Rokok elektrik dari waktu ke waktu semakin populer. Itu karena ada imej bahwa benda ini lebih sehat dari rokok tembakau biasa dan bisa membantu seseorang untuk berhenti merokok. Rokok elektrik atau vape bentuknya juga lebih keren. Cocok untuk di bawa kemana mana mirip gadget. Umumnya yang menggunakan vape ini adalah anak anak remaja yang suka gaul. Tapi belakangan beredar pula video anak anak sd yang menggunakan rokok elektrik ini disela sela waktu istirahat sekolah.

6 Fakta Mengejutkan Terkait Rokok Elektrik Atau Vape Yang Perlu Di Waspadai Oleh Semua Orang

6 Fakta Mengejutkan Terkait Rokok Elektrik Atau Vape Yang Perlu Di Waspadai Oleh Semua Orang Image [source]

Meskipun telihat aman karena tidak melibatkan penggunaan tembakau dan asap pembakaran, nyatanya masih banyak pihak yang meragukan keamanan dari rokok elektrik atau vape ini. banyak juga klaim yang menyatakan bahwa rokok elektrik sebenarnya tidak cukup baik dalam membantu seseorang berhenti merokok. Bahkan ada temuan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa, rokok elektrik atau vape justru membuat anak anak yang tadinya tidak kenal rokok, sekarang justru mulai coba coba mengkonsumsi rokok. Untuk mengetahui apakah rokok elektrik itu bahaya atau tidak, sebaiknya kita simak dulu 10 fakta mengejutkan tentang rokok elektrik yang tidak diketahui oleh banyak orang berikut ini.

1. Rokok Elektrik Ternyata Tidak Sepenuhnya Aman.

 Rokok Elektrik Ternyata Tidak Sepenuhnya Aman.

Rokok Elektrik Ternyata Tidak Sepenuhnya Aman. Image [source]

Menurut hasil penelitian yang di muat di situs pusat kecanduan, rokok elektrik atau vape ternyata tidak benar benar aman. Pemakaian rokok elektrik dlam jangja waktu lama dapat memeicu berbagai gangguan kesehatan antara lain: kerusakan otak, kerusakan jantung, kerusakan paru paru, memicu kanker, gangguan kehamilan, menganggu perkembangan otak dan paru paru anak anak yang ada disekitar pemakai. Banyak banget kan ternyata resikonya.

2. Rokok Elektrik Ada Juga Yang Mengandung Nikotin.

Rokok Elektrik Ada Juga Yang Mengandung Nikotin.

Rokok Elektrik Ada Juga Yang Mengandung Nikotin. Image [source]

Keunggulan rokok elektrik adalah tidak mengandung asap pembakaran yang biasanya banyak karbon monoksida serta hidrogen sianidanya. Namun meski begitu dalam cairan rokok elektrik tetap ada kadar nikotinnya. Kadar nikotin inilah yang memicu kanker paru paru dan gangguan kesehatan lain.

3. Cairan Glikol Dan Gliserol Yang Ada Pada Rokok Elektrik Jika Di Panaskan Bisa Menghasilkan Zat Kimia Berbahaya.

Cairan Glikol Dan Gliserol Yang Ada Pada Rokok Elektrik Jika Di Panaskan Bisa Menghasilkan Zat Kimia Berbahaya.

Cairan Glikol Dan Gliserol Yang Ada Pada Rokok Elektrik Jika Di Panaskan Bisa Menghasilkan Zat Kimia Berbahaya. Image [source]

Ketika glikol dan gliserol yang ada pada cairan vape di bakar, maka ada kemungkinan terbentuk zat kimia berbahaya yang dinamakan formaldehida. Di cairan vape juga terdapat zat kimia yang disebut dengan diacetyl yang merupakan penyebab penyakit paru paru langka yang disebut dengan Bronchiolitis obliteran atau kerusakan permanen pada gelembung gelembung bronkiolus di paru paru.

4. Rokok Elektrik Atau Vape Belum Terbukti Sebagai Cara Untuk Berhenti Merokok.

Rokok Elektrik Atau Vape Belum Terbukti Sebagai Cara Untuk Berhenti Merokok.

aRokok Elektrik Atau Vape Belum Terbukti Sebagai Cara Untuk Berhenti Merokok. Image [source]

Banyak klaim yang menyatakan bahwa rokok elektrik ini mampu membantu seseorang yang pengen berhenti merokok. Tapi ternyata, rokok elektrik ini Cuma penganti sementara ketika perokok tersebut sedang pergi atau di tempat tempat umum. Ketika ada di rumah lagi mereka akan kembali merokok rokok tembakau.

5. Rokok Elektrik Atau Vape Belum Memilik Ijin Edar Secara Resmi.

Rokok Elektrik Atau Vape Belum Memilik Ijin Edar Secara Resmi.

Rokok Elektrik Atau Vape Belum Memilik Ijin Edar Secara Resmi. Image [source]

Aturan tentang standar rokok elektrik baru muncul pada bulan mei 2016 di amerika serikat. Orang yang boleh membeli rokok elektrik adalah mereka mereka yang umurnya diatas 18 tahun. Di indonesia ijin peredaran rokok elektrik sendiri belum ada secara resmi. Kalau ijinnya saja belum ada, tentu peredaran rokok elektrik ini susah di kontrol keamanannya.

6. Rokok Elektrik Justru Memicu Anak Anak Menjadi Perokok.

Rokok Elektrik Justru Memicu Anak Anak Menjadi Perokok.

Rokok Elektrik Justru Memicu Anak Anak Menjadi Perokok. Image [source]

Niat awalnya beli rokok elektrik sih supaya orang tua bisa berhenti merokok. Tapi sialnya, karena rokok elektrik banyak dianggap aman, anak anak jadi sering ikutan coba coba memakai rokok elektrik atau vape ini. dari banyak penelitian di luar negeri, anak anak yang terlanjur memakai rokok elektrik punya kecenderungan 5 kali lebih besar beralih ke mengkonsumsi rokok tembakau. Jadi dengan memakai rokok elektrik banyak yang orang tuanya belum berhasil berhenti merokok, tapi anaknya justru ketularan merokok duluan. Hasil akhirnya, bapak anak justru jadi saling suport untuk merokok.

No more articles