Untuk memenuhi kebutuhan hidup, orang perlu bekerja. Tak jarang tempat kerja mereka jaug dari rumah. Ada yang tempat kerjanya masih ada di dalam kota, tapi ada juga yang berada di luar kota. Untuk orang yang tempat kerjanya jaug, tak jarang mereka menyewa rumah kontrakan atau kamar kos. Namun banyak pula yang tetap pulang pergi dari rumah aslinya yang berjarak cukup kauh.

Fenomena Nglaju Serta Efek Negatifnya Bagi Kesehatan.

Fenomena Nglaju Serta Efek Negatifnya Bagi Kesehatan. image [source]

orang yang berangkat dan pulang kerja dengan menempuh jarak yang jauh ini dalam istilah bahasa jawanya disebut dengan Nglaju. Setiap hari para penglaju ini menempuh jarak puluhan kilometer, dalam waktu satu sampai tiga jam dari rumah ke tempat kerja. jadang melewati jalan pedesan yang sepi tapi tak harang harus juga lewat jalan yang ramai penuh sesak. Kebiasaan Nglaju ini tidak hanya terjadi di indonesia saja. di luar negeri, pekerja pekerja yang Nglaju juga banyak. yang sering tidak disadari, ternyata juga memberikan pengaruh bagi seseorang lho. Apa saja dampak perilaku Nglaju bagi kesehata seseorang? Positif atau negatif pengaruh tersebut? simak informasinya di bawah ini.

1. Nglaju Meningkatkan Gula Darah Seseorang.

Nglaju Meningkatkan Gula Darah Seseorang.

Nglaju Meningkatkan Gula Darah Seseorang. image [source]

Pada sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal pencegahan penyakit amerika, di dapatkan hasil bahwa, ternyata Nglaju 16 kilometer sekali jalan ternyata bisa meningkatkan kaar gula darah seseorang. Temuan ini tentu saja mengkhawatirkan karena gula darah tinggi bisa memicu munculnya penyakit diabetes.

2. Angka Kadar Kolesterol Darah Tinggi Pada Orang Yang Nglaju.

Angka Kadar Kolesterol Darah Tinggi Pada Orang Yang Nglaju.

Angka Kadar Kolesterol Darah Tinggi Pada Orang Yang Nglaju.image [source]

Penelitian tersebut juga mengungkap fakta bahwa kadar kolesterol seseorang menjadi tinggi akibat setiap hari pulang dan pergi kerja dalam jarak yang kauh.padahal kolesterol ini sangat erat dengan penyakit jantung.

3. Dengan Nglaju, Resiko Depresi Meningkat

Dengan Nglaju, Resiko Depresi Meningkat

Dengan Nglaju, Resiko Depresi Meningkat image [source]

Setiap hari harus bersinggungan dengan lalulintas yang padat. Setiap hari harus berurusan dengan pengguna jalan yang tak tau aturan. wajar dong jika para penglaju ini jadi tertekan dan sering mengalami stress di jalan. Jika berlangsung dalam waktu yang lama, depresi pun bisa dialami oleh para penglaju ini.

4. Tekanan Darah Meningkat.

Tekanan Darah Meningkat.

Tekanan Darah Meningkat.image [source]

Nerkendara di tengah tengah jalan yang ramai. Orang jadi mudah sekali emosi. Saat emosi inilah biasanya andrenalin banyak di di lepas dan diedarkan di peredaran darah. Andrenalin membuat jantung memonpa lebih kuat. Jika keseringan, maka tekanan darah bisa meningkat. Tekanan darah yang tinggi merupakan pintu masuk berbagai penyakit seperti jantung serta stroke.

5. Meningkatkan Resiko Sakit Tulang Belakang.

Meningkatkan Resiko Sakit Tulang Belakang.

Meningkatkan Resiko Sakit Tulang Belakang.image [source]

Kelamaan duduk diatas kendaraan tanpa bisa bersandar dengan santai tentu membawa masalah tersendiri. Tulang belakang kita menjadi terforsir. Otot otot tulang belakang bisa jadi kelelahan. Tanpa istirahat yang cukup, sakit pinggang, punggung maupun tulang belakang pun akan sering dialami oleh para pejerja pulang pergi dari rumah denga jarak lumayan jauh ini.
Waduh, kok negatif semua ya efek dari Nglaju ini. kalau memang Nglaju sebagai satu satunya pilihan, maka sebaiknya kita mengimbangi dengan aktivitas aktivitas yang segat. Misalnya saja, dua minggu sekali pijat untuk sekedar mengibati tulang belakang yang sakit ataupun mengkonsumsi makanan makanan yang bergizi. Dengan dua cara tersebut efek negatif dari Nglaju pun dapat dikurangi.

No more articles