Di era millenial ini, perkembangan teknologi begitu pesat. Kehadiran gadget bisa menganntikan banyak hal yang di butuhkan manusia. Baca koran, nonton film, memotret hingga jual beli. Meski gadget yang dimiliki generasi millenial cukup canggih, tetap saja ada satu yang tidak bisa di gantikan. Sesuatu itu adalah pasangan hidup. Gadget tidak bisa menggantikan seorang pasangan dalam membentuk keluarga yang bahagia.

Kamu Termasuk Millenial Yang Susah Dapat Jodoh Ini Nih Penyebabnya

Kamu Termasuk Millenial Yang Susah Dapat Jodoh Ini Nih Penyebabnya Image [source]

celakanya dalam menjahit hubungan dengan pasangan, generasi millenial mendapat tantangan yang lebih berat daripada generasi sebelumnya. Tak heran orang orang jomblo meningkat drastis di generasi millenial ini. apa sih penyebab menjalin hubungan dengan pasangan lebih susah di era millenial ini? berikut 5 alasannya.

1. Kaum Millenial Rata Rata Malu Untuk Bersikap Romantis.

Kaum Millenial Rata Rata Malu Untuk Bersikap Romantis.

Kaum Millenial Rata Rata Malu Untuk Bersikap Romantis. Image [source]

Datang kerumah calon pacar dengan membawa sekumtum bunga, sesuatu banget kan di film film romantis. Hal manis tersebut banyak dilakukan oleh orang yang mau nembak pacar di generasi sebelumnya. Namun generasi millenial, menganggap hal seperti itu terlalu norak dan jadul. Mereka merasa malu untuk melakukannya. Bersikap romantis pada lawan jenis pun bagi generasi millenial terasa aneh. Karena kurangnya sikap romantis inilah, generasi millenial lebih susah dapat pasangan.

2. Budaya Meminta Maaf Ketika Melakukan Kesalahan Mulai Memudar Pada Generasi Millenia.

Budaya Meminta Maaf Ketika Melakukan Kesalahan Mulai Memudar Pada Generasi Millenia.

Budaya Meminta Maaf Ketika Melakukan Kesalahan Mulai Memudar Pada Generasi Millenia. Image [source]

Orang orang jaman dahulu komunikasinya lebih sering lewat tatap muka. Beda dengan orang orang generasi millenial yang lebih banyak lewat pesan teks. Salah satu kelemahan komunikasi lewat teks ini adalah, emosi masing masing yang terlibat dalam komunikasi tidak kelihatan. entah lawan komunikasi sedang marah, kesal, benci atau senang, tidak terlihat dengan jelas. Karena tidak jelas apakah lawan bicaranya sedang marah atau tidak, yang diajak bicara tidak sadar ketika sudah berbuat salah. beda kalau ketemu langsung. Karena tak sadar telah berbuat salah, ia pun tidak meminta maaf sehingga makin membuat lawan bicara tambah kesal. Jika hal ini terjadi terus menerus, hubungan pun bisa bubar.

3. Harapan Yang Terlalu Tinggi Pada Mode Komunikasi Teks.

Harapan Yang Terlalu Tinggi Pada Mode Komunikasi Teks.

Harapan Yang Terlalu Tinggi Pada Mode Komunikasi Teks. Image [source]

Saking mudahnya komunikasi di jaman sekarang, maka masing masing pasangan mengharapkan komunikasi yang intens terus menerus dari pasangannya. dalam satu jam, orang yang baru jadian bisa kirim pesan teks berkali kali. harapan yang tinggi mendapatkan kabar terus menerus dari pasangan ini bisa berujung kekecewaan ketika pasangan sedang sibuk. Misal sedang rapat selama 2 jam oleh karena itu tak bisa kirim pesan teks, maka pasangan bisa kesal. Jika kekesalan ini tidak terobati dan sering terjadi, akhirnya mereka pun bisa putus.

4. Generasi Millenial Takut Menjalin Ikatan.

Generasi Millenial Takut Menjalin Ikatan.

Generasi Millenial Takut Menjalin Ikatan. Image [source]

Rata rata generasi millenial itu bersemangat ketika cari pasangan. Rajin tebar janji manis kepada pasangannya bakal setia sehidup semati. Giliran di tantang untuk menikah, sebagian besar dari mereka langsung kabur. mereka suka menjalin hubungan tapi takut terikat dalam pernikahan. Itu artinya mereka hanya suka bersenang senang tapi takut ketika di beri tanggung jawab membina sebuah rumah tangga. Pacaran dengan orang seperti ini kira kira para cewek mau tidak?

5. Millenial Masih Memegang Aturan Kuno, Cowok Yang Nembak Duluan.

Millenial Masih Memegang Aturan Kuno, Cowok Yang Nembak Duluan.

Millenial Masih Memegang Aturan Kuno, Cowok Yang Nembak Duluan. Image [source]

Meskipun jaman sudah maju, anehnya aturan cowok yang nembak duluan ini masih di pegang teguh oleh millenial. Kalau cowoknya pemberani sih tidak masalah. Tapi kalau cowoknya penakut, 2 orang yang saling suka hanya akan berakhir di zona teman atau friendzone tanpa pernahjadian. Coba kalau ceweknya berani nembak, pasti ada kemungkinan juga 2 orang yang saling suka lebih cepat jadian.

No more articles