu tak ada lagi tindak kekerasan serta perilaku brutal yang dilakukan oleh anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *