Sedang memuat Pokemon Go Bantu Promosikan Pariwisata Di Jakarta, Simak 4 Tempat Wisata Yang Akan Disulap Menjadi Tempat Battle Pokemon

Pokemon Go Bantu Promosikan Pariwisata Di Jakarta, Simak 4 Tempat Wisata Yang Akan Disulap Menjadi Tempat Battle Pokemon

Game aplikasi yang tengah nge-hits dimana-mana adalah Pokemon Go. Dalam kurun waktu satu pekan setelah dirilis, aplikasi permainan berbasis augmented reality ini sudah diunduh lebih dari 10 juta akun. Angka ini diketahui dari informasi yang dipasang Google Play Store di aplikasi Pokemon Go. Google Play Store mencantumkan aplikasi permainan buatan Niantic dan Nintendo ini telah diinstal dengan kisaran 10 juta-50 juta pengguna.

Otoritas Florida, Amerika Serikat, sudah memanfaatkan fenomena ini untuk menarik pemain Pokemon Go berkunjung ke tempat wisata. Pengelola wisata di Palm Beach misalnya. Mereka sukses mengajak pemain Pokemon Go untuk datang via sosmed. Cara inilah yang dilirik Pemprov DKI Jakarta. Saat ini Jakarta mulai menyiapkan rencana untuk menggandeng Google. Kerja samanya akan mengarah pada wisata ke balaikota dan lokasi wisata lain di Jakarta. Berikut adalah beberapa tempat yang akan disulap menjadi tempat battle pokemon, simak!

1. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki sejarah panjang bagi Kota Jakarta. Pelabuhan ini sejakt ahun 1500-an menjadi titik penting bagi pusat perdagangan di Asia. Kapal-kapal asing yang berasal Tiongkok, Jepang, India Selatan, dan Timur Tengah merapat di Sunda Kelapa dengan membawa barang komoditi seperti porselen, kopi, sutra, dan barang-barang lain.

pelabuhan sunda kelapa

Sebagai pelabuhan yang bersejarah, Sunda Kelapa menjadi salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Wisatawan domestik hingga mancanegara pun menyempatkan untuk mengunjungi Sunda Kelapa pada akhir pekan atau pada sore hari. Berikut atraksi wisata yang dapat dilihat di Pelabuhan Sunda Kelapa.

2. Monumen Nasional

Monas atau Monumen Nasional merupakan icon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. Monas selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk melihat keindahan kota Jakarta dari puncak Monas, menambah wawasan sejarah Indonesia di ruang diorama ataupun menikmati segarnya hutan kota seluas kira-kira 80 hektar di tengah kota Jakarta.

monumen nasional jakarta

Setiap hari libur, Monas selalu dikunjungi banyak wisatawan. Di sini Anda bisa menikmati banyak jenis wisata dan bahan pendidikan. Anda bisa menaiki monumen yang menjulang tinggi hingga ke puncak Monas. Anda juga dapat berolahraga bersama teman dan keluarga. Anda juga bisa menikmati taman yang indah dengan berbagai pepohonan yang rimbun dan asri. Atau Anda bisa menikmati hiburan air mancur yang menarik.

3. Kota Tua Jakarta

Peninggalan Belanda. Kota Tua atau Oud Batavia adalah kawasan kecil yang melintasi utara dan barat Jakarta, yang sarat dengan peninggalan penjajahan Belanda. Gedung-gedung tua dimanfaatkan sebagai museum dan resto.

kota tua

Memasuki wilayah kota tua, pemandangan eksotis mulai terasa dari bangunan-bangunan tua nan kokoh peninggalan Belanda yang dibangun sekitar abad ke-19 dan 20.

4. Taman Fatahillah

Taman ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan tua yang sekarang digunakan untuk Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, juga Kantor Pos Indonesia. Berdiri juga sebuah restoran, Café Batavia, yang menjadi favorit untuk melepas penat setelah menjelajah kota tua. Di akhir pekan, Taman Fatahillah tidak hanya dipadati pengunjung, tetapi juga penjaja makanan dan minuman ringan, tempat penyewaan sepeda ontel, serta para seniman yang mempertunjukkan atraksi, dari ‘sekadar’ mengamen sampai ke atraksi kuda lumping atau debus.

museum fatahillah

Bagi Anda yang kurang menyukai keramaian ini, bisa datang selain akhir pekan atau hari libur. Anda cukup membayar Rp 10 -15 ribu untuk menyewa sepeda ontel selama 30 menit. Di hari biasa, Anda bisa menawar lebih murah. Pilih sepeda ontel jenis tandem agar bisa membonceng anak dan bersepeda keliling kota tua Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *