Hidup menjomblo rasanya jadi momok tersendiri bagi banyak orang. itu mungkin terjadi karena banyak orang menstigma bahwa mereka mereka yang jomblo itu pasti hidupnya nelangsa. para jomblo selalu di cap sebagai orang yang enggak laku, enggak berkualitas. Banyak yang menyangka bahwa hidup jadi jomblo itu pasti kesepian karena tidak punya pasangan untuk berbagai dan menghabiskan waktu dengan kegiatan bersama layaknya mereka yang punya pasangan.

Tak Perlu Berkecil Hati, Begini Asiknya Hidup Melajang Menurut Para Ahli.

Tak Perlu Berkecil Hati, Begini Asiknya Hidup Melajang Menurut Para Ahli. Image [Source]

Namun studi terakhir ternyata berkata lain. menurut studi yang dilakukan pada tahun 2015 lalu oleh Natalie Sirkisan dan Naomi Gertsel menunjukkan bahwa Orang yang menjomblo itu belum tentu ngenes, belum tentu nelangsa, belum tentu kesepian dan belum tentu tidak bahagia. apa alasan dibalik kenapa anggapan tentang orang jomblo tersebut rata rata salah? berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Jomblo Itu Belum Tentu Tidak Bahagia.

Jomblo Itu Belum Tentu Tidak Bahagia.

Jomblo Itu Belum Tentu Tidak Bahagia. Image [Source]

Ukuran kebahagiaan seseorang itu berbeda beda. Kalau rata rata orang, ukuran bahagianya adalah bisa menjalin hubungan baik dengan pasangannya, maka orang jomblo juga punya ukuran kebahagiaan mereka tersendiri. Tak melulu harus fokus dengan pasangan, orang jomblo bisa memperoleh kebahagiaan dengan fokus pada pencapaian prestasi diri sendiri. mereka bisa mengejar kebahagiaan dengan menggapai karir yang lebih maju, mempelajari hal hal yang baru atau bergelut denga hobi mereka. jadi jangan langsung ngejudge bahwa orang jomblo itu hidupnya nelangsa ya. Bisa jadi mereka justru lebih bahagia dari kamu.

2. Interaksi Dengan Teman Dan Sahabat Jadi Kunci.

Interaksi Dengan Teman Dan Sahabat Jadi Kunci.

Interaksi Dengan Teman Dan Sahabat Jadi Kunci. Image [Source]

Studi yang di lakukan oleh Natalie dan Naomi tersebut juga menunjukkan bahwa ratarata orang jomblo itu menjalin interaksi sosial yang lebih banyak dari pada orang yang punya pasangan. Orang orang yang sudah punya pasangan, kemungkinan besar Cuma banyak berinteraksi dengan pasanga, rekan dekat sekantor serta anggota keluarga mereka yang lain. kalau di total, yang berinteraksi rutin dengannya bisa jadi kurang dari 5 orang. namun mereka mereka yang jomblo rata rata melakukan interaksi sosial dengan 10 orang atau lebih. Melakukan banyak interaksi sosial dengan sahabat dan teman tentu saja enggak bakal bikin jomblo kesepian. Bisa jadi yang sudah punya pasangan malah merasa kesepian karena meskipun dekat dengan pasangan, masing masing sibuk dengan gatgetnya sendiri sendiri.

3. Para Jomblo Lebih Sering Memberi Dan Menerima Bantuan Dari Orang Lain.

Para Jomblo Lebih Sering Memberi Dan Menerima Bantuan Dari Orang Lain.

Para Jomblo Lebih Sering Memberi Dan Menerima Bantuan Dari Orang Lain. Image [Source]

Saling memberi dan menerima bantuan juga bisa memunculkan efek bahagia dalam kehidupan seseorang. Nah menurut studi tadi, para jomblo tersebut ternyata lebih sering menerima dan memberi bantuan kepada orang lain. masuk akan kan, secara orang jomblo kan tindakannya bebas atas wewenangnya sendiri. sedangkan orang yang sudah menikah, tiap tindakan yang akan ia ambil rata rata harus meminta pertimbangan pasangan dulu. Termasuk dalam memberi bantuan. Dengan memberi dan menerima bantuan lebih sering ini, jomblo tidak pernah merasa hidup sendiri di dunia ini. mereka jadi lebih bahagia ketika bisa membantu orang lain tersebut.

4. Orang Jomblo Lebih Punya Banyak Waktu Untuk Menjalani Gaya Hidup Sehat.

Orang Jomblo Lebih Punya Banyak Waktu Untuk Menjalani Gaya Hidup Sehat.

Orang Jomblo Lebih Punya Banyak Waktu Untuk Menjalani Gaya Hidup Sehat. Image [Source]

Tidak bisa di pungkiri, rata rata orang yang sudah punya pasangan memiliki peluang lebih besar untuk menjalani gaya hidup tidak sehat. Mereka jadi jarang berolah raga dan jarang menjaga kebugaran diri sendiri. sebaliknya, orang jomblo, karena mereka lebih punya banyak waktu luang, mereka jadi lebih rutin berolahraga, minimal seminggu sekali di akhir pekan. Seperti kata pepatah di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Para jomblo ini karena rutin berolahraga, maka jiowa mereka pun lebih sehat. Mereka lebh jarang stress.

5. Jomblo Bisa Lebih Fokus Dalam Mengembangkan Diri Sendiri.

Jomblo Bisa Lebih Fokus Dalam Mengembangkan Diri Sendiri.

Jomblo Bisa Lebih Fokus Dalam Mengembangkan Diri Sendiri. Image [Source]

Agar terus berkembang, tak jarang orang harus mempelajari hal hal baru. Jomblo lebih punya peluang serta waktu untuk belajar hal hal baru ini dibandingkan mereka mereka yang sudah menikah atau punya pasangan. Mau ikut kursus sehari semalam, mau ikut pelatihan di luar kota, bagi jomblo hal itu bukanlah masalah besar. Semakin berkembang diri seseorang, tingakat kepuasan terhadap diri sendiri pun makin meningkat. Dengan begitu mereka makin bahagia.

6. Jomblo Lebih Serting Traveling.

Jomblo Lebih Serting Traveling.

Jomblo Lebih Serting Traveling. Image [Source]

Diakui atau tidak, kita pasti lebih sering traveling ketika masih jomblo dibandingkan ketika sudah menikah. Ketika masih jomblo. Mau piknik kemana saja, asal uang dan waktunya ada, tidak begitu jadi masalah. Mereka bahkan bisa pergi kapan saja denga spontan. Tapi sebaliknya yang sudah menikah, boro boro mau piknik, pakaian anak saja, menumpuk yang harus di cuci.

Itulah beberapa alasan kenapa hidup menjomblo kadang lebih asyik daripada mereka yang menjalani kehidupan dengan berpasangan. Jadi kalau kamu masih jomblo, enggak perlu depresi ya kalau sering di bulli. Yang bulli orang jomblo mungkin Cuma iri karena mereka tidak bisa menjalani hidup dengan banyak sekali kebebasan. Lakukan saja apa yang menurutmu bisa membuat bahagia dan abaikan suara suara sumbang serta bulian dari orang lain.

No more articles