Sedang memuat Ini 7 Teori Tentang Bumi Yang Akan Membuat Logikamu Jungkir Balik Setelah Membacanya.

Ini 7 Teori Tentang Bumi Yang Akan Membuat Logikamu Jungkir Balik Setelah Membacanya.

Teori Tentang Bumi Ternyata Berunah-ubah

Alam semesta merupakan sebuah misteri. Oleh penciptanya manusia tidak di beri pengetahuan melainkan hanya sedikit saja. Namun dengan indra serta kemampuan berpikir yang telah dianugerahkan kepadanya, manusia diperbolehkan untuk berpikir dan mencari tahu semua rahasia dan ilmu yang ada di alam semesta ini. hingga saat ini pun para ilmuwan masih sibuk mempelajari alam semesta dengan berbekal alat alat yang makin canggih.

Ini 7 Teori Tentang Bumi Yang Akan Membuat Logikamu Jungkir Balik Setelah Membacanya.
Ini 7 Teori Tentang Bumi Yang Akan Membuat Logikamu Jungkir Balik Setelah Membacanya. image [source]

Perbedaan alat yang digunakan untuk mengamati alam semesta, perbedaan latar belakang pemikiran serta perbedaan kepentingan yang dimiliki peneliti menghasilkan dugaan dugaan mengenai alam semesta yang berlainan. Ya pada dasarnya para ilmuwan hanyalah sekedar menduga duga rahasia alam berdasarkan data data yang mereka miliki. Dugaan mengenai rahasia alam semesta tersebut tentu saja bisa benar dan bisa juga salah. Teori yang disampaikan oleh seorang ahli bisa dibantah oleh ahli yang lain asal bantahan tersebut didasari bukti bukti yang nyata. Manusia hanya bisa menduga, meneliti dan mencari tahu. Namun kebenaran sejati hanya milik tuhan yang menciptakan alam semesta. Berikut inilah beberapa teori tentang bumi yang pernah disampaikan oleh para ahli. Sebagian bertentangan dan sebagian lagi berbeda dengan apa yang kita yakini saat ini. mana yang benar dan mana yang salah, belum bisa dipastikan untuk saat ini mengingat ilmu pengetahuan manusia itu selalu berkembang. Yang jelas teori teori tentang bumi ini bisa memperkaya wawasan dan membuat logikamu jungkir balik.

1. Teori Bahwa Bumi Datar.

Teori lama yang kembali populer di abad 21 ini adalah teori bahwa bumi itu datar. Teori bumi datar (Flat Earth) ini pertama kali di kemukakan oleh Charles Johnson pada 1980. Ia menerbitkan sebuah artikel di jurnal Science Digest . di alam artikel tersebut ia menyatakan bahwa bumi itu datar dengan bukti pengamatan yang ia lakukan di permukaan air danau Tahoe. Ia bersikukuh bahwa jika bumi itu benar benar bulat maka harusnya ada semacam lengkungan di permukaan air danau Tahoe. Namun ketika melakukan pengamatan ia tidak menemukan lengkungan air itu. Ia tidak mempercayai segala bukti yang menunjukkan bahwa bumi itu bulat.

Teori Bahwa Bumi Datar.
Teori Bahwa Bumi Datar. image [source]

Teori ini kembali populer di era 2015 hingga 2016. Banyak grup grup di media sosial yang berisi para pendukung teori ini terbentuk. Ada juga video yang diunggah oleh penganut teori bumi datar di youtube. Setiap para penganut teori bumi datar ini berdiskusi dengan orang lain di media sosial dan mereka kalah argumen, mereka akan meminta lawan diskusinya untuk melihat video di youtube tersebut. Komunitas pendukung teori bumi datar tersebut sudah ada sejak lama, yaitu dari tahun 1956. Saat ini jumlah pendukung teori ini pun semakin banyak dari waktu ke waktu.

2. Teori Bumi Berongga (Hollow Earth).

Teori ini diungkapkan oleh John Symmes. Menurut teori ini bumi memang bulat namun dalamnya berongga. Yang agak aneh dari teori ini kita hidup bukan di permukaan luar dari bumi tersebut. Namun menurut teori Hollow Earth ini, kita hidup di permukaan kulit dalam dari bumi. Menurut teori ini juga, langit, matahari, bulan serta bintang bintang yang kita lihat ketika memandang ke atas sebetulnya berada di bagian tengah bumi.

eori Bumi Berongga (Hollow Earth).
eori Bumi Berongga (Hollow Earth). image [source]
Pencetus teori ini merupakan seorang mantan kapten di militer Amerika Serikat. Ia percaya bahwa bumi itu memiliki kulit dengan ketebalan 500 mil. Ia juga percaya bahwa di bagian dalam bumi terdapat lapisan lapisan kulit lainnya tempat bulan, planet-planet serta matahari berada. Ia juga mengungkapkan bahwa di tiap kutup magnet bumi ada lubang menuju ruang angkasa lain.

3. Teori Bumi Sebagai Pusat Tata Surya.

Jauh sebelum Copernikus, atau galileo yang melakukan pengamatan terhadap ruang angkasa dengan teropongnya, ada Ptolomeus dengan teorinya. Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Ptolomeus ini, bumi itu berada di posisi yang tatap. Bumi merupakan pusat dari tata surya. Matahari, planet serta bintang bintang lah yang bergerak mengelilingi bumi. Teori yang dikemukakan oleh Ptolomeus ini bertahan hingga 1500 tahun.Teori Bumi sebagai pusat tata surya tersebut kemudian di bantah oleh copernicus. Namun karena Copernikus hanya menyusun teori dengan pengamatan mata telanjang saja, teorinya tersebut belum diterima banyak orang.

Teori Bumi Sebagai Pusat Tata Surya.
Teori Bumi Sebagai Pusat Tata Surya. image [source]

Setelah Copernikus meninggal muncullah Galileo. Ia mencoba membuktikan teori Heliosentris milik copernikus tersebut dengan bukti bukti hasil pengamatan planet planet dengan teropongnya. Setelah ia mengunjungi Paus di Roma, ia di tangkap karena mengungkapkan teori mendukung heliosentri tsersebut. Teori matahari sebagai pusat tata surya tersebut semakin kuat ketika didukung oleh pengamatan dan perhitungan yang diungkapkan oleh Kepler. Sampai saat ini pun orang orang masih berkeyakinan bahwa matahari adalah pusat tata surya.

4. Teori Bahwa Bumi Semakin Besar.

Ada suatu petunjuk bahwa dulunya daratan di bumi itu saling terhubung menjadi satu. Terbukti dari beberapa alur sungai yang ditemukan di dasar laut menyambung dengan sungai yang ada di daratan. Tampak juga dari miripnya mahkluk hidup yang ada di pulau yang berdekatan. Misalnya saja, hewan hewan di Irian mirip dengan hewan yang ada di Australia. Begitu juga hewan hewan yang ada di bagian barat Indonesia mirip dengan hewan hewan dari benua Asia. Dahulu daratan bersatu sementara sekarang ini terpisah. Fakta ini memunculkan teori bahwa bumi ini semakin besar. Bumi semakin luas sehingga daratan yang satu terpisah dari daratan yang lain. disela-sela antar daratan tersebut kemudian terisi oleh air laut.

Teori Bahwa Bumi Semakin Besar.
Teori Bahwa Bumi Semakin Besar. image [source]

Selain petunjuk tersebut terdapat juga bahwa lempeng tektonik bumi saring bergerak antara satu dengan yang lain. pergerakan lempeng tektonik bumi itu terkadang menyebabkan saling bergesekan, saling menjauhi, saling mendekati dan kadang saling bertumbukan. Tumbukan antar lempeng inilah yang sering menyebabkan gempa. Menurut teori ini bumi akan terus menerus tumbuh membesar. Oleh karena itulah peta dunia akan terus menerus berubah dari waktu ke waktu. Untuk mengetahui perubahan peta daratan di bumi, amati gambar di atas.

5. Teori Bumi Selalu Menyusut.

Semakin panas benda biasanya ukurannya semakin meningkat sebaliknya jika suhu benda makin turun maka ukurannya juga menyusut. Hukum fisika tersebut melahirkan sebuah teori yang menyatakan bahwa bumi selalu menyusut. Menurut teori ini, bumi sedang mengalami pendinginan dari waktu ke waktu. Oleh karena itu ukurannya semakin mengecil. Salah satu petunjuk yang digunakan teori bumi mengecil ini adalah peristiwa meletusnya gunung berapi. Bagi mereka, gunung berapi meletus karena bumi perlu untuk mengeluarkan sebagian isi nya. Karena ukuran kulit bumi semakin mengecil tersebut, bagian dalam bumi tertekan sehingga keluar lewat letusan gunung berapi.

Teori Bumi Selalu Menyusut.
Teori Bumi Selalu Menyusut. image [source]

Akibat ukuran bumi yang semakin menyusut tersebut kulit bumi yang terlanjur keras dan menjadi batuan pun mau tak mau ikut terlibat libat. Lipatan tersebut sebagian menjadi gunung dan sebagian lagi berwujud patahan patahan. Proses menciutnya bumi ini juga di anggap menjadi penyebab dari terjadinya gempa bumi di berbagai tempat.

6. Teori Ketegangan Medan Magnet Bumi Yang Sering Menyebabkan Halusinasi.

Di bumi sering terjadi fenomena aneh yang tidak bisa dijelaskan secara logika. Misalnya saja, terdengarnya suara tertentu di berbagai tempat. Fenomena penampakan UFO dan penampakan hantu yang diakui oleh banyak orang serta fenomena mistis lainnya. Menurut seorang profesor bernama Michael Persinger, semua fenomena aneh tersebut disebabkan karena bumi memiliki medan magnetik yang ditempat tempat tertentu dan waktu waktu tertentu, medan magnet tersebut sangat kuat sehingga membuat orang akan mengalami halusinasi.

Teori Ketegangan Medan Magnet Bumi Yang Sering Menyebabkan Halusinasi.
Teori Ketegangan Medan Magnet Bumi Yang Sering Menyebabkan Halusinasi. image [source]

Halusinasi ini bisa berwujud visual-visual yang pernah dilihat oleh manusia dalam kehidupanya sehari hari. Jadi jika di tempat orang yang populer adalah pocong, maka halusinasi oleh medan magnet tersebut akan berwujud hantu pocong. Begitu juga jika di suatu kota orang orangnya sedang heboh tentang UFO, maka pengaruh medan magnet bumi tersebut akan memunculkan halusinasi penampakan UFO.

7. Teori Bahwa Kita Hidup Diatas Punggung Kura Kura Raksasa.

Teori ini dalam bahasa Inggris disebut Gepterrapinism. Menurut teori ini, bumi beserta alam semesta lainnya hidup di atas kura kura raksasa. Karena saking besarnya kura kura tersebut kita tidak mampu melihat wujudnya secara keseluruhan. Teori ini pernah diyakini oleh orang orang pada zaman dahulu. Bisa dibayangkan berarti selama ini Kura kura raksasa membawa kita melayang mengarungi galaksi serta ruang angkasa yang luas.

 Teori Bahwa Kita Hidup Diatas Punggung Kura Kura Raksasa.
Teori Bahwa Kita Hidup Diatas Punggung Kura Kura Raksasa. image [source]

Teori kura kura raksasa yang menopang alam semesta ini pertama kali muncul pada abad ke-17. Pencetusnya adalah seseorang yang bernama Jasper Danckaerts. Ia mencetuskan teori kura kura raksasa setelah mempelajari kebudayaan dari berbagai suku primitif yang pernah mendiami amerika. Namun selain suku primitif yang ada di amerika, teori tentang kura kura yang menopang seluruh alam semesta ini juga diyakini oleh orang orang yang hidup di Cina dan India. Bagaimana ya orang yang hidup berjauhan bisa punya keyakinan yang sama? Jangan jangan merekalah yang benar dan kita yang salah.

Itulah beberapa teori tentang bumi yang pernah diyakini oleh banyak orang. jangan bilang orang pada zaman dahulu bodoh bodoh dan primitif ya. Alasannya karena pengetahuan selalu berkembang. Ilmu pengetahuan selalu berubah. Kebenaran di dalam ilmu pengetahuan bersifat terbuka. Artinya semua orang boleh membantah. Semua orang boleh menyanggah asal dengan bukti yang memadai. Jadi bisa saja apa yang kita anggap benar saat ini, akan di buktikan salah di masa mendatang. Jangan sombong dengan luanya pengetahuan yang kamu miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *