Dari nominal yang paling terkecil hingga yang terbesar, uang telah menjadi salah satu benda berharga yang keberadaannya hampir tidak dapat di pisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Bicara soal keberadaan uang, sebagian orang pasti pernah berpikir tentang mengapa negara harus repot-repot hutang ke negara lain padahal negara bisa nyetak uang dengan sebanyak-banyaknya. Secara logika memang benar bahwa dengan mencetak uang sebanyak-banyaknya, maka negara akan memiliki banyak uang. Namun hal tersebut ternyata nggak sesimple seperti yang dibayangkan lantaran dalam mencetak uang, karena ada aturan main dan konsekuensinya. Berikut ini adalah alasan mengapa negara tidak dapat mencetak banyak uang secara sembarangan.

Semakin Banyak Dicetak, Maka Semakin Turun Nilai Uangnya

semakin banyak di cetak nilainya semakin rendah

semakin banyak di cetak nilainya semakin rendah [ image source ]

Efek dari negara mencetak uang dengan sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan aturan dan konsekuensinya adalah dapat berimbas pada menurunnya nilai mata uang. Salah satu contohnya adalah seperti yang terjadi di negara Zimbabwe yang mata uangnya kini seperti tidak terlalu berharga. Bagaimana tidak berharga jika untuk membeli 3 buah butir telur saja masyarakatnya harus mengeluarkan uang 100 Milliar dolar Zimbabwe.

Peredaran Uang Harus Sejajar Dengan Kekayaan Negara

mencetak uang harus mempertimbangkan banyak aspek

mencetak uang harus mempertimbangkan banyak aspek [ image source ]

Mencetak uang itu mungkin adalah perkara yang mudah untuk dilakukan namun nggak sembarangan bisa diperbanyak seperti yang sering kita bayangkan. Pasalnya negara atau lembaga yang akan mencetak uang juga harus memperhatikan aspek dari kekayaan yang dimiliki negara. Gampangnya adalah jika negara tidak memiliki kekayaan negara secara nyata untuk dijadikan sebagai jaminan, maka mencetak uang secara banyak akan mengakibatkan inflasi yang tinggi.

Semakin Mencetak Banyak Uang, Maka Negara Akan Semakin Miskin

semakin banyak uang maka akan membuat negara semakin miskin

semakin banyak uang maka akan membuat negara semakin miskin [ image source ]

Heran dengan alasan mengapa semakin banyak negara mencetak uang maka akan semakin menjadi miskin? Jawabannya kembali pada kasus yang terjadi di negara Zimbabwe yang dimana peredaran uangnya begitu melampaui dari kapasitas kekayaan yang dimiliki negara. Akibatnya jika setiap masing-masing orang punya banyak uang, maka sektor perekonomian akan semakin menurun lantaran kebanyakan orang akan malas untuk bekerja, berdagang, dan yang lainnya.

Mencetak Uang Itu Mengeluarkan Biaya Yang Banyak

biaya produksinya nggak murah

biaya produksinya nggak murah [ image source ]

Alasan yang terakhir mengapa negara nggak bisa asal neytak uang sebanyak-banyakanya adalah karena biaya operasional untuk mencetak uang tentunya nggak bisa dibilang murah. Alasan kenapa nggak murah adalah karena setiap negara pasti akan membuat uang dengan bahan baku tertentu dan langka yang tujuannya adalah supaya nggak gampang dipalsukan. Jika mencetak uang secara banyak namun hasilnya akan menjadikan nilai uang tersebut menurun kan jadi tambah rugi.

No more articles