Kemajuan di bidang teknologi informasi sepertinya tidak bisa di bendung lagi. gadget canggih bisa didapat dengan harga murah. Koneksi internet juga rata rata bisa diakses dengan leluaasa oleh anak anak ABG jaman sekarang. Apalagi sekarang ini ada kecenderungan anak anak kecil yang umurnya dibawah 10 tahun pun sudah punya akun sosial media untuk berinteraksi dengan teman teman sekelasnya. Yang jadi masalah, dunia maya itu sepertinya berbeda dengan dunia nyata. Di dunia nyata, rata rata orang perilakunya sopan sopan ketika bertemu dengan orang asing sekalipun. Tapi di dunia maya, orang cenderung kasar dan suka membully ketika ada sedikit beda pendapat dengan orang yang tidak dikenal.

Begini Cara Mudah Melindungi Adik Adik Mu Yang Masih ABG Supaya Tidak Menjadi Korban Cyber Bullying.

Begini Cara Mudah Melindungi Adik Adik Mu Yang Masih ABG Supaya Tidak Menjadi Korban Cyber Bullying. Image [source]

Tidak percaya? Coba saja lihat di berbagai group group social media. Setiap ada orang yang membuat status pasti isi komentarnya rata rata adalah bullian. Orang dewasa barangkali sudah tahan terhadap cyber bullying seperti itu. Tapi bagi anak anak yang dirumah biasa diajarkan kesopanan, mendengar mendapat bullyian dan kata kata kasar di sosial media bisa jadi membuat mereka tertekan, syok dan merasa di benci.agar anak anak ABG tidak jadi korban cyber bully, berikut langkah langkah pengamanan yang bisa diambil.

1. Cara Melindungi ABG ABG Dari Cyber Bully, Perketat Pengaturan Privacy Akun Sosmed Si Anak.

Cara Melindungi ABG ABG Dari Cyber Bully, Perke

Cara Melindungi ABG ABG Dari Cyber Bully, Perke Image [source]

Anak anak ABG yang baru kenal sosmed pasti baru semangat semangatnya otak atik pengaturan akun. Foto foto dari masa balita hingga foto terkini bisa jadi di upload. Alamat rumah, nomor telpon, nama orang tua, hubungan saudara sampai nama gebetan bisa jadi di tuliskan juga di akun sosial media nya yang baru tersebut. informasi informasi seperti ini tentu saja rentan dimanfaatkan oleh orang jahat. bisa jadi informasi tersebut dipakai untuk penipuan. Lebih gawat lagi kalau informasi tersebut disalah gunakan oleh penjahat kelamin yang khusus mengincar anak anak. Di luar negeri kasus kasus penculikan anak ini marak terjadi.agar tidak disalah gunakan sebaiknya informasi informasi tersebut hanya dibagiikan kepada teman teman terpercaya bukan kepada publik.

2. Akun Sosmed Tidak Perlu Diberi Data Pribadi Secara Rinci.

Akun Sosmed Tidak Perlu Diberi Data Pribadi Secara Rinci.

Akun Sosmed Tidak Perlu Diberi Data Pribadi Secara Rinci. Image [source]

Di dunia maya itu, semakin sedikit informasi yang dibagikan maka semakin aman. Di akun sosial media, tidak perlu diberi data no telepon, alamat rumah serta nama ayah ibu berserta hubungan saudara. Cukup beri informasi nama yang sekiranya mudah ditemukan oleh teman teman aslimu. Dengan cara seperti ini orang iseng akan kesulitan mencuri curi informasi dan melakukan penipuan.

3. Batasi Pertemanan Hanya Pada Orang Orang Yang Benar Benar Dikenal.

Batasi Pertemanan Hanya Pada Orang Orang Yang Benar Benar Dikenal.

Batasi Pertemanan Hanya Pada Orang Orang Yang Benar Benar Dikenal. Image [source]

Ketika gabung ke sebuah group di sosial media, kita akan bertemu dengan banyak orang. sebagian besar orang tersebut tidak kita kenal dan bisa berasal dari mana saja. selain ada orang baik, tentu saja ada orang jahat.nah agar terhindar dari orang orang yang berniat tidak baik tersebut, sebaiknya akun sosmed anak hanya dibatasi petemanannya pada orang orang yang benar benar di kenal di dunia nyata saja. apalagi sering kita dengar berita dimana banyak anak abd yang dibawa lari oleh orang yang baru ia kenal di sosial media. Pulang pulang si anak sudah jadi korban pelecehan.

4. Ajarkan Untuk Meng-Unfriend Teman Teman Yang Dirasa Menganggu Di Dunia Maya.

Ajarkan Untuk Meng-Unfriend Teman Teman Yang Dirasa Menganggu Di Dunia Maya.

Ajarkan Untuk Meng-Unfriend Teman Teman Yang Dirasa Menganggu Di Dunia Maya. Image [source]

Teman teman yang betul betul dikenal di dunia nyata pun kadang bisa menjadi pelaku bully ketika ada di sosial media. Jika si anak menemui teman denga karekter ini, ajari saja mereka supaya meng-unfriend teman seperti itu dari friendlist sosial media mereka. tidak usah meresa enggak enak atau segan. Kenyamanan saat memakai sosial media harus diutamakan.

No more articles