Tipe Tipe Orang Berwatak Buruk Yang Perlu Kamu Hindari Jika Ingin Suksses.

Jauhi Orang-orang Yang Berwatak Racun Berikut Ini

Setiap orang itu unik. Mereka mempunyai sifat yang berbeda satu sama yang lain. masing masing memiliki kelemahan dan kekurangan. Sebagai sesama mahkluk tuhan kita perlu menghargai mereka apapun sifat yang dimiliki. Ketika memasuki dunia kerja, kita akan bertemu dengan berbagai macam karakter orang. ada karakter orang yang langsung membuat kita nyaman, ada yang baru membuat nyaman setelah kita kenal dekat namun ada juga karakter orang yang menyebalkan. Agar berhasil di dunia kerja, kita perlu bisa bekerjasama dengan berbagai macam karakter orang yang berbeda beda tersebut.

Tipe Tipe Orang Yang Perlu Kamu Hindari Jika Ingin Suksses.
Tipe Tipe Orang Yang Perlu Kamu Hindari Jika Ingin Suksses.image [source]

Meskipun menerima orang lain apa adanya dan bisa bekerjasama dengan orang lain adalah syarat utama keberhasilan di dunia kerja, namun ada beberapa karakter orang yang perlu kamu hindari. Karakter orang yang perlu kamu hindari tersebut adalah karakter karakter negatif yang bisa menghambat keberhasilan mu baik di dunia kerja maupun di dalam kehidupan pribadi. Jika kamu terus menerus membiarkan berbagai karakter negatif ini terus menerus berada di sekitarmu maka semangat, mood serta motivasi dalam meraih keberhasilan akan turun. Kira kira karakter negatif seperti apa ya yang perlu segera kamu hindari jika ingin sukses? Berikut ini diantaranya.

1.Orang Selalu Menanggapi Negatif.

Pernah tidak kamu bertemu orang yang selalu menanggapi negatif apapun yang kamu lakukan? Biasanya orang seperti itu juga akan memberi tanggapan negatif bahkan ketika kamu mencapai suatu keberhasilan. Pokoknya dimata mereka, apapun yang kamu lakukan salah. Mereka akan selalu bisa menemukan sisi negatif dari setiap tindakan yang kamu lakukan. Misalnya saja ketika kamu berhasil melakukan penjualan yang melampaui target, maka bukannya memuji, ia akan mencemoohmu dan berkata bahwa itu merupakan keberuntungan belaka. Begitu juga ketika kamu mengalami kegagalan. Orang tersebut akan memberi tanggapan bahwa kamu memang tidak berkompeten dan tidak cocok menduduki jabatan yang sedang kamu jalani tersebut.

Orang Selalu Menanggapi Negatif.
Orang Selalu Menanggapi Negatif. image [source]

Orang yang selalu memberi tanggapan negatif seperti ini perlu kamu hindari karena bagi mereka semua hal selain diri mereka sendiri itu jelek semua dan tak akan pernah berhasil. Orang seperti ini tidak bisa menghargai orang lain. terus menerus berada di sekitar mereka dan terus menerus mendengarkan perkataan mereka hanya akan menggembosi semangat mu dalam melakukan tugas-tugasmu. Energimu habis hanya untuk memikirkan semua perkataan negatif dari mereka. Kamu jadi lelah secara psikis dan tidak bersemanngat lagi dalam bekerja. Dalam kondisi seperti ini tentu saja prestasi kerjamu akan menurun.

2.Si Pembohong Besar.

Setiap orang pasti pernah berbohong. Entah itu berbohong yang dilakukan ketika masih kanak-kanak ataupun berbohong untuk kebaikan. Seperti yang kita tahu, terkadang sesuatu bisa berjalan di luar rencana dan kita perlu berbohong untuk sekedar menutupi aib teman kita atau untuk mencegah pertengkaran yang lebih besar. Namun beda ceritanya jika kamu mempunyai teman atau rekan kerja yang sepanjang hidupnya dipenuhi dengan kebohongan. Untuk berhasil di dunia kerja, diperlukan adanya rasa saling percaya antara satu dengan yang lain. namun jika orang terdekatmu hobinya bohong, bagaimana mungkin rasa saling percaya bisa terbentuk. Yang ada dalam bekerja kamu selalu merasa curiga dan was-was.

Si Pembohong Besar.
Si Pembohong Besar. image [source]

Berbohong selain menyebabkan munculnya ketidak-tenangan dalam bekerja juga sangat berbahaya. Bohong secara terus menerus merupakan salah satu pertanda psikopat. Dengan berbohong si pelaku berusaha mencari aman sendiri, berlindung dari kenyataan pahit yang mungkin saja mengancam posisinya. Ketika dalam melakukan pekerjaan seseorang harus bohong, maka si pelaku tersebut berarti tidak mampu melakukan apa yang menjadi tanggung jawabnya dan berusaha menyembunyikan ketidakmampuannya tersebut dengan berbohong. Berbohong juga membuat atasan si pelaku harus melakukan upaya pemgawasan ekstra akibat tidak adanya rasa saling percaya. Yang lebih membahayakan lagi biasanya untuk menutupi kebohongan kecil, seseorang akan melakukan kebohongan yang lebih besar. Dengan begitu maka kebohongan yang akan dilakukan oleh temanmu tersebut tidak akan pernah usai. Dari pada bekerja dengan orang yang suka bohong, akan lebih baik bagimu untuk meninggalkannya dan menjadi rekan yang dapat di percaya bukan? dengan mendapatkan teman yang dapat di percaya energi yang tersisa bisa kamu fokuskan untuk berkarya, berkarya dan berkarya tanpa takut dibohongi oleh rekan dekat.

3.Tukang Gosip.

Semenjak maraknya acara infotainmen dan sosial media , gosip menjadi hobi baru bagi banyak orang. pada dasarnya gosip ini adalah membicarakan sesuatu hal tentang orang lain. namun sayangnya yang dibicarakan sebagian adalah keburukan, kegagalan atau aib seseorang. Mungkin karena didunia ini memang banyak orang yang gagal, yang buruk dan yang ber aib, ketika mereka membicarakan keburukan orang lain mereka jadi merasa punya teman. Karena merasa punya teman, karena merasa bahwa ternyata orang lain juga punya keburukan, maka menggosip ini menjadi kegiatan yang membuat pelakunya puas. Dengan membicarakan keburukan orang lain, si penggosip merasa dirinya lebih baik. dengan membicarakan kegagalan orang lain, si penggosip merasa dirinya berhasil. Begitu juga ketika membicarakan aib seseorang, si penggosip merasa dirinya bersih.  Pantas saja gosip menjadi hobi yang paling populer.

Tukang Gosip.
Tukang Gosip. image [source]

Orang yang suka bergosip perlu dihindari. Penyebabnya, jika seseorang dengan sangat enteng membicarakan aib orang lain kepadamu, maka orang tersebut suatu saat juga akan membicarakan aibmu kepada orang lain. ketika berbicara denganmu, si penggosip ini hanyalah sedang berusaha mengorek-ngorek semua info buruk tentangmu. Meraka sedang berusaha menggali semua keburukanmu, mencari informasi semua kegagalan yang pernah kamu alami. Setelah si penggosip memperoleh semua itu, besok-besok mereka akan meyebarkannya kepada orang lain. tak jarang info-info tentang keburukanmu tersebut di tambah-tambah dengan bumbu pemanis yang tak nyata. Hasil akhirnya, kamu akan disibukkan dengan beredarnya informasi-informasi simpang siur tentang aib mu. Dan energimu habis untuk menkounter informasi informasi salah yang disebarkan oleh si penggosip . jika saja tak ada penggosip yang dekat denganmu, pasti kamu bisa memfokuskan energi untuk bekerja, bekerja dan bekerja.

4.Tukang Pamer.

Kamu pernah tidak punya teman yang kalau bercerita isinya heboh heboh dan spektakuler semua. Gaya ceritanya menggebu-gebu dan kalau di perhatikan dengan seksama isinya semua adalah keberhasilan yang pernah ia capai. Ada juga kan teman yang tiap hari membawa barang-barang mahal yang ia beli waktu jalan jalan ke berbagai tempat di luar negri. Orang orang yang suka pamer memang banyak. tak jarang aksi aksi pamer mereka memang seringkali membuat yang disekitarnya merasa dongkol. Siapa yang tidak bakal dongkol, misalnya saja kamu sedang lapar dan haus di suatu siang. Tiba tiba, temanmu yang tukang pamer tersebut datang dan memamerkan foto makan-makanya di berbagai lokasi wisata kuliner. Sayangnya sehabis cerita tentang makanan lezat dengan menggebu-gebu tersebut ia lupa membawakanmu oleh-oleh walaupun sedikit saja.

Tukang Pamer.
Tukang Pamer.image [source]

Atau bisa juga pas kamu sedang berkantong tipis, temanmu tersebut datang dan bercerita habis traveling ke tempat wisata di luar negri. Selain itu ia juga bercerita membeli oleh-oleh yang banyak namun sudah habis dibagi-bagi. Kamu tidak sempat kebagian oleh-oleh tersebut. Ketika kamu meminta pinjaman uang kepada temanmu yang suka pamer tersebut, ia tidak mau memberikan. Tentu kamu merasa kesal bukan. efek lain dari berada di dekat orang yang suka pamer adalah kamu menjadi merasa buruk terhadap diri sendiri. Kamu menjadi orang yang merasa paling gagal, paling bokek dan paling miskin diantara teman-temanmu yang suka pamer. Untuk itu agar kamu tetap berpandangan positif terhadap diri sendiri, tetap merasa percaya diri, sebaiknya orang orang yang suka pamer tersebut kamu hindari.

5.Pemalas.

Orang yang bekerja tapi menghindari pekerjaan ada tidak ya? Jawabnya pasti banyak. keberadaan pemalas di dunia ini memang banyak. mereka bekerja bukan karena menikmati aktivitas bekerja. Mereka bekerja semata-mata karena terpaksa. Mereka bekerja semata-mata karena kalau tidak bekerja mereka tidak bisa hidup. Karena bekerja dengan terpaksa ini maka mereka akan berusaha seminimal mungkin mengeluarkan tenaga diwaktu bekerja. Aktifitas bekerja mereka hanyalah formalitas. Ketika diawasi mereka bekerja dengan rajin. Ketika pengawas pergi, mereka bekerja ogah-ogahan.

Pemalas.
Pemalas.image [source]

Bagi kamu yang bekerja dengan motibasi tinggi untuk mengejar target tertentu, bekerja sama dengan pemalas seperti ini tentu saja sangat merugikan. Pemalas akan menurunkan motivasi kerjamu. Kamu akan berpikir buat apa bekerja rajin rajin toh temanmu yang malas saja mendapatkan fasilitas yang sama. Dengan pikiran seperti itu di otakmu ketika bekerja, hasil kerjamu tidak akan pernah maksimal. So pemalas tersebut hanya menghambat kerjamu saja. Maka itu agar berhasil kamu perlu menjauhi orang malas.

Selain sifat sifat diatas, sebetulnya masih banyak lagi sifat buruk yang perlu kamu jauhi ketika berada di dunia kerja. kita akan bahas di lain kesempatan. Untuk sekarang, yang perlu kamu lakukan adalah fokus mengidentifikasi mana rekan kerjamu yang memiliki sifat-sifat buruk seperti diatas. Setelah ketemu cobalah bicara dengannya untuk meminta supaya ia berubah. Namun jika ia tidak mau berubah, siap-siaplah menjahi orang tersebut demi keberhasilanmu sendiri di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *