Sedang memuat Ini Deretan Kasus Ojek Online Yang Memaksa Kamu Untuk Lebih Waspada Saat Menggunakan Jasanya.

Ini Deretan Kasus Ojek Online Yang Memaksa Kamu Untuk Lebih Waspada Saat Menggunakan Jasanya.

Memberi Kemudahan, Tapi Kita Perlu Waspada

Kehadiran ojek online memudahkan kita dalam berbagai keperluan. Ketika mau bepergian tapi tidak punya kendaraan, ketika mau pesan makanan tapi malas keluar rumah, ataupun ketika mau kirim kirim barang dalam waktu yang cepat, keberadaan ojek online ini bisa jadi solusi. Keuntungannya lagi, tarif ojek online biasanya lebih murah karena ada promo serta diskon untuk event event tertentu.

Ini Deretan Kasus Ojek Online Yang Memaksa Kamu Untuk Lebih Waspada Saat Menggunakan Jasanya.
Ini Deretan Kasus Ojek Online Yang Memaksa Kamu Untuk Lebih Waspada Saat Menggunakan Jasanya. image [source]

Tidak mengherankan, banyak pengguna puas dengan pelayanan ojek online ini. orang orang yang menginstal aplikasi ojek online pun makin banyak. masalah muncul ketika media mulai mengangkat kasus kasus kriminal yang melibatkan ojek online. Entah pengemudi ojeknya yang jadi pelaku atau pengemudi ojek online nya yang jadi korban, kasus kasus ojek online tersebut tentu membuat masyarakat yang tadinya nyaman menggunakan jasanya, menjadi resah. Ada kasus pembunuhan, ada kasus perkosaan, kasus pencabulan, kasus penggelapan hingga driver ojek online yang jadi korban hipnotis. Berikut ini kasus kasus ojek online yang membuat kamu perlu waspada ketika menggunakan jasa mereka.

1. Kasus Ojek Online, Driver Menggelapkan Dokumen Penting Dan Minta Tebusan.

Semakin hari jenis layanan yang disediakan ojek onlie makin banyak. salah satunya adalah jasa kirim dokumen. Kalau memakai jasa pos perlu waktu beberapa hari, maka kalau pakai ojek online waktunya hanya hitungan jam saja. seorang pengguna facebook bernama Hally Innayah Sunkar, pada 28 juni 2017 membuat postingan di wall pribadinya. Di lansir dari brilio, gadis tersebut mengaku menjadi korban penggelapan surat berharga yang dilakukan oleh driver gadungan ojek online grab. Ia order untuk mengantarkan stnk serta BPKB dari sawangan ke depok. Ia memesan layanan Grab Exspress. Pukul 2 barang diambil, 30 menit kemudian ada notifikasi order telah di selesaikan oleh driver bernama fudin saepudin dengan nomor kendaraan f 3920 dn. Anehnya barang belum sampai ke tangan penerima.

Kasus Ojek Online, Driver Menggelapkan Dokumen Penting Dan Minta Tebusan
Kasus Ojek Online, Driver Menggelapkan Dokumen Penting Dan Minta Tebusan image [source]

Setelah komplain bolak balik ke cs ojek online yang di pakai, ayah gadis ini justru mendapat telepon. Si penelpon mengaku orang dari pangkalan ojek cinere yang membasa bpkb dan stnk milik papanya. Si penelepon mengaku bahwa pengemudi ojek online yang membawa surat berharganya mengalami kecelakaan dan barang barangnya termasuk surat bpkb dan stnk milik korban di amankan di pangkalan ojek cinere. Si penelpon kemudian meminta tebusan 4 juta jika ingin bpkb dan stnk milik ayah si gadis ini kembali. Setelah di cek di cctv rumah ternyata yang menerima order adalah driver grab gadungan. Nomor plat yang datang beda dengan plat kendaraan yang ada di aplikasi. Rupanya praktek id driver grab disalah gunakan untuk modus kejahatan.

2. Kasus Ojek Online Terlibat Perkosaan Di Jakarta Timur.

Kasus Ojek Online Terlibat Perkosaan Di Jakarta Timur.
Kasus Ojek Online Terlibat Perkosaan Di Jakarta Timur. image [source]

Seorang remaja usia smk pesan ojek online lewat aplikasi untuk diantarkan ke tempat pkl nya di jakarta pusat. Bukannya dianter ke tempat pkl, si gadis ini justru dibawa ke matraman. Di rumah teman si driver ojek online tersebut, si gadis dicabuli dan di perkosa selama 10 menit. Karena kepergok warga, si driver pun jadi bulan bulanan masa dan diserahkan ke polisi. Malang sekali ya nasib si gadis yang baru berusia 17 tahun ini. seharusnya orang berwatak jahat tidak boleh jadi driver ojek online

3. Kasus Ojek Online Yang Terlibat Pembunuhan Wanita Di Apartemen Laguna

Kasus Ojek Online Yang Terlibat Pembunuhan Wanita Di Apartemen Laguna
Kasus Ojek Online Yang Terlibat Pembunuhan Wanita Di Apartemen Laguna image [source]

Seorang wanita di temukan tewas terlentang diatas ranjang. Tubuh wanita tersebut ditemukan di dalam sebuah lantai 21 apartemen laguna jakara utara pada tanggal 18 september 2017. Mayat perempuan tersebut ditemukan oleh keluarga nya yang sengaja berkunjung ke apartemen setelah 3 hari tidak bisa di hubungi. Dari penyelidikan polisi, di ketahui bahwa wanita tersebut dibunuh oleh driver ojek online yang menjadi langganannya. Di duga motif pembunugan adalah ingin memiliki harta si wanita. terbukti, handphone, perhiasan serta layar Led di ambil oleh pelaku.

4. Kasus Ojek Online Yang Engak Terima Dibayar Dengan Promo Dan Kirim Chat Mesum.

Kasus ojek online yang engak terima dibayar dengan promo dan kirim chat mesum.
Kasus Ojek Online Yang Engak Terima Dibayar Dengan Promo Dan Kirim Chat Mesum. image [source]

Untuk menggaet pelanggan banyak aplikasi ojek online menyediakan promo. Denga promo ini, tarif ojek online tidak perlu dibayar secara tunai tapi di potong dari point yang kita punya. Kalau penumpang membayar dengan promo otomatis si driver tidak menerima uang cash sebagai pembayarannya. Karena tidak terima di bayar dengan promo ini lah seorang driver ojek online di daerah depok ini menteror penumpang wanitanya yang membayar jasa ojek online dengan promo. Si driver mengaku tidak terima di bayar dengan promo dan sebagai gantinya meminta si wanita untuk melayani driver berhubungan intim sebagai ganti bayaran jasa ojek. Jadi ribet kan kalau begini. Maunya menggunakan kemudahan fitur ojek online tapi malah berujung teror dan pelecehan dari si driver. Apalagi setelah di telpon telpon dan diajak ketemuan, si driver kurang ajar tersebut justru tidak ngeles dan memblokir nomor korbannya.

Dibalik kemudahan, ternyata ada resiko aplikasi ojek online ini di salah gunakan oleh orang orang yang berniat jahat. oleh karena itu, ketika menggunakan fasilitas ini, selalu waspada ya. Pastikan nomor kendaraan yang datang sama dengan nomor yang ada di aplikasi yang kamu pesan. Jika ternyata berbeda, sebaiknya di batalkan saja order ojek online nya daripada beresiko jadi korban kejahatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *