Uang memang bukan hal yang utama, tapi kalau terus menerus bokek dipertengahan bulan, tentu tidak sehat bagi fisik dan mental kamu. Secara fisik kamu bisa kekurangan gizi, sedangkan secara mental kamu bisa menderita stress berat akibat terus menerus memikirkan masalah keuangan. Sayangkan, generasi millenial sering sekali mengalami masalah keuangan ini.

Sering Bokek Di Pertengahan Bulan? 5 Masalah Keuangan Ini Kemungkinan Adalah Penyebabnya

Sering Bokek Di Pertengahan Bulan? 5 Masalah Keuangan Ini Kemungkinan Adalah Penyebabnya Image [source]

Bukan karena gadi mereka kecil kecil, bukan juga karena harga harga barang sekarang mahal mahal. Biang krok kenapa kenerasi millenial sering mengalami kesulitan finansial adalah 5 hal berikut.

1. Pada Sebagian Besar Generasi Millenial, Pengeluaran Lebih Besar Dari Pemasukan

Pada Sebagian Besar Generasi Millenial, Pengeluaran Lebih Besar Dari Pemasukan

Pada Sebagian Besar Generasi Millenial, Pengeluaran Lebih Besar Dari Pemasukan Image [source]

Hidup di jaman sekarang, godaan untuk boros itu banyak banget. Bagaimana tidak, gadget kita selain butuh daya listrik juga setiap hari butuh pulsa. Begitu juga dengan kendaraan kita. tak hanya itu, agar bisa sekedar tampil normal seperti orang lain pun tubuh kita butuh perawatan. Manicur, pedicur, creambath, rebonding dan perawatan tubuh lain yang biayanya cukup mahal. Belum lagi biaya langganan konten konten berbayar seperti netflix, spotify dan lain lain. alhasil, begitu gajian, uang nya langsung habis untuk bayar tagihan.

2. Uang Habis Untuk Kebutuhan Kebutuhan Yang Kuang Penting.

Uang Habis Untuk Kebutuhan Kebutuhan Yang Kuang Penting.

Uang Habis Untuk Kebutuhan Kebutuhan Yang Kuang Penting. Image [source]

Jaman dahuhu, kebutuhan orang hidup itu tidak banyak. cukup makan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan dan menabung untuk masa depan. kalaupun sebulan sekali piknik, biayanya enggak bakal menguras dompet terlalu dalam. Tapi orang orang sekarang kebutuhanya banyak banget. Mulai dari nonton, nongkrong seminggu sekali dengan teman, futsal, main game, hingga traveling hunting foto ke tempat tempat hits yang perjalananya cukup mahal. Karena uangnya habis untuk kebutuhan kebutuhan tidak penting tersebut, tak ada sisa gaji untuk di tabung atau untuk investasi

3. Anak Anak Generasi Millenial Kena Wabah Hidup Itu Hanya Sekali.

Anak Anak Generasi Millenial Kena Wabah Hidup Itu Hanya Sekali.

Anak Anak Generasi Millenial Kena Wabah Hidup Itu Hanya Sekali. Image [source]

Salah satu yang mendorong anak anak jaman sekarang boros adalah keyakinan di otak mereka bahwa hidup ini hanya sekali. karena hanya sekali hidup di dunia, mereka ingin menikmati semaksimal mungkin. Jadi dalam hidup adanya Cuma senang senang, party party dugem dan traveling. Enggak salah sih menikmati hidup, tapi kalau setiap hari uang hanya habis untuk berfoya foya, di masa depan kita tidak bakal bisa menikmati hidup karena kondisi ekonomi yang sulit.

4. Generasi Millenial Tidak Pernah Belajar Mengelola Uang.

Generasi Millenial Tidak Pernah Belajar Mengelola Uang.

Generasi Millenial Tidak Pernah Belajar Mengelola Uang. Image [source]

Generasi millenial, rata rata dilahirkan dari orang tua yang cukup makmur. Itu artinya, sejak kecil mereka tidak pernah menghadapai masalah kesulitan keuangan. Efek negatifnya, mereka tidak pernah belajar mengelola uang. Waktu masih anak anak sih tidak masalah, tapi kalau sudah gede tetap tidak bisa mengelola keuangan, hasilnya bisa gawat.

5. Generasi Millenial Menganggap Bahwa Masa Depan Itu Masih Lama.

Generasi Millenial Menganggap Bahwa Masa Depan Itu Masih Lama.

Generasi Millenial Menganggap Bahwa Masa Depan Itu Masih Lama. Image [source]

Terbiasa hidup berkecukupan sejak kecil, membuat generasi millenial tidak berpikir matang terkait masa depan. mereka berpikir bahwa masa depan bisa di pikirkan nanti. Yang penting adalah bersenang senang di masa kini. tak heran, banyak generasi millenial yang masih suka main game meski umurnya udah diatas 25 tahun.

Jika tidak ingin mengalami masalah keuangan di masa tua, tentu generasi millenial harus mulai belajar untuk mengelola uang secepatnya. Kalau tidak kehidupan mereka bakal tak bisa lebih baik dari kehidupan orang tua mereka.

No more articles