Sedang memuat Leo De Watts, Jual Udara Bersih Dalam Botol Jadi Kaya Raya! OMG Serius Nih?

Leo De Watts, Jual Udara Bersih Dalam Botol Jadi Kaya Raya! OMG Serius Nih?

Ide membangun usaha atau bisnis bisa berasal dari hal-hal sepele dan tak terduga. Bahkan sesuatu yang tampaknya mustahil bisa jadi ide menarik untuk sebuah bisnis. Seperti yang dilakukan oleh Leo De Watts ini. Biasanya nih kita kalau membangun usaha, yang kita jual adalah barang atau jasa. Tapi Leo malah menjual sesuatu yang kelihatannya kok nggak masuk akal ya. Apa yang ia jual? Tak lain ia menjual udara segar.

Pria Inggris berusia 27 tahun membuat terobosan unik. Ia mendirikan Aethaer, sebuah perusahaan yang menjual udara bersih Inggris yang disimpan dalam botol dan dijual kepada para pembeli dari Tiongkok. Dari situ, Leo berhasil mendapat untung dan jadi kaya raya. Penasaran seperti apa kisahnya? Jangan lewatkan infonya berikut ini.

1. Krisis Udara Bersih di Sejumlah Wilayah di Tiongkok

Seperti yang dilansir oleh AskMen, Beijing, Zhuhai, dan Shanghai mengalami krisis udara bersih. Saat kondisi polusi udaranya parah, sekolah-sekolah sampai harus meliburkan murid-muridnya. Terbayang kan bagaimana susah dan menderitanya kita hidup tanpa udara bersih? Boro-boro mau beraktivitas seperti biasa, bernapas pun jadi perjuangan sendiri.

Kerisin udara bersih [Image <a href="http://images.askmen.com/1080x540/2016/05/19-045056-leo_de_watts_of_aethaer_sells_bottled_air.jpg">Source</a>]
Kerisin udara bersih [Image Source]
Hal inilah yang kemudian mendorong banyak penduduk Cina yang mencari udara bersih. Mereka pun rela membeli sebotol udara bersih dengan harga 80 poundsterling hingga 115 poundsterling (sekitar 1,5 hingga 2,2 juta rupiah) dari Leo. Mahal memang tapi dalam waktu singkat ratusan botol udara bersih produk Leo berhasil terjual.

2. Udara Bersih Dikumpulkan dari Sejumlah Wilayah di Inggris

Dari mana udara bersih yang dibotolkan itu dikumpulkan? Menurut info dari situs Aethaer, udara bersih itu diambil dari sejumlah wilayah yang jarang terjamah manusia, mulai dari area padang rumput, bukit, dan pegunungan yang berselimut salju. Jadi udara yang dijual memang benar-benar udara segar dari alam.

Udara bersih dikumpulkan [Image <a href="http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/03568/air-gricultural_wo_3568436b.jpg">Source</a> ]
Udara bersih dikumpulkan [Image Source ]
Cort Anastasio, profesor dari University of California memiliki pandangan yang unik atas apa yang dilakukan Leo ini. Ia berpendapat sebotol udara segar yang dijual Leo tak memberi bantuan yang cukup signifikan untuk memenuhi kebutuhan udara segar seseorang. Setiap 580 cc jar dijual seharga 80 poundsterling. Rata-rata manusia bernapas 10 liter udara per menit bahkan bisa lebih jika aktif.

Jadi dengan sebotol udara bersih produk Aethaer, kita hanya mendapat 3,5 detik udara segar. Kalau ingin seharian mendapat udara segar dari produk Aethaer, kita butuh 24,8 ribu botol dan harganya bisa mencapai 2,9 juta dolar atau sekitar 39 miliar rupiah. Wah, udara ternyata bisa semahal itu. Beruntunglah kamu yang masih bisa bernapas dengan udara bersih setiap harinya.

3. Leo Punya Alasan Tersendiri Membangun Bisnis Jual Udara Segar Ini

Meskipun mendapat kritikan, Leo tetap melaju dengan bisnisnya. Ia pun punya alasan tersendiri membangun bisnis unik ini. Belakangan ini, ada banyak berita tentang makin parahnya tingkat polusi udara khususya di kota-kota industri seperti Beijing. Bulan Desember 2015 lalu, Beijing mengeluarkan peringatan polusi udara yang meningkat tinggi sampai harus menutup sejumlah pabrik untuk sementara sampai tingkat polusinya bisa menurun. Dari berita-berita yang beredar, salah satunya ada berita yang menyebutkan ada perusahaan yang menjual udara yang sudah dikompres dari pegunungan Kanada kepada para penduduk Beijing. Saat itulah, Leo kemudian mendapat ide.

Leo puya alasan [Image <a href="http://www.daily-sun.com/assets/news_images/2016/02/08/ED-N37-2016-02-08.jpg">Source</a>]
Leo puya alasan [Image Source]
Leo pun mendirikan Authaer. Perusahaannya itu mengumpulkan, mengepak, dan mengirimkan produk udara segar dan alami. “Para kompetitor kami tak ada yang melayani pengiriman ke luar negeri atau benar-benar memasok udara segar, bersih, dan alami,” papar Leo. Saat menyelidiki perusahaan lain yang menjual udara segar, Leo menyaksikan mereka menggunakan kompresor untuk memasukkan udara yang sudah dikompres ke dalam kaleng. Menurutnya, cara ini tak alami dan udara yang dijual pun sebenarnya sudah terkontaminasi. Dari situ Leo mencari jalannya sendiri. Demi mendapatkan dan menjual produk udara yang benar-benar alami dan segar, ia dan timnya menggunakan cara tradisioanl untuk melakukannya.

4. Begini Cara Leo dan Timnya Mengumpulkan Udara Bersih

Mengumpulkan udara bersih tak semudah yang kita bayangkan. Tak bisa sembarangan. Leo menjelaskan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah menemukan lokasi yang tepat. Yang dimaksud lokasi yang tepat ini adalah lokasi yang jauh dari kota, desa, dan jalan raya. Lokasinya harus benar-benar bersih dan tak lupa juga harus terkenal. Lokasinya harus punya reputasi sebagai lokasi yang terkenal dengan udara bersihnya.

Cara mengumpulkan udara bersih [Imange <a href="https://img.rt.com/files/2016.02/original/56b4d2d2c36188eb6c8b45c2.jpg">Source</a>]
Cara mengumpulkan udara bersih [Imange Source]
Lokasi sudah ketemu, selanjutnya adalah menunggu angin berhembus. Dengan jaring kain khusus, udara pun dikumpulkan. Udara yang diambil berada di ketinggian tiga hingga lima meter dari permukaan tanah. Kalau jaring sudah penuh, udaranya dimasukkan ke dalam jar yang sudah dibiarkan terbuka sekitar lima menit. Setelah itu, jar tersebut langsung ditutup rapat. Udara segar pun siap dikirim ke para calon pembeli.

5. Produk Leo Ini Banyak Peminatnya

Meski mahal, banyak klien yang membeli produk Leo ini. Alasannya adalah para klien tahu betul pentingnya udara bersih dan segar. Bagi mereka, memiliki udara segar di wilayah yang berpolusi menjadi kemehawan tersendiri. Selain itu, udara dalam botol produk Aethaer ini juga merupakan sebuah karya seni. Karena melambangkan simbol status, investasi, dan karya seni yang mengingatkan kita akan sebuah isu penting dunia.

Bayak peminatnya [Image <a href="https://pbs.twimg.com/media/CaTzGaXWwAElqBY.jpg:large">Source</a>]
Bayak peminatnya [Image Source]
Polusi udara bisa membunuh rata-rata 5,5 juta orang per tahun. Menghindari polusi udara dan mendapatkan udara segar untuk bernapas secara signifikan bisa meningkatan peluang hidup lebih lama. Isu polusi udara memang tak bisa dianggap enteng. Kebutuhan akan udara bersih pun akan selalu meningkat. Beruntunglah kamu yang saat ini masih bisa mendapatkan udara bersih secara gratis setiap harinya. Nggak kebayang kan kalau kita harus mengeluarkan uang hingga miliran rupiah untuk mendapat udara segar yang kita butuhkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *