Kecanduan gadget sepertinya sudah menjadi masalah umum sekarang ini di kalangan generasi millenial. Mereka tumbuh disaat para orang tua sibuk asik bermain main dengan ponselnya. Di tambah lagi dengan berbagai fitur ponsel pintar yang beraneka ragam, orang orang sekarang pun makin susah mengalihkan pandangan dari layar handphonenya.Enggak Cuma remaja dan orang tua, balita serta anak anak pun sekarang banyak yang kecanduan ponsel ini. itu terjadi tak lepas juga dari ulah orang tuanya yang sedikit sidikit menjadikan ponsel pintar sebagai solusi semua masalah.

Mengenal SDD, Gangguan Mental Baru Pada Anak Anak Akibat Kecanduan Gadget Yang Bisa Menyebabkan Kerusakan Otak

Mengenal SDD, Gangguan Mental Baru Pada Anak Anak Akibat Kecanduan Gadget Yang Bisa Menyebabkan Kerusakan Otak Image [Source]

Ketika orang tua sibuk dan tak ingin di gangguanaknya, maka si anak pun diberi ponsel untuk main game atau nonton video. Begitu juga ketika si anak menangis atau tantrum, para orang tua banyak yang memberi ponsel untuk menenangkan si anak tersebut. kebiasaan ini memunculkan gangguan mental baru yang disebut dengan SDD yang merupakan singkatan dari Screen Dependency Disorder atau gangguan ketergantungan layar ponsel. Bukan sekedar istilah keren kerenan, ternyata sdd ini bisa meyebabkan kerusakan otak pada anak dan balita. mau tau lebih jauh tentang gangguan mental SDD ini? berikut informasi lengkapnya.

1. Gangguan Mental Screen Dependency Sindrom Punya Efek Pada Fisik Si Anak.

Gangguan Mental Screen Dependency Sindrom Punya Efek Pada Fisik Si Anak.

Gangguan Mental Screen Dependency Sindrom Punya Efek Pada Fisik Si Anak. Image [Source]

Penggunaan ponsel dalam jangka waktu yang berlebihan ternyata bisa menyebabkan si anak terkana gangguan mental SDD ini. gejala fisik yang tampak pada si anak akibat SDD ini antara lain: insomnia, sakit punggung, tambah gemuk atau tambah kurus, gangguan penglihatan, pusing pusing, dan gejala kekurangan nutrisi.

2. Selain Gejala Fisik, SDD Juga Memunculkan Efek Psikologis.

Selain Gejala Fisik, SDD Juga Memunculkan Efek Psikologis.

Selain Gejala Fisik, SDD Juga Memunculkan Efek Psikologis. Image [Source]

Selain beberapa efek fisik akibat gangguan mental SDD seperti pada point 1 datas, ternyata efek psikologis gangguan mental ini juga ada. si anak biasanya akan mengalami kegelisahan yang berlebihan. Yang namanya kecanduan, kalau sedang tidak pegang handphone otomatis ia akan merasa gelisan. Gejala psikis lainnya akiban SDD ini adalah lebih suka berbohong, merasa bersalah serta merasa kesepian. Berbohong disini lebihmengarah ke bohong terkait lama waktu ia menggunakan ponsel. Tindakan bohong tersebut membuat ia merasa bersalah apalagi kalau akibat main ponsel, tugas tugasnya banyak yang terbengkelai.

3. Akibat Gangguan Mental Sdd Ini, Perilaku Anak Jadi Berubah.

Akibat Gangguan Mental Sdd Ini, Perilaku Anak Jadi Berubah.

Akibat Gangguan Mental Sdd Ini, Perilaku Anak Jadi Berubah. Image [Source]

Akibat sindrom kecanduan ponsel ini, selain suka bohong tentang lama waktu main main dengan ponsel, si anak biasanya juga jadi tertutup dan menarik diri dari lingkungan permainan. Mereka jadi tidak punya kemampuan untuk membatasi dirinya dari bermain handphone. Meeka jadi kehilangan minat untuk bermain main di luar rumah dan penggennya main ponsel terus meskipun efeknya mata jadi sakit dan gangguan kesehatan fisik lain.

4. Efek Paling Parah, Terjadi Perubahan Pada Sel Sel Saraf Otak Si Anak Akibat SDD Ini

Efek Paling Parah, Terjadi Perubahan Pada Sel Sel Saraf Otak Si Anak Akibat SDD Ini

Efek Paling Parah, Terjadi Perubahan Pada Sel Sel Saraf Otak Si Anak Akibat SDD Ini Image [Source]

Masa anak anak merupakan masa emas bagi perkembangan otak mereka. celakanya akibat kecanduan ponsel, sel sel saraf otak anak ini ikut berubah. Sel saraf anak yang kecanduan ponsel ukuran serta volumenya jadi kecil kecil. selain itu ada juga bentuk sel saraf nya yang berubah. Dite,ukan juga ketidaknormalan pada materi putih dan materi abu abu sel saraf otak anak anak tersebut. secara sederhana, semua kerusakan pada sel saraf otak ini mengindikasikan bahwa akibat kecanduan gatdget, otak anak anak mengalami kerusakan.

5. Lama Waktu Ideal Pemakain Ponsel Pada Anak Anak.

Lama Waktu Ideal Pemakain Ponsel Pada Anak Anak.

Lama Waktu Ideal Pemakain Ponsel Pada Anak Anak. Image [Source]

Di abad teknologi informasi ini, tentu saja anak anak tidak bisa dipisahkan sepenuhnya dari ponsel pintar. mereka harus juga belajar menggunakannya karena alat ini memang memudahkan komunikasi. Agar aman sebaiknya lama pemakaian ponsel pafda anak anak dibatasi. Anak umur 2 sampai 5 tahun sebaiknya hanya boleh main ponsel paling lama 1 jam dalam sehari. Sementara itu anak yang umurnya kurang dari 18 bulan jangan diijinkan memakai ponsel sama sekali.

Melihat parahnya efek gangguan mental SDD akibat kecanduan gadget ini sebaiknya para orang tua perlu hati hatinya. Membiarkan anak anak menangis karena dilarang main ponsel sepertinya lebih baik daripada mengijinkan mereka main tapi dengan konsekuensi otak mereka rusak. Maka itu sebelum terlambat kurangi sedikit demi sedikit ya pemakaian ponsel pada anak anak.

No more articles