Bulan memiliki makna mistis dalam kebudayaan manusia sejak jaman purba. Tak heran jika banyak mitologi yang muncul yang terkait dengan bulan. Di Indonesia pun, bulan purnama banyak mempengaruhi kebudayaan-kebudayaan local. Bulan juga menjadi acuan penanggalan di beberapa suku di Indonesia.

Ternyata bulan purnama begitu erat hubungannya dengan kehidupan manusia. Ilmuan juga sampai meneliti dugaan bahwa fase bulan itu mempengaruhi perilaku dan emosi manusia. Ada beberapa penelitian yang akan dijabarkan disini. Seperti apa, mari kita simak.

1. Pengaruh Siklus Menstruasi

Topik ini jelas bikin kontroversi karena sedikit sekali buktinya. Tapi seorang peneliti bernama Winnifred B. Cutler meneliti pada 1980 yang mengklaim ada hubungan antara fase bulan dan menstruasi.

Pengaruh siklus mens [ Image Source ]

Pengaruh siklus mens [ Image Source ]

Ia mengatakan, 40 persen perempuan (dari 312 responden) mengalami menstruasi selama dua pekan fase bulan purnama. Jelas, kesimpulan yang mengada-ada. Sebab fase menstruasi tiap perempuan berbeda-beda dan banyak faktor yang memicu itu.

2. Gangguan Tidur

Sebuah penelitian yang datang dari Swiss menemukan bahwa orang-orang yang kurang tidur, tidak bisa tidur dan gelisah dalam tidurnya saat bulan sedang berpijar terang alias bulan purnama. Penelitian tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara sinar terang bulan purnama dengan penurunan kadar melatonin dalam tubuh.

Susah tidur [ Image Source ]

Susah tidur [ Image Source ]

Sebuah studi yang serupa sebelumnya pernah diterbitkan dalam Sleep Medicine. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 tersebut menemukan bahwa banyak orang mengeluhkan kesusahan tidur saat bulan purnama.

3. Mencederai Hewan Peliharaan

Peneliti dari Pusat Kedokteran Hewan di Colorado State University mempelajari 11.940 kasus dan menemukan risiko terjadinya kasus darurat, 23 persen lebih tinggi pada kucing dan 28 persen lebih tinggi pada anjing, ketika terjadi bulan purnama.

Mencederai hewan [ Image Source ]

Mencederai hewan [ Image Source ]

Hal ini terjadi karena pemiliknya suka membawa peliharaannya keluar pada saat bulan purnama, sehingga meningkatkan tingkat risiko cedera. Sayangnya, peneliti tak menyebutkan penyebab terjadinya cedera.

4. Perubahan Suasana Hati

Dalam pandangan ilmiah yang datang dari UCLA yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders mengaitkan bulan purnama dengan perubahan suasana hati. Menurut mereka bulan purnama berkaitan dengan perubahan suasana hati seseorang dan hal inilah yang membuat orang cenderung terjaga dalam tidurnya (tidur tidak nyenyak).

Perubahan suasana hati [ Image Source ]

Perubahan suasana hati [ Image Source ]

Terkait dengan hal ini, sebuah penelitian yang datang dari Perancis menemukan bahwa kasus bunuh diri lebih sering terjadi pada bulan purnama dibandingkan pada bulan baru.

5. Meningkatkan Keberhasilan Operasi

Sebuah studi yang pernah dilakukan pada tahun 2004 oleh International Journal of Nursing menemukan bahwa jumlah penerimaan pasien rumah sakit jiwa meningkat pada saat bulan purnama. Tetapi, penelitian terbaru tahun ini yang dilakukan oleh Margot menganalisis bahwa penelitian tersebut melakukan beberapa kesalahan statistik yang dapat mengubah hasilnya. Hasil penelitian yang benar adalah tarikan gravitasi orang yang berdiri tiga kaki dari kamu ternyata 1.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan gravitasi bulan.

Meningkatkan keberhasilan operasi [ Image Source ]

Meningkatkan keberhasilan operasi [ Image Source ]

Ada banyak penelitian tentang bulan pernama ini. Ada mitos dan juga ada beberapa fakta yang biasanya sering terjadi oleh manusia. Begitu banyaknya hubungan yang terjadi antara bulan dan kehidupan manusia.

Well guys, itu tadi beberapa fakta dan mitos tentang bulan purnama yang berpengaruh pada perilaku manusia. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat yaa.

No more articles