Timun biasanya di sajikan sebagai penetralisir kolesterol. Oleh karena itu biasanya makanan makanan yang banyak mengandung lemak di sajikan bersama timun sebagai lalapannya. Bakmi goreng, ikan bakar hingga sate sering disajikan dengan irisan mentimun ini. selain bisa memberikan efek kesehatan sebagai penyeimbang kolesterol, ternyata mentimun bisa berbahaya juga lho jika di makan oleh orang dengan kondisi kesehatan tetentu.

Selain Menyegarkan, Makan Timun Ternyata Bisa Berbahaya Juga Lho, Ini 5 Orang Yang Dilarang Makan Mentimun Jika Ingin Tetap Hidup.

Selain Menyegarkan, Makan Timun Ternyata Bisa Berbahaya Juga Lho, Ini 5 Orang Yang Dilarang Makan Mentimun Jika Ingin Tetap Hidup. Image [source]

Zat zat yang ada dalam buah mentimun bisa membuat beberapa orang celaka. Siapa saja yang sebaiknya tidak mengkonsumsi mentimun? Berikut ini 5 diantaranya.

1. Mentimun Bahaya Bagi Penderita Hipokalemia

Mentimun Bahaya Bagi Penderita Hipokalemia

Mentimun Bahaya Bagi Penderita Hipokalemia Image [source]

Hiper kalemia merupakan kondisi kesehatan dimana kadar kalium dalam tubuh berlebihan. Seperti kita tahu kalium memang manfaatnya sangat banyak bagi tubuh. Selain berguna untuk mengontrol tekanan darah, kalium juga bagus buat fungsi jantung berfungsinya sistem saraf serta kesehatan ginjal. Tapi kalau kondisi tubuh kelebihan kalium, seseorang bisa mengalami kembung, kram otot perut sampai masalah kelebihan gas di perut. Paling parah, kelebihan kalium bisa merusak ginjal. Celakanya, mentimun merupakan sumber kalium yang baik. dalam mentimun banyak terkandung kalium. Oleh karena itu kalau sudah kelebihankalium kemudian makan mentimun, efeknya bisa fatal.

2. Penderita Sinusitis.

 Penderita Sinusitis.

Penderita Sinusitis. Image [source]

Sinusitis merupakan penyakit gangguan pernafasan yang muncul saat cuaca dingin. Pada saat seperti ini sinus di hidung penderita mengalami pembengkakan sehingga menyebabkan sulit bernafas. Nah kalau penderita sinusitis makan mentimun, efek cuaca dinginnya akan tambah parah karena mentimun ini punya efek mendinginkan. Bakalan susah bernafas lagi kalau sering sering makan mentimun. Kalau berlangsung dalam jangka waktu lama juga bisa mengakibatkan komplikasi lho.

3. Timun Berbahaya Bagi Penderita Gula Darah Rendah.

Timun Berbahaya Bagi Penderita Gula Darah Rendah.

Timun Berbahaya Bagi Penderita Gula Darah Rendah.  Image [source]

Manfaat timun bagi penderita diabetes sudah diakui banyak orang. timun mampu mengontrol dan menurunkan kadar gula darah seseorang. Namun bagi penderita gula darah rendah, efek dari buah mentimun ini justru bisa berbahaya. Kalau sering sering makan mentimun, mereka justru bisa lemas kurang tenaga karena tidak adanya cukup gula dalam darah penderita hipoglikemia ini.

4. Yang Perutnya Sensitif Sebaiknya Tidak Makan Mentimun.

Yang Perutnya Sensitif Sebaiknya Tidak Makan Mentimun.

Yang Perutnya Sensitif Sebaiknya Tidak Makan Mentimun. Image [source]

Perut sensitif biasanya sangat peka terhadap kandungan zat pada bahan makanan tertentu. Nah di dalam buah mentimun ada cucurbitin. Cucurbitin ini di ketahui bisa memicu rasa sakit pada penderita perut sensitif. Seperti kita tahu, perut kita seringkali mengeluarkan cairan asam untuk mencerna makanan. kandungan cucurbitin dalam mentimun bisa jadi membuat pengeluaran asam lambung tidak terkontrol.

5. Mentimun Justru Bahaya Bagi Penderita Dehidrasi.

Mentimun Justru Bahaya Bagi Penderita Dehidrasi.

Mentimun Justru Bahaya Bagi Penderita Dehidrasi. Image [source]

Panas panas, haus kekurangan cairan tubuh, pasti bakal terasa seger kan kalau makan mentimun? Eh ternyata hal ini justru bisa bahaya lho. soalnya kandungan senyawa dalam mentimun itu ada yang bersifat antidiuretik. Artinya ketika makan mentimun kita justru akan kehilangan banyak cairan tubuh karena buang air kecilnya tambah banter. Hasil akhirnya bukannya cairan tubuh bertambah, kita justru makin dehidrasi.

Jika kamu adalah salah satu orang dengan kondisi kesehatan seperti ini, maka sebaiknya hindari makan timun dulu ya. Tidak pengen celaka hanya gara gara makan buah yang enggak mani ini kan?

No more articles