Dengan hadirnya ponsel pintar, kini gaya hidup orang mulai berubah. Salah satunya adalah dalam urusan pinjam uang. Kalau jaman dahulu urusan pinjam meminjam uang itu di monopoli oleh bank dan pegadaian, maka kini, hanya bermodalkan ponsel dan kartu identitas, orang sudah bisa pinjam uang tanpa jaminan. Mau beli barang barang kebutuhan dadakan pun jadi lebih mudah. Begitu juga kalau pengin kredit barang tapi tak punya kartu kredit.

Lagi Viral Kasus Fintech, Ini 5 Tips Jika Kamu Pengen Pinjam Uang Online.

Lagi Viral Kasus Fintech, Ini 5 Tips Jika Kamu Pengen Pinjam Uang Online. Image [source]

Namun setiap kemudahan pasti ada harga yang harus di bayar. Di media sosial, viral kasus dimana seorang peminjam uang lewat aplikasi fintech merasa di jebak. Ketika ia mengajukan pinjaman, ia tak bisa untuk membatalkan. Uang yang masuk ke rekening peminjam pun di porong hampir sepertiganya. Masalah makin rumit ketika jatuh tempo pengembalian cukup singkat hanya 14 hari dan harus mengembalikan utuh padahal hanya menerima 2/3 dari besarnya pinjaman. Bunga pinjam uang lewat fintech memang besar. Agar kamu tidak jadi korban fintech, berikut 5 tips yang bisa kamu terapkan.

1. Pilih Aplikasi Fintech Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan (Ojk)

Pilih Aplikasi Fintech Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan (Ojk)

Pilih Aplikasi Fintech Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan (Ojk) Image [source]

Aplikasi fintech yang melayani jasa pinjam meminjam saat ini cukup banyak. ada 200 lebih. Namun sayang sebagian besar dari mereka tidak berijin atau belum mendapatkan otorisasi dari OJK. Meminjam uang dari fintech yang di luar pengawasan OJK tentu beresiko. Selain Fintech bisa semena mena dalam menentukan bunga, kita juga tidak mendapatkan perlindungan. Karena itu bisa jadi bunga dari fintech tersebut terlalu menjerat. Enggak mau kan pengen mencari solusi masalah keuangan tapi justru kena jerat rentenir online? Untuk dafter fintech beriji bisa di lihat di situs OJK langsung. Per agustus 2018 ada 64 fintech berijin.

2. Pinjam Uang Jangan Terlalu Besar Nominalnya

Pinjam Uang Jangan Terlalu Besar Nominalnya

Pinjam Uang Jangan Terlalu Besar Nominalnya Image [source]

Kita biasanya mudah terlena dengan kemudahan. Karena fintech banyak, bisa jadi kira maruk dan meminjam uang dalam jumlah besar. Efeknya, kita selalu terlambat membayar tagihan sehingga bunga makin bengkak. Untuk menghindarinya, usahakan pinjam uang maksimal 30 persen dari penghasilan saja ya. Terus pakai uang pinjaman untuk kebutuhan produktif jangan untuk kebutuhan konsumtif.

3. Jangan Sampai Telat Melunasi

Jangan Sampai Telat Melunasi

Jangan Sampai Telat Melunasi Image [source]

Pinjaman dari fintech rata rata memiliki bunga yang cukup. Tinggi. Tak hanya itu, besarandenda nya juga tinggi. Telat sehari dendanya bisa 50 sampai 100 ribu rupiah. kalai sampai telat lama, bisa membengkak dong tagihannya. Pinjamnya Cuma tak seberapa tapi harus mengembalikan uang dalam jumlah besar kan rugi banget. Oleh karena itu sebaiknya lunasi tapat waktu ya tagihanya.

4. Jangan Coba Coba Untuk Gali Lubang Tutup Lobang.

Jangan Coba Coba Untuk Gali Lubang Tutup Lobang.

Jangan Coba Coba Untuk Gali Lubang Tutup Lobang. Image [source]

Fintech yang menawarkan pinjaman uang cukup banyak. tapi jangan tergoda pinjam sana untuk melunasi utang disini ya. Hasil akhirnya, bunga yang kamu tanggung akan makin besar. Pasti hidup jadi tidak tenang karena di tagih oleh banyak fintech. Karena itu pinjam seperlunya saja ya.

5. Pelajari Dulu Besarnya Bunga Serta Denda.

Pelajari Dulu Besarnya Bunga Serta Denda.

Pelajari Dulu Besarnya Bunga Serta Denda. Image [source]

Sebelum mengajukan pinjaman, pelajari terlebih dagulu besaran bunga dan denda keterlambatan pelunasan ya. Cari tahu juga besarnya potongan. Rata rata. Ketika kita meminjam, yang kita terima tidaklah penuh sebesar nominal yang kita pinjam. Meminjam 1 juta misalnya, yang di terima bisa jadi hanya 800 ribu saja. jangan sampai sudah pinjam, uangmu tetap kurang akibat salah perhitungan.

Itulah 5 tips aman jika kamu berencana pinjam dari aplikasi fintech yang lagi marak. Mudah tapi jangan jadi sumber masalah ya. Hati hati itu perlu supaya kita tidak jadi korban jeratan renternir online.

No more articles